Marry Me Ustadz

Marry Me Ustadz
208.Adnan dan Zahfran



Bila biasa nya setiap pagi Hilya akan bergegas menuju rumah sakit untuk menjaga sang suami kini rutinitas Hilya berbeda


Pagi ini Hilya terlihat lebih segar, entah hanya lahir nya ataupun lahir batin, nyatanya senyumnya menawan mendapati dua pasang mata malaikat kecil sedang memandang ke arah nya


Hilya langsung mengendong si kecil Khansa, tetapi baru beberapa saat Khansa dalam dekapannya Baby Akbar menangis melihat Hilya yang mengendong Khansa


Hilya tertegun melihat wajah baby Akbar yang basah air mata, dengan lembut Hilya meraih segera putra mantan suaminya itu dalam dekapannya, tangis Baby Akbar langsung berhenti saat tangan Hilya meraih tubuh gembul nya


Hilya terseyum


" Adudu... anak ganteng cemburu yaa?? uluh-uluh.. " Hilya menciumi pipi baby Akbar dengan gemas, karena kedua tangannya di isi dua Baby Hilya tampak kerepotan


Di balik pintu Adnan hendak mengetuk pintu, tetapi urung karena ragu


" Lho mas Adnan bermalam di sini??" tanya Dini tiba-tiba


Adnan menoleh dan mendapati Dini dan Zahfran di belakangnya


" IYa!! ini mau mandiin Akbar tapiii...


Adnan tak menyelesaikan ucapannya saat pintu Hilya dibuka oleh Zahfran, karena seperti biasanya Hilya tak mengunci pintu dan meminta Dini atau Zahfran langsung masuk Saja kalo ingin bantuin mengurus baby Khansa saat dirinya harus segera ke rumah sakit


Mata Adnan langsung di suguhi pemandangan yang menyejukkan hati, di balik pintu itu, wanita yang masih bertahta di hatinya sedang mengendong buah hatinya dan juga buah hati sahabat nya, senyum secerah matahari itu membuat hati Adnan bergetar, nyatanya cinta Adnan untuk mantan istrinya masih besar dan semakin bersemi


" Mas'!!"


Adnan tersadar dari lamunannya saat Dini memanggil nya


Adnan yang mengira Dini meminta Adnan masuk, tapi nyatanya Dini menunjuk ke arah belakang tubuhnya


Adnan terpaksa menoleh, dan mood Adnan berubah seketika


Di belakangnya Yuana berdiri dengan santainya dengan mengunakan pakaian yang sangat-sangat terbuka, sejenis Lingerie yang meskipun berlengan tetapi bahanya yang menerawang membuat dalamnya terlihat sangat jelas


Abrisam mematung ditempatnya, Dini pun syok melihat penampilan Yuana, yang jauh lebih berani daripada semalam saat pertama kali datang


Adnan mengerling jengah, Adnan mengurungkan niatnya untuk mengambil Akbar, kini adnan menatap tak suka wanita yang menjabat sebagai sekretaris nya itu


"Can't you be polite a little??" tanya Adnan penuh penekanan, Adnan begitu jengah dengan Yuana, tidak salah kan Adnan menanyakan tidak kah Yuana bisa sopan sedikit?? mengingat ini rumah orang lain


"There's something wrong with my appearance??" bukanya menjawab Yuana justru bertanya adakah yang salah dengan penampilannya


"Come back to your country right now!!" Adnan mengeram marah


" Nan, Nan, kendalikan emosimu nak!!, tidak baik mengusir tamu begitu tidak sopan,!" tegur Mama Hilya, saat mendengar Adnan meminta Yuana pergi ke negaranya saat ini juga


" Tapi ma, Yuana sangat keterlaluan!! lihatlah ma, apa yang dia kenakan sama sekali tidak pantas!!" jelas Adnan dengan menatap Yuana jengah


" Lagian kamu juga , cari sekretaris kok ya perempuan, katanya situ ustadz!!" Zahfran mengejek Adnan.


Dari dulu sampai sekarang Zahfran masih belum berdamai dengan Adnan


" Dia maksa !!" Jawab Adnan


" Situ bisa nolak, situ bos kan ??" tanya Zahfran remeh


" Dia gak berhenti ngejar aku Zahfran!!"


" Kalo cowok sudah tegas, cewek pasti mundur!!"


" Tidak semudah itu!!"


" Apa kamu sudah pernah coba??" tanya Zahfran dengan menaikkan satu alisnya


Zahfran yang melihat Adnan diam mencemooh


" Kita pria normal, meski seberapa besar kita membentengi diri kita , kalau terus menerus dihadapkan dengan pemandangan seperti itu tiap hari kita pasti terkena dosa zina juga, meskipun jatuhnya zina mata tapi tetap dosa kan?? iya kalo iya iman kita selalu stabil, kalau menurun?? apa yakin bisa menahan godaan setan?? aku tidak mojokkin, pasti kamu lebih tau banyak dari pada aku, nyatanya di depan orang banyak saja dia begitu apalagi saat hanya berdua dengan mu !!" ucap Zahfran sarkas