
Kini tinggallah Anton dan Hilya diruangan tersebut
Susah payah Anton bangkit dari tempat tidurnya
memaksakan diri untuk menekuk kedua lututnya di dekat sang Istri
" Yang!! tolong maafkanlah pria pengecut ini!!! "Anton mengiba mengabaikan sakit yang dirinya rasakan
Hilya menoleh sebentar sebelum berlalu keluar
Anton terpaku di tempatnya, sebegitu terlukanya hati Hilya bahkan Hilya sama sekali tak menghiraukan dirinya yang tengah memohon pengampunan
Kaki Hilya menghampiri dimana keluarga Anton berkumpul
" Zahfran!! tolonglah A Anton, Kaka ingin menemui Dokter Fauzan dulu!!" Hilya berbicara tanpa melirik keluarga Anton, Hilya hanya sambil berlalu ke ruangan Dokter spesialis yang tengah menangani Suami nya
Semua memaklumi sifat acuh Hilya, Umi Anton memandang sendu menantunya yang berubah menjadi acuh tak acuh, sementara Dini dan Zahfran hanya menatap punggung wanita yang setegar karang itu kian menghilang di balik pintu
Abah Anton pun hanya mampu tertunduk dalam
Hilya mengetuk pintu ruangan Dokter Fauzan
"Masuk!!" suara dari dalam membuat Hilya terseyum
" Assalamualaikum!!"
" Waalaikumsalam warahmatullahi wa barakatuh!!" silahkan duduk Hil!!"
Hilya terseyum dan duduk di hadapan Fauzan
Tanpa diminta, Fauzan langsung memberikan catatan kesehatan Anton pada Hilya
" CK, masak IYa aku disuruh baca sendiri, aku kan juga perlu dijelaskan!!" keluh Hilya
" Dokter Hilya yang terhormat, untuk apa saya menjelaskan dengan seseorang yang lebih faham dari pada saya!!"
" Ya ya ya ya !! sepertinya aku bisa menuntut rumah sakit ini karena Dokter spesialis nya tidak menghargai keluarga pasien!!"
Fauzan tergelak.
" Jangan lah!!" mau makan apa nanti aku Hil??"
" CK berlebihan!!"
Hilya mendesah " mas Anton memang pernah mengalami kecelakaan, beberapa kali, terakhir beberapa tahun yang lalu Zan!!
dan dulu juga pernah kecelakaan parah hingga mengalami kebutaan dan amesia ringan!!"
" Oh astaga!! aku ngerti sekarang Hil!!"
" Apa kemungkinan ter terburuknya Zan??" Hilya bertanya lirih
" Berusaha dulu!!"
" Aku kecewa padanya Zan!!"
" Sabarlah Hil, Anton tak mau membebani mu , Anton tak mau kamu tambah repot, kudengar baby Khansa sudah mulai berjalan dan sedang aktif aktifnya ya,?? Anton selalu menceritakan itu setiap hari"
" Kalau tidak salah aku dan Silsilia hampir sama HPL nya dulu berarti anak kalian seumuran anak kami ya Zan??"
Wajah Dokter tampan itu berubah sendu seketika
" Silsilia meninggal ditengah perjuangan nya melahirkan putri kami Hil!!"
Hilya terkejut
"Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un!! Zan maaf aku benar-benar tidak tahu!!" Hilya tampak menyesali ucapan nya
Fauzan terseyum " aku sudah mengiklaskan mereka Hil, aku ingin mereka damai di surga Allah!!"
" Aamiin!!"
" Kita ini tau betul bagaimana resiko menjadi seorang Dokter Hil, menjadi seorang Dokter itu enak terlihat dari luar, banyak yang memandang profesi seorang Dokter itu waw!!! menakjubkan, padahal hari-hari kita dipenuhi oleh ribuan resiko, kuman penyakit selalu mengincar nyawa kita"
"Banyak orang tua yang menginginkan anak-anak mereka menjadi seorang Dokter, melihat penampilan seorang dokter yang selalu menawan dan rapi dengan setelan pakaian kebesaran nya, tanpa tau bahwa sebenarnya kita ini Rapi karena tuntutan pekerjaan, kulit yang bersih karena kita kerja di dalam ruangan, tapi setiap hari kita menghirup udara yang tidak sehat, aroma obat-obatan dan lain-lain"
" Jika Allah masih memberikanku jodoh, aku ingin menikahi seorang wanita biasa, cukup almarhum istriku saja dan putri kami yang merasakan deritanya hidup dilingkungan rumah sakit"
Fauzan terseyum
"Semoga suatu saat kita bertemu dengan keadaan yang berbeda, aku ingin menjadi seorang petani saja Hil, biarpun kulit mereka hitam tapi stamina dan daya tahan tubuh mereka jauh lebih kuat dari pada seorang dokter!!"
Hilya menatap Fauzan prihatin, tapi Hilya membenarkan ucapan Fauzan, menjadi seorang Dokter itu penuh resiko, itu sebabnya banyak sekali dokter yang kerap kali memiliki penyakit serius itu disebabkan daya tahan tubuh mereka lemah ditambah lingkungan rumah sakit yang selalu dipenuhi ancaman berbahaya penyebaran kuman