
Anton mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi.. dia ingin segera tiba dirumahnya..
Anton ingin segera tidur dan berharap besok saat bangun istrinya berada disampingnya..
Anton tidak percaya dengan apa yang terjadi, tapi kenyataan menghantam dadanya..
Anton berlari memasuki rumahnya Anton mandi dengan mengosok seluruh bagian tubuhnya hingga memerah..
"Aku akan menghilangkan jejaknya sayang..aku tidak mau kehilangan mu dan anak kita" racau Anton dengan terus menggosok tubuh nya hingga terasa perih.
Anton memakai parfum dan segala wewangian untuk dirinya, Anton berharap saat terbangun Anton mendekap erat tubuh istrinya.
Anton segera berbaring dimana biasanya berbaring dengan Hilya, melihat Al Qur'an di nakas, membuatnya menyadari bahwa ini bukanlah mimpi buruk tapi ini nyata.
Anton ingat dia meninggalkan rumah setelah membacakan ayat suci Al Qur'an untuk anaknya yang belum lahir, bibir Anton bergetar..air matanya mengalir, Anton mendekap erat Al Qur'an di perlukan nya..
Anton tertidur dengan impian yang penuh dihatinya.
Hilya masuk kerumahnya setelah mampir ke apartemen milik nya, Hilya membersihkan diri terlebih dahulu, mengingat badanya telah memeluk tubuh pria selain suaminya..
Hilya merasa jijik dengan dirinya sendiri, bagaimana bisa dia memeluk pria lain di hadapan suaminya sendiri..
Tapi mau bagaimana lagi..demi memberi pelajaran dua wanita yang berani berencana merusak rumah tangganya bersama Anton membuatnya geram..
Hilya bertekad untuk membuat dua wanita itu jera mengganggu hidupnya.
Berawal dari kepergian suaminya Hilya merasa tidak tenang, Hilya merasa ada sesuatu yang akan terjadi.
Hilya menghubungi rumah sakit dan menanyakan pasien yang membutuhkan tindakan segera , rumah sakit mengatakan pasien dalam keadaan sadar dan puasa untuk operasi lusa.
Setelah merasa ada yang tidak beres Hilya segera meminta bantuan papanya, meminta dua orang mengawasi suaminya.
Hilya terbangun di saat ponsel nya berbunyi, sebuah telepon mengatakan Anton sedang berselingkuh di hotel dekat rumah sakit.
Hilya mengirim pesan pada orang papanya menanyakan perihal kabar yang ia terima.
Orang suruhan Papanya mengatakan keadaan Anton baik baik saja, seseorang hanya memasukan obat tidur dan membawanya ke dalam kamar dan disuruhnya seseorang untuk melucuti bajunya, tapi mereka menjamin Anton tidak berbuat apa-apa, sedang wanita yang tidur bersama Anton adalah orang suruhan mertua Adnan. Itu sebabnya Hilya merencanakan semuanya, seolah-olah Anton selingkuh jadi dia bisa kembali pada Adnan yang menghancurkan hati Rena dan Ibunya.
Kenapa Anton bisa pingsan?? itu karena Ibu Rena pura-pura tertabrak mobilnya dan meminta tolong dibawa ke RS dan dengan sigap Rena membungkam Anton saat pria itu hendak membantu ibunya.
Hilya sudah bersih dan wangi, mendengar laporan orang suruhan papanya bahwa Anton pulang dengan selamat membuat Hilya merasa lega.
.
.
.
Hilya masuk kedalam rumah, kakinya melangkah menuju kamarnya bersama Anton. Hilya menatap prianya yang tertidur memeluk Al Qur'an...
Hilya mengambil pelan Al Qur'an yang berada di dekapan suaminya dan digantikan oleh tubuhnya.
Hilya melihat mata sembab suami Nya..
Hilya mencium lembut mata suaminya, membawa tanganya keatas Surai hitam suaminya mengelus lembut dan penuh ketulusan.
Anton menangis dalam tidurnya, membuat Hilya merasa bersalah..
" Maafkan aku mas', ini semua ku lakukan agar mereka tidak menyakiti mu lagi..aku mencintaimu mas, aku tidak rela ada orang asing yang berani menyentuh tubuhmu."