
Hari ini, adalah hari pemakaman Amatsumi Rigel, sang Creator Hero. Ada banyak orang yang menghadiri pemakamannya dari rakyat biasa, bangsawan, raja, Putri dan para pahlawan.
Banyak orang yang merasa kehilangan sosoknya. Terutamanya tirith, Dia terus menerus menangis di depan makam kosong yang bertuliskan nama Rigel .
"Dasar pengingkar janji! Aku tidak akan pernah memaafkanmu, Rigel! Bukankah kau bilang akan tetap hidup Rigel? Lantas kenapa kau meninggalkanku!"
Sebelumnya, Rigel pernah membuat janji dengan Tirith, bahwa dia akan kembali hidup hidup dan suatu saat, akan membawa tirith melihat bintang bintang.
Sialnya, setelah pertarungan melawan naga, sosok pilar iblis muncul di hadapannya. Iblis itu sangatlah kuat, dia menghempaskan para pahlawan hanya dengan satu serangan.
Rigel dan yang lainnya telah terpojok oleh iblis itu. Mereka masih terluka setelah pertarungan melawan Naga yang terlampau kuat.
Luka mereka tidak fatal, hanya Rigel yang mengalami luka paling parah dari mereka semua. Bahu dan lengan kirinya terbakar karna serangan Fire Ball naga di saat saat terakhir.
Sesaat cahaya harapan mulai meredup, iblis itu—Diablo mengajukan sebuah permainan. Permainan itu dinamakan 'kotak pandora'.
Permainan itu mengharuskan orang yang bermain untuk mengambil isi dari artefak kuno. Artefak itu menyerupai sebuah guci dan di kelilingi aura gelap karna dikutuk.
Jika pemain mengambil isi dari guci itu, dia akan mendapatkan kutukan. Kutukannya ada bermacam macam, dari yang paling ringan hingga yang lebih buruk dari kematian.
Semua orang jatuh kembali kedalam keputus'asaan. Karena pada intinya, yang bermain akan mati.
Semua orang tidak ada yang mengajukan diri untuk bermain. Tidak ada jalan lain selain menuruti permintaan Diablo.
Para pahlawan masih terluka, mereka yang sekarang tidak akan bisa melawan Diablo. Agar semua dapat pulang hidup hidup, rigel memberanikan diri untuk bermain.
Karena apa? Karena orang yang dia cintai berada disitu. Orang itu adalah tuan putri, Tirith pendragon vi britannia.
Pada awalnya Rigel berhasil selamat di cobaan pertamanya mengambil isi kotak pandora. Rigel mendapat sebuah batu yang dipenuhi sihir. Batu itu terus di isi oleh kekuatan sihir selama 1000 tahun lamanya.
Namun, di percobaan kedua, sialnya dia kehilangan mata kirinya. Rigel mendapat sebuah kertas yang menyuruhnya melihat melalui lubang hitam di kertas itu. Akibatnya, mata kirinya hancur dan dia buta selah.
Saat hendak mengambil pilihan ketiga, Diablo menghentikannya. Dia mencoba mengambil isi dari kotak pandora dengan kedua lengannya. Dan bang! —
Dia kehilangan separuh tubuhnya karna kecerobohannya. Diablo melemah karna kehilangan separuh tubuhnya, regenerasinya tidak berfungsi karna efek dari kutukan.
Semua orang pasti berfikir untuk menghabisinya saat ini, namun karena kontraknya untuk tidak boleh melukai pemain dan orang orang di sekitarnya.
Saat mengeluarkan tangannya yang tersisa satu, Diablo memegang sebuah telur. Itu adalah telur dari monster kuat yang sangat berbahaya, telur naga. Telur naga itu berasal dari naga berdarah murni, yang artinya, saat naga itu menetas kekuatannya akan sangat luar biasa.
Semua orang terkejut namun Rigel mulai mengabaikannya dan mengambil isi dari kotak pandora. Dan... Tangan kiri Rigel hancur, lenyap tanpa sisa.
Belum lagi, keluar sebuah aura gelap nan jahat merasukinya. Karena terlalu banyak menerima kutukan kuat dan cahaya gelap itu, divine protection yang dimiliki Rigel mulai menghitam dan menghilang.
Raja dan bangsawan lainnya menganggap bahwa pahlawan Creator berubah menjadi pahlawan yang tersesat sehingga dia harus mati agar tidak mengamuk.
Kemarin, saat Takatsumi dan raja kembali dari tepi jurang, tempat yang menjadi akhir dari riwayat hidup Rigel.
Takatsumi membuat wajah sedih dan marah. Begitu juga dengan Takumi, orang yang ingin memanggil Rigel sahabat bila pertarungan melawan naga berakhir.
Takumi melihat tangan kanan Takatsumi terluka dan berlumuran darah. Namun, dia berfikir kalau takatsumi melampiaskan frustasinya dan memukul tanah dan pepohonan sekitar.
Tik!
Tik!
Tetes demi tetes air mulai jatuh dari langit. Hujan telah turun, seolah mewakilkan air mata semua orang yang merasa sedih.
Takumi terus menundukan wajahnya dan menggigit bibirnya karna terlampau frustasi.
Kenapa aku begitu lemah? Andaikan— andaikan aku jauh lebih kuat, semua ini tidak akan terjadi! Rigel- Rigel pasti tidak akan mengalami hal seperti ini!
Pikir Takumi.
Pok.
Takatsumi menepuk bahu takumi seolah untuk kembali menyadarkannya.
"ayo, kita pergi Takumi. Tidak ada gunanya terus meratapi kematian Rigel. Setidaknya— mari kita buat pemakaman yang layak untuknya."
Yuri memasang wajah tegar, dia berdiri disamping takumi dan menatap ke arah tempat Rigel harus mati.
Dia mengerti perasaan takumi. Perasaan karena begitu lemah, Karena begitu takut akan kehadiran iblis itu.
"Aku—"
"Aku harus menjadi kuat! Sangat kuat sampai tidak ada yang lebih kuat dariku dan suatu saat—"
Kata kata Takumi terhenti sebentar.
"Aku pasti akan menghacurkanmu Diablo!!"
Takumi meneriakan sebuah nama iblis yang membuat Rigel kehilangan divine protection dan membuatnya menjadi 'pahlawan yang tersesat.
***
Yuri meletakan seikat bunga di depan batu yang bertuliskan 'Amatsumi Rigel' dan perlahan kembali ke sisi Tirith yang terisak karena tangis. Selanjutnya mantan anggota party Rigel, Cold, Ray, Misa dan Nisa.
Mereka maju bersamaan dan terus menatap batu nisan Rigel. Cold sedikit menunduk dan mulai mengeluarkan air mata.
"Tuan Rigel. Semoga kau tenang di alam sana. Tidak perlu khawatir akan janji yang kita buat bersama. Aku, aku pasti akan mewujudkan janji itu—
Janji untuk menciptakan tempat dimana semua ras dapat hidup berdampingan, tanpa diskriminasi. Aku pasti akan mewujudkannya agar kau tidak memiliki penyesalan di dunia ini!"
Saat Rigel melakukan leveling bersama cold. Mereka terkadang membicarakan tentang penderitaan demi-human dan membuat janji.
Dimasa depan, mereka akan membuat dunia yang nyaman untuk semua ras hidup damai tanpa diskriminasi dan perbudakan.
Ray menepuk bahu cold yang bersedih dan membawanya pergi dari situ.
Berita tentang kematian salah satu pahlawan yang berasal dari britannia telah tersebar keseluruh dunia.
Kematiannya disebabkan karna cahayanya meredup dan kemungkinan terburuk kekuatannya akan lepas kendali. Raja mengabarkan redupnya cahaya itu mungkin disebabkan oleh salah satu pilar iblis, Diablo.
Berita ini akan menjadi pemicu bagi ke 12—11 pahlawan yang tersisa untuk menjadi lebih kuat. Dunia telah kehilangan satu dari ke 12 pahlawan yang ada. Hal itu menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi umat manusia.
Di benua selatan, kerajaan Britannia kini hanya memiliki 3 pahlawan yaitu, pedang, tombak, dan busur.
Benua timur, Kekaisaran timur masih utuh 4 pahlawan sabit, kipas, cakar dan palu.
Di benua barat, Kerajaan suci, ruberios masih utuh 4 pahlawan. Perisai, pisau, cambuk, dan tongkak.
Kehilangan satu orang pahlawan akan membuat perbedaan kekuatan yang cukup besar. Sementara di pihak iblis, 12 pilar iblis masih utuh tanpa kehilangan salah satu dari mereka.
Untuk fraksi malaikat, mereka tidak akan menampakan diri selama perang belum dimulai.
Jadi, saat ini hanya akan ada pertarungan mengurangi kekuatan tempur antara manusia dan iblis. Pahlawan adalah harapan dari seluruh umat manusia yang ada di dunia ini.
Jika semua para pahlawan terbunuh sebelum dimulainya perang, umat manusia pasti tidak akan bertahan dari perang ragnarok.
Ragnarok, takdir para dewa, masihlah sebuah misteri. Apa tujuan sebenarnya dari ragnarok? Apa yang menyebabkannya? Dan apa awal mula dari semua ini?
Setelah kematian Rigel, Creator Hero, Akan ada banyak pertarungan untuk mengurangi kekuatan tempur musuh sebelum perang.
Akankah umat manusia kehilangan banyak dari pahlawannya?
Ataukah pihak iblis kehilangan seluruh pilarnya?
Pertarungan akan semakin memanas dan suatu saat—
Seseorang akan bangkit dari dunia kematian!