Marry Me Ustadz

Marry Me Ustadz
10.Adnan jatuh sakit



Yang harus Hilary lalui sebelum melanjutkan studinya sebagai dokter spesialis.


Setelah melewati masa koas, seorang sarjana kedokteran harus melalui masa Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI). Pada tahapan ini, Dokter muda akan memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR).


Setelah dapat STR, seorang dokter wajib mengikuti program internship atau magang. Pada saat masa internship, seorang dokter akan menjalani rangkaian praktik di tempat yang telah mempoeroleh Surat Izin Praktek (SIP), seperti di rumah sakit tipe C yang berada di Kabupaten maupun seluruh Puskesmas yang ada di di Indonesia.


Pelaksanaan program internship, kalian akan menghabiskan waktu selama satu tahun.


Hilary memutuskan melanjutkan cita-cita nya Jalani Program Spesialis


Tidak semua dokter akan mengambil program spesialis. Namun, Hilary ingin mempertajam dan mengasah ilmu, maka Hilary harus melewai program spesialis ini.


Demi menjadi seorang dokter spesialis, Hilary akan menghabiskan waktu beberapa tahun. Lewat program ini, Hilary akan banyak mengenyam ilmu dan skill program spesialis yang Hilary ambil.


Dan dihitung-hitung Hilary ingin melupakan sosok pria yang telah memenuhi sebagian hatinya.


1minggu telah berlalu sejak dirinya meninggalkan Adnan di danau taman kota, sudah semenjak itu pula dia tidak pernah mendengar tentang Adnan lagi, Dan hari ini dia akan memulai tugasnya sebagai dokter magang di sebuah rumasakit kecil di Bandung, ya Hilary di tempatkan di Bandung dalam menjalani praktek KOASnya.


Dan di kota yang sama Adnan sedang mengecek kondisi restoran nya. sambil menemui para karyawan nya..


Entah mengapa tiba-tiba kepala Adnan terasa sangat berat. matanya berkunang-kunang dan beberapa saat dia tidak sadarkankan diri.


Hilary dan temanya sesama dokter magang Having lunch di ruang kerjanya.


hari ini semua dokter baik perempuan dan laki-laki semua sangat sibuk karena sebuah tragedi kecelakaan beruntun.


Banyak pasien kritis dan beberapa yang harus dilakukan operasi cepat' sedangkan Dokter nya masih terbatas. sehingga baik Hilary dan 1 temanya banyak ikut turun tangan. karena Dokter pendaping mereka sedang berjuang menyenyelamatkan nyawa di ruang operasi.


"Dokter Hilary mohon bantuannya ada pasien yang datang, sekarang masih di UGD, Dokter Anton dan dokter Reni sedang menangani pasien kritis" ujar seorang suster.


Tanpa kata Hilary dan Tania bergegas ke ruang UGD.


Sesampainya di UGD Hilary mematung


DEG.


Jantung Hilary seolah berhenti berdetak, saat ini di hadapannya, seseorang yang sangat berarti dan yang telah merebut hatinya sedang terbaring lemah dengan wajah yang sangat pucat.


"Dok bagaimana keadaan pak Adnan Dok"??


Hilary segera sadar dari lamunannya, setelah salah satu karyawan Adnan bertanya padanya.


"Tania kamu saja yang periksa, Aku gak bisa, Dia akan marah kalo tau gue nyentuh dia..


Tania nampak mengerutkan keningnya


"Apa kamu mengenal pasien..?? Lantas kenapa justru tidak cepat kau memeriksa nya..??"


"Gue gak bisa Tania..kalo dia tau gue nyentuh tubuhnya dia bakal marah sama gue, Bahkan mungkin dia bakal ngebenci gue. ...."


Dan sebelum Hilary melanjutkan ucapannya Tania menyela..


"Hilary. Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah menyebut laki-laki boleh mengobati perempuan dan sebaliknya jika dalam keadaan darurat. Bahkan jika dalam keadaan terpaksa, dokter laki-laki dibolehkan melihat aurat perempuan yang menjadi pasiennya.saat ini kita tidak ada dokter laki-laki .Ayolah!!"


"Tapi'...!!


"Kita tidak bisa membiarkan pasien terlalu lama menunggu Hilary, lagian kita memakai sarung tangan tidak menyentuh secara langsung"


Meski ragu Hilary melakukan tugasnya sebagai Dokter. "mungkin Loe bakal marah ketika Loe tau gue yang tanganin Loe.".gunam Hilary


Setelah beberapa saat setelah selesai melakukan pemeriksaan Hilary keluar.


"Gimana dok ??"kenapa pak Adnan bisa pingsan tiba-tiba..??


"Ini terjadi karena Tekanan Darah Berubah Tiba-Tiba


Seseorang yang kerap mengalami tekanan darah rendah juga dapat memiliki risiko pingsan secara tiba-tiba lebih sering. Pembuluh darah harus menahan efek gravitasi ketika seseorang mengubah posisi tubuh. Seseorang yang mengubah posisi tubuh dari berbaring ke berdiri, sistem sarafnya menjadi tidak terkendali dan berusaha secepat mungkin memompa darah ke otak. Pada orang yang telah berumur, pembuluh darahnya tidak sekuat dulu dan risiko untuk mengalami pingsan secara tiba-tiba meningkat. Namun saya melihat pasien hanya mengalami tekanan darah rendah, untuk selanjutnya pasien akan di lakukan tes darah. kemungkinan untuk beberapa hari kedepannya Pasiran harus dirawat. penjelasan Hilary pada karyawan Adnan.


" Tapi Dokter , bisa saya tinggal pak Adnan sebentar ? kami masih harus bekerja"


"Oh emm te' tentu!!" jawaban Hilary nampak ragu, kalo Adnan sendiri dirawat tanpa pendamping bagaimana dia minum obat , Tidak mungkin dia tega membiarkan Adnan hanya di urus perawat.


"Sepertinya cinta harus diperjuangkan"