
Nyatanya keluar dari ruang administrasi Zahfran justru menuju depan ruang operasi yang lampunya masih berwarna merah.
Anton yang melihat itu tersenyum tipis, ada rasa bahagia mengetahui Zahfran yang begitu perduli dengan Hilya, meski Anton dapat melihat maksud lain dari Zahfran, namun setidaknya Anton tau Zahfran tak seburuk yang dibayangkan nya.
Risqi datang bersama keluarganya, keluarga Risqi turut prihatin dengan apa yang menimpa keluarga calon menantunya
Umi Risqi menghampiri Umi Anton dan mama Hilya, turut memberi support kepada dua ibu yang sedang bersedih itu.
Di rumah sakit yang sama kakek Adnan sedang kritis, sudah berhari-hari pria tua itu dalam kondisi tak sadarkan diri, keluarga Adnan berupaya untuk mengabari Adnan cucu kesayangan pria tua itu
Namun karena kondisi Baby Akbar yang belum setabil Adnan belum bisa datang
Hari ini, akhirnya umi Adnan mengatakan bahwa Hilya sedang berjuang di ruang operasi karena penculikan yang dilakukan ibu tiri Anton, saat Anton menemaninya di sana .
Rasa bersalah membuat Adnan rela terbang ke Bandung hari ini juga, karena bagaimanapun juga Anton selalu ada untuk mereka, meski tak dipungkiri nya bahwa alasan terbesarnya datang adalah wanita yang masih bertahta di hatinya yaitu Hilya
Adnan khawatir dengan kondisi mantan istrinya
________
Di kota yang sama anak buah Papa Hilya telah menemukan rumah yang ditinggali oleh Mariani dan suami barunya.
Papa Hilya begitu prihatin saat mengetahui suami baru Mariani adalah Suami dari putrinya sendiri
Sungguh keadaan yang begitu miris, seorang Ibu biasa nya akan mengorbankan apa saja bahkan nyawanya sekalipun demi kebahagiaan anaknya, namun yang dilakukan Mariani justru sebaliknya
Anak buah Papa Hilya mengatakan sudah tiga jam lamanya Mariani keluar dari rumahnya dan belum kembali, sedangkan beberapa waktu lalu anak buah Papa Hilya melihat seorang pemuda yang datang terburu-buru untuk mengambil sebuah mobil dan segera pergi, terlihat pemuda itu juga seperti mengambil dokumen entah file apa didalamnya.
Pemuda yang taklain adalah Zahfran yang rela menjual mobil kesayangan nya demi Hilya
Rencana telah tersusun matang , Papa Hilya juga tak putus memantau keadaan putrinya yang sedang berjuang hidup diruang operasi melalui sambungan video sang istri
Sebagai seorang Ayah, jelas Papa Hilya tidak akan dengan mudah menyerahkan Mariani begitu saja ke tangan polisi sebelum memberinya pelajaran setimpal dengan perbuatannya pada putri semata wayangnya.
_____________
Lampu emergency akhirnya padam, membuat semua yang berada di balik pintu operasi merasa was-was.
Anton dan Zahfran spontan berdiri dan melangkah kedepan pintu operasi.
Kecemasan tampak jelas dikedua wajah mereka, Anton tidak mengambil hati sifat Zahfran yang seolah menunjukan bahwa dia memiliki rasa untuk sang istri
Anton berharap dekatnya hubungan dirinya dan Zahfran nantinya dapat merubah sifat dan sikap pemuda yang taklain adalah adik tirinya itu
Pintu ruangan terbuka, Dokter ahli saraf, terseyum tipis pada Anton, senyum yang sepertinya tak tembus hingga ke hati
Dokter itu menepuk pundak mantan rekan kerjanya. " operasi nya lancar, hanya saja kemungkinan buruknya bisa kita ketahui saat Hilya telah sadar." ucap Dokter dengan pandangan prihatin pada Anton.
" Berdoa, hanya itu yang bisa kita lakukan saat ini, kamu bisa menemui Hilya setelah kami memindahkan ke ruang rawat." ucap Dokter sebelum pergi meninggalkan Anton dan keluarganya.