
Memberikan Like sebelum membaca tidak akan membuat Rugi...
____________________________________________
Dalam waktu tiga minggu, informasi mengenai lahirnya kerajaan baru Region telah tersebar ke penjuru dunia. Atas izin dari masing-masing negara, Merial dan Ray telah menyiapkan berbagai proyektor sihir agar semua orang dapat melihat secara langsung proses penobatan Raja baru.
Alasan Rigel melakukan ini sangatlah mudah, hal ini di lakukan untuk menarik banyak orang datang ke wilayah Region untuk berdagang ataupun tinggal di wilayah kerajaan baru ini. Tidak hanya itu, Rigel ingin menampilkan kesan yang membuat semua orang penasaran seperti apa wilayah Region dan membuat turis berdatangan.
Untuk membangun sebuah negara, ada beberapa hal yang harus di miliki. Yang pertama adalah rakyat, wilayah, tempat tinggal, pemimpin dan uang.
Rigel bisa saja membuat banyak koin emas namun yang menjadi kekhawatiran jika dia melakukan itu maka akan membuat harga dari koin emas itu turun. Bahkan di bumi hal seperti ini berlaku di seluruh negara.
untuk pembangunan rumah dan tempat yang rusak telah selesai di bangun kembali dan sekarang, wilayah Region tampak sangatlah indah. Rigel membuat beberapa air mancur di setiap persimpangan jalan sehingga menambahkan daya tarik untuk para wisatawan.
Sekarang, waktu untuk hari penobatan Raja Asoka Van Yurazania telah tiba. Semua tokoh penting dan prajurit berbaris membentuk jalan menuju tahta Raja. Rigel berdiri di samping tahta dan tidak jauh di belakangnya, Merial berdiri sembari memegang mahkota dan pedang dengan bantal. karena Rigel seorang pahlawan, dia yang akan memasangkan mahkota Raja.
Semua persiapan telah sempurna, proyektor sihir juga telah di tayangkan ke penjuru tempat, penobatan akan di mulai.
Klak... pintu raksasa terbuka.
Prajurit membuka pintu masuk dan di sana terdapat sosok pria berambut coklat dengan pakaian mewah dan jubah yang tampak terbuat dari kulit beruang. Melihat Cold—Asoka telah datang, Rigel mengangguk dan menarik nafas.
"... Pada hari yang berbahagia ini, aku Creator Hero, Amatsumi Rigel akan mengesahkan seorang Raja yang akan memimpin kerajaan dan negara Region, Asoka Van Yurazania, silahkan datang menghadap...!!!"
"Baik...!!!"
Asoka menarik nafas dalam-dalam untuk menghilangkan kegugupan nya dan mengambil langkah menuju Rigel.
Calon Raja Region, Cold dengan nama asli Asoka berjalan menuju Rigel yang kini berdiri di depan Tahta Raja.
Asoka melihat ke kiri, tempat orang-orang yang dia kenal berbaris. Disana terdapat Fang, Misa dan Nisa serta orang tua Merial yaitu Walther dan istrinya Natalia yang hadir untuk menyaksikan penobatannya secara langsung. Mereka tersenyum lembut ke arah Asoka, namun Asoka tidak bisa membalas senyuman mereka karena dia harus tetap menjaga ekspresinya selagi penobatan.
Setiap langkah yang di ambil Asoka semakin berat, begitu juga dengan tanggung jawab yang akan dia pikul saat menjadi seorang Raja nanti. Asoka berlutut saat dia tepat berada di depan Rigel yang mengenakan pakaian serba hitam.
Saat Asoka berlutut di depan Rigel, Merial dengan mahkota dan pedang di tangannya datang menghampirinya. Rigel mengambil pedang yang telah di sediakan dan meletakan bilahnya di atas kepala Asoka.
"Asoka Van Yurazania. Sebagai seorang Raja, bersediakah engkau mengorbankan jiwa dan ragamu untuk melindungi kerajaan serta mensejahterakan rakyatmu...???"
"Ya...!!! Aku bersedia...!!!"
"Bersediakah engkau mengemban tanggung jawab masa depan negri ini di tanganmu...???"
"Ya...!!! Aku bersedia...!!!"
"Asoka Van Yurazania, dengan ini aku menobatkanmu sebagai Raja dari Kerajaan dan negara Region... Persembahkan lah hidupmu untuk memimpin kerajaan ini, persembahkan lah ragamu untuk melindungi rakyatmu, persembahkanlah hatimu untuk segalanya..."
Asoka mengulurkan kedua tangannya dan Rigel meletakan pedangnya di kedua tangan Asoka yang terulur. Asoka memasukan pedangnya ke sarung pedang yang sudah dia kenalan sejak awal. Rigel berbalik ke arah Merial dan mengambil mahkota indah yang memiliki tanduk di kedua sisinya.
"Nasib kerajaan ini ada di tanganmu, Yang mulia... aku akan senantiasa mendukungmu di balik bayang-bayang..."
Saat mahkota telah terpasang di kepalanya, Asoka berdiri tegak. Rigel dan Merial memberi jalan untuk Asoka pergi ke tahtanya.
'Ayahanda, ibunda...Saksikan lah aku dari atas sana...' Batin Asoka.
Asoka duduk di tahtanya dan semua orang tersenyum bahagia sampai Fang meneriakan sesuatu.
"Beri hormat, kepada Yang mulia Asoka Van Yurazania...!!!"
Semua orang secara serempak berlutut secara bersamaan tanpa terkecuali. Meski hormatnya berbeda dari yang lainnya, Rigel hanya menundukan sedikit badannya dan menaruh tangan kirinya di dadanya. Rigel tersenyum ke arah Asoka dan berkata...
"Jadilah sosok Raja yang lebih hebat dari ayahmu, Cold—Tidak... Yang mulia..."
Mata Asoka berkilau karena air mata yang hampir saja keluar namun dia tetap berusaha menahannya. Asoka tersenyum kepada Rigel, orang yang membuat semua ini menjadi nyata. Dimulai dari mengumpulkan pasukan, mengalahkan Hydra dan membebaskan pulau lalu menjadikannya sebagai pemimpin tempat yang pernah di pimpin almarhum ayahnya.
Penobatan berjalan lancar sampai sorak demi sorak muncul setelah semua orang kembali berdiri.
"Hidup yang mulia Asoka, hidup Region...!!!" Teriak Rigel, sambil mengangkat tinju kanannya ke langit.
"Hidup yang mulia Asoka, hidup Region...!!!" 4x.
Hari ini akan menjadi hari dimana perubahan besar pada dunia akan di mulai...
Penobatan Raja telah berakhir dan pesta besar untuk menyambut Raja baru di adakan sementara Rigel pergi ke tempat yang telah dia buat. Tempat ini berada di bawah tanah kerajaan Region, lantai dan langit-langitnya terbuat dari beton untuk menjaga tempat ini tidak runtuh karena gempa. Roda Gear raksasa berputar di belakang sebuah kursi yang di duduki seorang pria berambut putih dengan pakaian serba hitam.
Pria itu adalah pahlawan Creator, yang membuat semua ini menjadi nyata dan memperkenalkan teknologi canggih yang seharusnya tidak ada di dunia ini. Pria itu adalah Amatsumi Rigel...
"Hahaha~... Harta, tahta, wilayah dan teknologi abad 20 telah berada di tanganku, Baiklah...—Babak baru akan segera di mulai..."
... ...End Of Season 1......