
Kayaknya cocok buat visual AA Anton yaaa??? awalnya buat Zahfran tapi ketuaan ya gak sih?? di tukar saja kali yaa ini untuk apa Anton, yang muda untuk Zahfran hehehehe, baiklah visualnya kita ganti brondong nya buat mas Zahfran
Nah ini cocok buat mantan preman kayaknya hihi AA Zahfran
Untuk visual mba Dini adek kesayangan Anton
______________________________
"Malam sayang nya Ayah!!" Anton memasuki kamar setelah puas godain adik-adik nya
" Yang siniin Baby Khansa!!" Anton menepuk sisi tempat tidurnya.
" Ih ntar ketiduran Dede di tindis lagi!!" Hilya bergerak ragu
" Enggak, nih aku kasih guling kecil juga Lo Yang!!" nanti kalo udah bobo aku pindahin.
Hilya mengalah, kemudian meletakkan putri kecilnya di samping Suaminya, membiarkan Anton berceloteh riang seperti biasanya
Badan Hilya begitu letih Namun Baby Khansa masih enggan menutup matanya
" Yang kamu tidur saja dulu, princess kecil biar aku yang urus!!" Anton mengulurkan tanganya mengelus pipi Hilya
Hilya terseyum manis
" Tapi nanti taruh Dede di box bayi ya mas!! aku takut Dede ketindis atau apa kalo mas ketiduran, aku ajah kalo bangun suka pegel gara-gara kaki yang suka nangkring sesuka hati"
Anton tergelak
" Nyaman buat mas pegel buat aku Iya!!" Hilya mencibir, Anton kembali tergelak
" Jangan di monyong-monyongin gitu bibirnya nanti aku khilaf Lo Yang!!"
" Ish katanya tadi aku mas suruh Tidur!!"
" Ya emang!! tapi Sayang sendiri yang ngajakin aku ngomong terus! istirahat gin Yang, besok kita harus ke rumah duka kakek Adnan Lo!!"
" Mas!! malam ini Mba Zi hanya kita titipkan bersama suster apa tidak apa-apa??"
" Mba Zi juga ngerti Yang!! kita mengurus dua pemakaman sekaligus, kalau kita paksain takutnya kita sendiri yang tumbang, lagian Mba Zi juga tak perlu turun dari ranjang kan, sudah ada suster khusus yang kita siapkan untuk memantau dan memerhatikan Mba Zi, sebelum ke pemakaman tadi aku meminta Zahfran untuk membeli makanan dan minuman bermacam ragam untuk kebutuhan Mba Zi, Yang!! tidur gin, esok banyak kegiatan yang bakal menguras tenaga, setidaknya Zahfran sudah setuju untuk melaksanakan akad nikah besok malam."
" IYa mas' besok Mama agak siangan baru kesini, katanya langsung ke rumah kakek dulu, aku juga belum memberitahukan tentang Dede mba Zi , takut Mama dan Papa panik nanti"
" IYa Yang mas setuju!! Bobo gin!!" Anton menopang tubuhnya dengan kedua tangannya, tengkurap dan mencium kening istinya, kedua mata dan bibir Hilya yang selalu terasa manis
" Inget mas!! kalo Khansa Bobo segera dipindahin ya!! habis itu mas juga langsung istirahat, selamat malam mas, terimakasih sebelumnya, kami mencintai mu!!" Hilya tersenyum sebelum menutup matanya
Anton tak lagi membalas ucapan Istri nya, Namun senyum manis itu tersungging di bibirnya, kini Pria tampan itu fokus pada Putri kecilnya, baby Khansa berbunyi bunyi kecil, meski usianya hampir 5 bulan tapi sebenarnya kalo sesuai bulan lahirnya Baby Khansa baru berusia 2 bulan lebih, karena Baby Khansa di lahiran dengan operasi SC di usia kandungan yang baru mau 7 bulan namun MasyaAllah Allah masih memberikan kekuatan bayi kecil itu untuk melengkapi kebersamaan kedua orang tuanya.
_______________________
Di kediaman keluarga Adnan
Adnan di sambut haru biru begitu menginjakkan kakinya di rumah keluarganya
Baby Akbar di sambut tangis oleh kakek neneknya
Setelah duduk, mata Adnan memindai rumah mencari keberadaan seseorang yang entah siapa, netra itu begitu awas mencari-cari namun setelah tak menemukan seseorang yang di carinya, mata itu Ia pejamkan rapat