Marry Me Ustadz

Marry Me Ustadz
205.Yuana



Di dalam perjalanan menuju rumah Hilya mereka tidak ada yang berbicara keduanya saling diam dan larut dalam fikiranya masing-masing


Hingga mobil pun sampai di rumah kediaman Hilya bersama mendiang suaminya Anton


Saat turun dari mobil Adnan melihat Hilya yang memejamkan matanya rapat dan menarik nafasnya dalam seolah membuat pertahanan diri, ataupun menguatkan diri


Adnan menatap sendu mantan istrinya dari dalam mobil


"kamu wanita kuat Hil, kamu pasti mampu menjalani semua Dengan baik !!".


Hilya meninggalkan Adnan masuk kedalam rumah terlebih dahulu, sesaat tubuh Hilya telah menghilang di balik pintu, Adnan baru turun dari mobil dan mulai melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah


Sedangkan di dalam rumah Hilya melihat seorang wanita yang begitu cantik dan ****


Wanita dengan netra biru itu tersenyum ramah pada Hilya, tampak Papa Hilya dan juga Mama Hilya sedang menemani wanita tersebut


Mungkin karena wanita itu yang tak dapat berbicara dengan bahasa Indonesia, maka Hanya Mama dan Papa Hilya lah yang terlihat bercengkrama dengan wanita asing itu


" Sayang ini Yuana dari Inggris "


Mama Hilya memberi tahu


Hilya yang mendengar Inggris, seperti mengerti sesuatu


Yuana mengukur tangan lentiknya yang terlihat begitu indah dengan kutek berwarna merah darah


" Yuana!!"


" Hilya!!" Hilya menyambut tak kalah ramah dengan Yuana


Beberapa menit suara salam dari Adnan membuat mereka menoleh bersama an


Hilya dapat melihat wajah Adnan yang terkejut, tetapi seketika wajah itu seolah memperlihatkan rasa tak sukanya pada Yuana


Hilya yang sadar dengan penampilan nya yang tak layak berpamitan pada Yuana untuk Menganti pakaian yang ia kenakan


Yuana mempersilahkan Hilya dengan ramah


"Why are you here??" Adnan langsung bertanya maksud kedatangan Yuana menyusulnya


"I'm worried about you" Yuana menjawab pertanyaan Adnan dan berkata bahwa dia mencemaskan keadaan Adnan


Melihat cara Adnan berbicara pada Yuana Papa dan Mama Hilya merasa Adnan begitu tak menginginkan kehadiran Yuana, tak ingin ikut campur Papa dan Mama Hilya berpamitan masuk kedalam kamar mereka


Adnan menghela nafasnya dalam


" Untuk apa kamu kesini Yuana?? kalau ada apa-apa kamu bisa langsung menghubungi ku bukan?? aku sudah mengatakan aku akan kembali dalam beberapa bulan lagi!! sahabatku baru saja tiada, aku masih banyak urusan disini!!" Adnan menatap Yuana dengan pandangan tak sukanya


Yuana menunduk, Yuana sedikit takut melihat Adnan yang selalu marah saat dirinya mencoba mengakrabkan diri padanya, sebenarnya Yuana bekerja dengan Adnan bukan karena benar-benar membutuhkan pekerjaan, Yuana salah satu putri dari pengusaha kaya raya di negara tempatnya berasal yaitu Inggris, bekerja dengan Adnan ia lakukan karena Yuana menyukai Adnan dirinya rela bekerja dengan Adnan dengan misi inggin membuat Adnan jatuh cinta pada nya, keinginan yang terasa mudah, tapi nyatanya ber bulan-bulan lamanya Yuana menarik perhatian seorang Adnan tapi pria itu tetap tak tertarik padanya


" Bagaimana kamu bisa menemukan tempat ini Yua??" tanya Adnan menahan rasa kesalnya


" easy for me!!" ( mudah untuk ku)


CK Adnan berdecak jengah


" Come back Yuana!!" Adnan menatap sekilas wanita yang berada tepat disampingnya


" Di sini berbeda dengan disana, bahasanya pun kamu tak tau, aku juga bertanggung jawab atas keamanan mu saat ini, karena kamu kesini karena diriku!!."


"let me be here i miss you"


Berakhirnya kalimat Yuana bersamaan dengan datangnya Hilya dari arah belakang Adnan