Live In The Foly Of Love

Live In The Foly Of Love
semua orang tua selalu ingin yang terbaik untuk anaknya



***


Aira duduk di samping david terus mengusap punggung david mencoba meredam emosinya “kita bicarakan ini baik-baik ya kak” pinta aira


“kamu bisa bilang gitu karena, pria itu juga kakakmu makanya kau bela dia” balas david yang sudah terbakar emosi


Aira menghela nafas tahu betul bagaimana tabiat kakakknya yang sulit mengontrol emosi “ dia memang kakak aira kak, tapi kak david juga kakak aira jangan lupakan itu, bagi aira kalian berdua kakak aira yang aira sayang” jelas aira


david menghela nafas “maaf ra, kakak emosi gara-gara tahu siapa pacar sita” balas david merasa bersalah karena ucapannya pada aira


“aira tahu apa yang kakak rasakan, tapi kakak harus menimbang sifat anak kakak, dia dan kakak punya sifat yang sama, keras dan tak bisa di paksa kalau kakak menghadapi sita dengan salah pasti dia akan menentang kakak, kaka tahu betul dia anak yang keras sama seperti kakak” ucap aira memperingati


David menghela nafas, sadar betul sifat putrinya memang menurun darinya dan memang dia tak pernah bisa menang dengan putrinya yang selalu mendapatkan keinginannya jika sudah punya kehendak


Aira menoleh ke arah lina “kakak juga harus tenang kak, kakak harus bantu menenangkan kak david dan sita jangan sampai karena sikap yang di luar control akan kalian sesali seumur hidup” ucap aira memperingati


Mama Katrina dan ayah Benjamin saling berpegang tangan harap-harap cemas dengan nasib putra mereka, satu yang bisa ia syukuri karena ada aira yang bisa membantu keluarga sita untuk lebih tenang


Dokter ken dan riska yang baru datang pun langsung memasuki ruang tamu keluarga david wiraatmadja


“dimana anak-anak dok?” Tanya aira tak mendapati ketiga anaknya dan dan juga Rafa


“aku titipkan di tempat orang tua kamu, sepertinya sekarang gak pantas jika ada anak-anak” balas dokter ken


“iya dok” balas aira paham dengan kondisi saat ini


Dokter ken dan Riska duduk di hadapan david aira dan lina “maaf david, aku benar-benar tak tahu kalau sita


kekasih adikku” ucap dokter ken yang tahu betul bagaimana kecewanya pasangan di hadapannya dengan kondisi masalalu adiknya, ya walaupun adiknya sudah banyak berubah tapi bukan berarti orang akan menerima masalalunya begitu saja


“aku gak tahu harus bilang apa ken. Aku tahu adikmu sudah berubah tapi tetap saja hatiku tak bisa menerima


jika pasangan anakku yang berharga adalah orang macam adikmu itu” ucap david mencoba menahan kata-kata kasar yang mungkin bisa keluar dengan mudah karena sedang kesal


Tak lama berselang pasangan yang di tunggu datang “dad” panggil sita yang melihat david menunduk sambil memegang kepalanya dan ada aira di sampingnya yang terus mengusap lengan david


David mendongak “sini kamu!” bentak david, hal yang tak pernah ia lakukan selama ini pada sita, david selalu bertutur lembut pada putri satu-satunya itu


Sita diam terpaku mendengar bentakan david “samperin orang tua kamu sita” pinta prastyo menepuk bahu sita


menyadarkan keterkejutan sita


Sita berjalan menghampiri kedua orang tuanya “sini” david menarik kasar sita untuk duduk di sampingnya


Prastyo memilih duduk di tengah ayah Benjamin dan mama Katrina, tak henti-hentinya kedua paruh baya itu


mengusap punggung prastyo


David mendongak ke arah prastyo “putuskan hubungan kalian!” pinta david telak


“dad” protes sita


Prastyo memejamkan matanya menduga hal ini akan terjadi, bagaimana mungkin orang tua  sita akan menerima


pasangan yang tidak baik macam dirinya


Semua orang hanya bisa diam tak berani berucap karena memang masalalu prastyo yang terlalu kelam dan mereka mengenal baik keluarga sita dan bagaimana cinta yang diberikan david dan lina untuk sita sedari kecil


Prastyo menarik nafas dalam membuka matanya menatap david “maaf kak aku gak bisa melepaskan sita” balas prastyo dengan suara lirih


“apa kau gila!” teriak david berdiri memberikan tatapan mematikan untuk prastyo


prastyo mendongak “aku tahu kalau aku adalah lelaki buruk mungkin paling buruk di dunia, dan bagaimana pria seburuk aku mendapatkan perempuan paling berharga” ucap prastyo menarik nafas dalam


“aku tahu mungkin menurutmu aku gila karena bagaimana bisa aku berani mencintai anak kak david yang kakak


cintai dan kak david sayangi  tapi aku benar-benar tak bisa melepasnya” balas prastyo


“tapi aku gak sudih punya menantu sepertimu!”teriak david


“aku tahu itu kak, tapi aku dan sita saling mencintai” balas prastyo


“cih” david berdecih “mana mungkin anakku jatuh cinta padamu pasti kau menipu anakku dengan akal bulusmu


itu” balas david


“om tyo gak pernah nipu sita dad” sahut sita


david memberikan sita tatapan tajam “diam kamu!” bentak david


“aku tahu aku salah kak, tapi aku benar-benar ingin mengupayakan hubunganku dengan anak kakak” ucap prastyo dari dasar hatinya “apa yang harus aku lakukan agar kakak menyetujui hubunganku dengan sita” Tanya prastyo lirih


Riska dan dokter ken menatap haru tak percaya saat prastyo berusaha merendahkan suaranya dan terus memohon pada david, hal yang tak pernah prastyo lakukan selama ini


“aku tahu kak, mungkin kakak sulit menerima kondisi masalaluku dulu, tapi demi tuhan kak aku sudah berubah


aku selalu berusaha menjadi orang yang lebih baik, dan sita lah yang menjadi penyemangatku untuk berubah ke arah yang lebih baik” prastyo berjalan ke sisi meja menghadap david dan berlutut di hadapan kak david


“tyo”seru dokter ken menghampiri tyo dan mencoba membangunkan tyo yang tengah berlutut


Prastyo menahan kakakknya dengan mengangkat tangannya “aku mohon kakak diam saja kali ini” pinta prastyo


Prastyo mendongak menatap david “aku tahu kau mungkin tak percaya dengan pria brengsek sepertiku tapi aku


melepaskan jantungku jika ingin hidup. Dia juga nafasku kak jadi mana mungkin aku bisa hidup jika tak bernafas” jelas prastyo


hati sita begitu terenyuh mendengar setiap penuturan prastyo, ya walalupun baru kali ini sita mendengar ucapan manis prastyo tapi ia sangat tahu netul bagaimana prastyo menyayangi dengan segala bentuk perhatian yang prastyo berikan padanya . Sita merasa tak tega dengan prastyo yang memohon di hadapan daddynya, sita memutuskan untuk ikut berlutut di hadapan david “aku juga gak mau pisah sama om tyo dad, sita cinta sama om


tyo” ucap sita


“kamu gak tahu masalalunya sita makanya kamu bisa bilang cinta sama dia” kesal david


“aku tahu semua tentang om tyo dad, semuanya” balas sita


“jangan coba membelanya sita” kesal david


“aku tahu dulu bagaimana hubungan om tyo dan kakak iparnya dan kakak dari kakak iparnya ” ucap sita menatap riska


Riska dan dokter ken menatap tak percaya ke arah sita, bagaimana saat wanita itu tahu masalalu sita tetap mau menerimanya  “kalau ada yang di salahkan itu adalah sita karena sita yang memilih om tyo, padahal berulang kali om tyo mengatakan kekurangannya pada sita sampai om tyo kehabisan kata untuk menjauhkan sita darinya” ucap sita dengan


yakin


“apa kau gila sita! Laki-laki bajingan seperti ini yang kau cintai?” teriak david tak percaya dengan ucapan


anak tunggalnya itu


“sita tau masalalunya dad, tapi dia sudah berubah dad, semua orang bisa berbuat dosa tapi bukan berarti orang


tersebut tak bisa memperbaiki kesalahannya, sita menerima apapun kekurangan om tyo”seru sita dengan yakin


Prastyo menatap tak percaya setiap untaian kata yang keluar dari mulut sita, matanya tak sanggup membendung aliran air dari pelupuk matanya


“kalau daddy tetap tak menyetujui hubungan kalian apa kau akan pergi dari rumah dan meninggalkan orang tua yang melahirkan dan membesarkanmu?” Tanya david dengan tatapan tajam


“iya”jawab sita mantap


“sita!” bentak prastyo menggelengkan kepalanya


prastyo kembali menatap david “tidak kak,aku tak akan menikahi sita jika kakak tak mengizinkan” sahut prastyo


"om tyo" rengek sita


“bagaimana kalau sampai mati aku tak mengizinkan kau menikahi anakku?” Tanya david


“kalau begitu aku tak akan menikah sampai aku mati”jawab prastyo mantap


David terkekeh “anakku masih muda tyo, jika kau mati anakku mungkin masih muda dan masih bisa menikahi orang lain” ucap david dengan tertawa remeh


“kalau begitu kebahagiaan sita bukan denganku” jawab prastyo mengusap air matanya “tapi setidaknya aku akan berusaha meminta izinmu sebagai orang tua wanita yang aku cintai dengan segenap hatiku” ucap prastyo


“akkkkhhhhh” david kesal sendiri dan memutuskan menaiki tangga menuju kamar pribadinya yang berada di lantai atas


“kak lina temani kak david, dia butuh kakak lebih dari siapapun” ucap aira melirik david yang sudah makin menjauh


“ia ra, tolong urus yang ada disini” ucap lina bergegas menghampiri suaminya yang sudah lebih dulu masuk ke


kamar


Sita menoleh tak percaya ke arah prastyo “kenapa om malah bilang seperti itu?” Tanya sita menggenggam tangan prastyo erat “sita siap kok pergi meninggalkan rumah dan hidup sama om” ucap sita


“gak seperti itu, itu gak adil untuk orang tuamu. Semua orang tua ingin yang terbaik untuk anaknya begitu pula


untukmu” ucap prastyo


“tapi sita gak mau pisah sama om” balas sita menangis sesenggukan


Prastyo membawa sita ke dalam pelukannya “yakin sama om ya, om pasti akan berusaha keras mendapat restu kedua orang tua kamu" ucap prastyo


Tuan bagas yang melihat interaksi kedua pun ikut merasa haru “sita” panggil tuan bagas


“iya opa” sahut sita


“semua orang tua memang selalu ingin yang terbaik untuk anak-anak mereka, tapi permintaan anak mereka akan selalu jadi ketidak berdayaan mereka” ucap tuan bagas


“apa opa setuju aku menikah dengan om tyo?” Tanya sita


“opa gak bisa bilang setuju tapi juga tak bisa melarang, opa hanya akan mengamati saja” ucap tuan bagas


Sita berlari memeluk tuan bagas “terima kasih opa, begini saja sudah cukup untuk sita” balas sita


Mama Katrina dan ayah Benjamin memeluk prastyo “kami pasti akan mendukung semua usahamu nak” ucap mama Katrina memeluk prastyo


‘iya tyo, jika kamu butuh bantuan apapun dari kami jangan pernah ragu memintanya” tambah ayah Benjamin


“iya tyo, aku senang sekali kamu menemukan orang yang bisa mencintaimu dengan tulus” ucap riska


Dokter ken ikut memeluk keluarganya “kami pasti akan selalu mendukung usahamu tyo” ucap dokter ken


menangis sesenggukan


Aira dan dylan hanya bisa menatap interaksi mereka, tak berani berucap apapun karena hal ini di luar konteks


mereka ikut campur tangan