
***
Nyonya kalila tersenyum bangga dengan kantong belanjaan berisi pakaian yang ia bawa
zaskia menagantar nyonya kalila dan nyonya mulan sampai depan butik “kamu sendiri?” Tanya nyonya kalila mengedarkan pandangannya ke sekeliling butik dan hanya mendapati zaskia saja di butik padahal butik ini bukan milik zaskia
“iya tan, semua sudah pulang dari jam 5 sore tadi, zaskia masih di sini karena nunggu nyonya mulan datang” balas zaskia
“kamu gak bawa mobil?” Tanya nyonya kalila yang tak melihat ada mobil lain di parkiran selain kendaraan dirinya dan nyonya mulan
Zaskia mengangguk “ iya tan, zaskia gak bawa mobil” balas zaskia
"dia kan cuma pegawai biasa jeng, mana mungkin dia sanggup beli mobil, yang ada dia gak bisa makan kalau memaksakan beli mobil" sindir nyonya mulan
"ya jelas dia gak ada mobil jeng, kan dia hanya pegawai biasa mana mungkin dia bisa beli mobil" sahut nyonya mulan menatap rendah zaskia
zaskia hanya tersenyum, begitu pun nyonya kalila yang tak terlalu menanggapi ucapan nyonya mulan
“ya sudah sama tante saja, biar tante antar kamu pulang” tawar nyonya kalila
zaskia tersenyum menanggapi ajakan nyonya kalila “gak perlu tan, nanti ada yang jemput zaskia kok” balas
zaskia
“siapa?” Tanya nyonya kalila penasaran
Belum sempat zaskia menjawab orang yang di bicarakan pun datang
yama turun dari mobilnya menghampiri zaskia dan nyonya kalila “mama disini” panggil yama memeluk mamanya
"iya sayang, mama abis ambil pesenan baju disini" balas nyonya kalila
“tante” yama mengangguk pada nyonya mulan tanda hormat
nyonya kalila melirik zaskia dan yama bergantian “yama yang jemput kamu toh?” Tanya nyonya kalila
“iya tan, katanya mau jemput kesini” balas zaskia
Nyonya mulan tak suka dengan kedekatan yama dan zaskia, karena niatnya ingin yama jadi menantunya, pasangan anaknya
nyonya menampilkan senyum termanisnya “yama kamu tahu belum kalau casandra pulang?” Tanya nyonya mulan
“tidak tante” balas yama tersenyum ramah
“dia pulang hari ini loh, besok kamu temuin dia ya, pasti dia senang banget kamu temuin dia” ucap nyonya mulan
“kayanya besok gak bisa deh tan, saya ada rapat sama klien yama di kantor dan mungkin makan waktu lama” balas yama
“ kalau gitu lusa saja” tawar nyonya mulan
“lusa juga sepertinya tidak bisa, saya ada janji sama klien di luar kantor dan sepertinya akan di luar kota ” tambah yama
“ya sudah tunggu kamu gak sibuk saja” balas nyonya mulan
“iya tan, nanti kalau ada waktu saya ketemu casandra” ucap yama tersenyum
Kalila paham betul bagaimana sifat anaknya jadi dia bisa tahu bahwa yama tak ingin ketemu casandra jadi dia selalu beralasan “sudah jeng, yuk pulang ini sudah malam” ucap nyonya kalila mengantar sahabatnya ke mobil
miliknya melambaikan tangannya saat mobil nyonya mulan melaju meninggalkan parkiran butik sahabat zaskia
Nyonya kalila menoleh ke arah Yama dan zaskia “ajak makan dulu zaskia yam, baru kamu antar pulang” ucap nyonya kalila menepuk bahu anaknya
“iya mah” balas yama tersenyum ke arah mamanya
Zaskia dan yama melambaikan tangannya ke arah nyonya kalila yang meninggalkan butik
Zaskia menoleh ke arah yama “kalau ada janji sama klien kenapa tetep kekeh antar zaskia ke kampus?” Tanya zaskia
“ke kampus kan Cuma sebentar dan juga kampus kamu searah sama kantorku” balas yama
Yama membukakan pintu untuk zaskia “yuk masuk, makan dulu ya laper” ucap yama mengusap perutnya
Zaskia masuk ke dalam mobil “anda ada pantangan makan gak?” Tanya zaskia saat masuk dalam mobil
Yama menggeleng “ tidak ada” balas yama
“kalau makan dipinggir jalan gak masalah kan?” Tanya zaskia
“enggak sih, kamu mau ajak makan di manapun gak masalah” sahut yama
“ya sudah kita makan nasi goreng seafood di tempat biasa zaskia makan ya, lagi pengen makan itu” ucap zaskia
“oke” balas yama
Tak sampai 30 menit mereka sampai di kedai makanan di pinggir jalan
“di sini enak?” Tanya yama mengedarkan pandangannya ke sekeliling yang kondisinya cukup rama pengunjung
“tentu” balas zaskia meminta yama duduk di sebelahnya
“iya neng” balas pedang nasi goreng yang sudah paham dengan zaskia
“mereka tahu kamu?” Tanya yama melihat zaskia yang cukup akrab dengan pegawai di kedai
“iya, aku sering kesini” balas zaskia
“sama rio dan viko?” Tanya yama
Zakia menggeleng “enggak, mereka belum pernah aku ajak ke sini” balas zaskia
“terus biasnya kamu sama siapa kesini?” Tanya yama
“dulu sama kakek, tapi semenjak kakek gak ada sendiri saja” balas zaskia
Yama mengangguk-anggukan kepala
Yama dan zaskia menyantap makanan di hadapannya dengan lahap “enak juga ya zas’ ucap yama
“iya” balas zaskia
“ngomong-ngomong zaskia kamu sabtu besok ada agenda gak?” Tanya yama
“enggak ada sih, kenapa memang?” Tanya zakia
“temenin aku ke acara klien aku ya” pinta yama
“ih, kenapa zaskia yang nemenin?” Tanya zaskia
“ya Cuma kamu yang bisa aku aku ajak pergi” balas
yama
Zaskia menepuk bahu yama “kasihan baget si tua
Bangka satu ini, ya sudah aku temenin deh” ucap zaskia
“bisa gak sih zas, gak pake kata tua Bangka, usia
kita Cuma jarak 15 tahun doing kali” ucap yama
“gak bisa” kekeh zaskia
Yama hanya mencebik kesal dan itu tambah membuat
zaskia tertawa bahagia karena raut wajah yama yang menuutnya lucu
***
Yama dan keluarganya sedang sarapan bersama di
meja makan
“yam, kamu ke pesta pak Alfred sama siapa?” Tanya
tuan James Hitaro, ayah Yama
“sama zaskia pah” balas Yama
“cieee yang makin dekat sama zaskia”ledek nyonya
kalila
“Cuma minta dia nemenin mah, Cuma zaskia yang
bisa yama maintain tolong” balas yama
“alah alasan kamu yam, casandra saja ada, dia
jelas gak akan nolak kalau kamu ajak dia” balas nyonya kalila
Yama bergidik ngeri “ih ngeri sama sih kunti satu itu, posesifnya keliwat, belum apa-apa sudah larang ini itu gimana kalau jadi pacar bisa dikurung di rumah kali aku mah” balas yama
Tuan james terkekeh “ngomong-ngomong sih zaskia itu pemilik One Group ya?” Tanya tuan james yang pernah mendengar bahwa pewaris one group adalah anak zahid
“iya yah” balas yama
“bukannya zaskia anak zahid Hardians? Pemilik perusahaan H Group” Tanya nyonya kalila
“iya mah, dia emang anak om Zahid, One group itu pemberian kakeknya seblum meninggal” jelas Yama
“wah, alamat calon mantu kita lebih kaya dari kita dong?” Tanya nyonya kalila
“siapa juga yang mau jadiin zaskia mantu mama” kesal yama
“iya iya sayang” ucap nyonya kalila tersenyum menanggapi kekesalan Yama