
Anton menatap lekat wajah calon adik iparnya
" InsyaAllah , saya siap mas!!" jawab Zahfran mantap meski sempat melirik Dini sebentar
"CK' Anton berdecak " tidak usah tanya pendapat Dini, nyatanya dia yang lebih agresif dari pada kamu!!" Anton melirik sekilas adenya
Dini dan Zahfran saling berpandangan, alis mereka saling bertaut seolah bertanya tanpa kata apa maksudnya
" Halah!! kalian gak usah sok bingung gitu!! biarpun sepandai apapun kalian menghindari Cctv, tapi perbuatan gak senonoh kalian tetap dapat aku ketahui, Ckckck.. untung Kak Hilya mu larang buat laporin ke Umi, coba gak sudah AA bocorin kalo putri polosnya cium calon suaminya di pojok rumah"
Mata Dini mendelik mendengar ucapan Anton, begitu juga Zahfran yang begitu malu saat aksi mesumnya di ketahui calon Kaka iparnya
" Kenapa hmm?? kok gak nyangkal?? ketahuan niyeeee? ckckck itu salah satunya AA ingin segera menghalalkan kalian berdua, biar bagaimanapun Dini masih tanggung jawab AA, kalian tidak lupa kan wanita yang masuk neraka dapat menarik tiga golongan laki-laki yaitu ayah mereka, suami mereka dan juga sodara laki-laki mereka, Jadi segera halal lebih baik bukan??"
Dini dan Zahfran tersenyum kikuk
" Lagian kalo udah halal bermesraan dengan pasangan itu bisa meraih pahala, saling mencintai karena Allah juga menghasilkan pahala, dapat enak dapat pahala juga !!" Anton mengucapkan itu dengan senyum menggoda keduanya
Sedangkan Zahfran dan Dini sudah tak berani menatap wajah Anton, keduanya sibuk menahan malu
" Udah ah' kalian masuk kamar gin!! eh tapi kamar masing-masing ya!!" besok baru boleh satu kamar berdua!!" Anton berlalu sambil tergelak
Sepeninggalan Anton Dini menatap Zahfran canggung
" Maaf, gara-gara malam itu kita jadi malu!!" Dini berucap dengan wajah merona
Zahfran ikut tersenyum malu
" Tidak apa-apa kita sama-sama menyukainya kan??"
" Ah Iya ya!!" Dini mengaruk pipinya
Cup
Mata Dini mendelik karena tiba-tiba Zahfran mencium pipinya
" Ki kita bisa ketahuan Zahfran!!" Dini berbisik malu
" Gak papa, udah terlanjur ketangkap basah, biar basah sekalian"
" A-a apa nya??" tanya Dini terbata
" Pipi kamu' biar tambah basah karena sebuah ciuman!!"
blush
Kini rona wajah dini menyebar hingga telinga, kedua tangannya menutupi wajahnya" Zahfran aku Maluuuuuu!!"
Zahfran mengacak acak hijab Dini
" Benar kata mas Anton, bersama mu aku tidak terlalu khawatir, aku lupa akan sesak hatiku, Din??mau ya besok menjadi pasangan ku sesungguhnya?? mungkin aku bukanlah pria terbaik di dunia ini, tapi aku akan berusaha menjadi yang terbaik untuk mu!!"
" Jamu jangan khawatir aku akan bertanggung jawab telah merenggut ciuman pertama mu sayang!!" Zahfran menoel hidung mancung Dini
" Aku khawatir Zahfran!! bisa kah aku menjadi istri yang kau harapkan, kamu masih sangat muda, aku takut cintamu pada ku adalah cinta semu!!"
Zahfran mengengam tangan Dini
" Untuk kesetiaan hanya bisa di buktikan setelah kita menikah, aku tak kan berjanji setia tapi aku akan berusaha menjadikan kamu satu-satunya di hidupku, aku akan mengambil alih tanggung jawab mas Anton untuk selalu membuatmu tersenyum, besok!! ketika aku dan kamu bersatu menjadi kita, itu akan menjadi awal mula untuk ku membuktikan kesetiaan ku"
"Dan besoknya setelah kata kita akan bertambah menjadi kami karena kehadiran putra putri kita, itu adalah awal mula untuk aku membuktikan pada kalian bahwa aku bisa menjadi sosok yang patut ditiru generasi penerus Zahfran junior, dengan satu syarat tetap genggaman tangan ini di masa sulit ku dan mudah ku di masa sempit ku maupun maupun luasku.. kamu setuju??"
Bonus visual "AA Anton" lagi nih❤️❤️
mohon dukungan untuk author yaaa... like komen dan vote pembaca membuat author akan semangat menulis... salam love buat para pembaca setia