HELLO, MY BOSS!

HELLO, MY BOSS!
Bab 48 : (Season 2)



Mengandung pembahasan orang dewasa


***


Laptop yang menampilkan layar dan adegan dua puluh satu plus sudah terpampang jelas di depan mata. Dengan segenap jiwa mesum yang terbuat dari unsur api dan air, eh maksudnya kromosom Y (kromosom sex yang dibawa sifat laki-laki), Farhan duduk memangku Lisa seraya mengeser-geser kursor pada laptopnya.


"Mau yang dari negara mana?" tanya Farhan sok berbasa-basi. Dikecupnya bibir Lisa sekilas sebagai kode bahwa ia akan mengajak sang istri main layang-layang. Maksudnya ranjang-ranjang.


"Eropa saja, kalau Jepang terlalu berisik," usul wanita itu. Matanya tak berkedip menatapi setiap judul-judul dan gambar fulgar pada cover yang berjejer—membuatnya semakin penasaran dan ingin mempelajari semua adegan yang ada di dalamnya.


Farhan tersenyum smirk, lantas mulai memutar video asal-asalan yang ia sendiri saja belum sempat menonton. Hanya pernah menonton beberapa untuk keperluan edukasi.


Film dibuka dengan menampilkan wanita dan pria Eropa yang sedang melakukan adegan foreplay. Saling berlomba-lomba menaikkan gairahnya masing-masing hingga keringat di tubuh mereka tampak bercucuran.


Beberapa detik melihat, sekujur tubuh Farhan sudah mulai memanas. Tangannya melingkar di perut Lisa sambil curi-curi kesempatan merambat naik agar bisa bersentuhan dengan bakpao keramat yang masih terbalut pembungkusnya.


"Duh, ketek ceweknya ko item gitu sih Mas! Bintang porno tapi nggak bisa rawat diri."


Farhan sediki tersentak mendengar ucapan Lisa. Ia yang tadinya mulai terangsang kembali loyo lantaran pusat pikirannya teralihkan pada si ketek perempuan di dalam video tersebut.


"Mungkin disengaja seperti itu."


Ck. Lisa tertawa geli. "Mana ada begitu. Itu namanya mereka nggak profesional kerja. Kalo aku yang jadi dia, aku bakalan main dengan sangat profesional. Kalau perlu sekolah akting dulu biar mukanya ngga terlalu dibuat-buat, sampai keliatan nggak natural gitu."


"Hmmm ... kamu mau aku bunuh ya?" kata Farhan sambil berdeham penuh ancaman saat Lisa membawa-bawa nama dirinya untuk memerankan adegan tersebut.


"Coba lihat deh!" Lisa menunjuk layar dengan antusias tanpa peduli pada suaminya yang mulai cemberut. "Katanya umur 18 tahun, tapi ceweknya kelihatan tua banget, seperti sudah 24 tahun ke atas," ujar wanita itu heboh sendiri.


"Entaah! Aku kurang paham sama wajahnya," kata Farhan asal menjawab. Ia mulai kesal lantaran Lisa terlalu sibuk berkomentar dan tampak tidak menikmati detail adegannya sama sekali. "Ya sudah, mau lanjut atau ganti video lain?"


"Ini aja. Aku penasaran endingnya keluar di luar apa di dalam," celetuk anak itu sarkasme. Membuat si Gagang Gayung merasa terpanggil seolah ikut menjawab ; keluar di dalam aja, lebih enak.


Suasana pun kembali hening beberapa saat di mana keduanya menikmati adegan yang mulai memasuki bagian inti. Si cowok sudah siap-siap memasukkan singkong gosongnya ke dalam magic com si cewek. Namun, Lisa tiba-tiba memekik keras saat si cowok di dalam layar tengah menggesek-gesekkan miliknya di tubuh si cewek.


"Aduh, brisik banget suara ceweknya. Aku gak suka Mas, ceweknya terlalu bawel, dikit-dikit mendesah, padahal si cowok mainnya gak terlalu jago, loh. Belum juga diapa-apain!"


Farhan mulai mendengkus, emosi. Ia heran kenapa Lisa bisa sepaham itu dalam menilai detail adegannya. Sekelibat bayangan jelek pun muncul dipikiran Farhan. Jangan-jangan selama ini Lisa sering pura-pura mendesah agar terkesan menikmati saat bercinta dengan Farhan.


"Kelihatan banget lagi bohong, tau. Ganti yang lain Mas. Manga hentai aja, yang nggak terlalu porno."


"Hmmm."


Dengan gerakan malas, tangan Farhan kembali menggeser kursor. Mengikuti perintah Lisa dan mencari video yang wanita itu mau.


Satu menit, dua menit, tiga menit, Farhan sibuk menghitung waktu, menanti kalimat protes yang keluar dari bibir Lisa selanjutnya.


"Aku suka video yang ini. Jelas dan terlihat natural."


Farhan menghela lega walaupun ia sendiri tidak tahu di mana letak bagian asik dari gambar manga tersebut. Bukankah gambar orang jauh lebih menantang, pikir Farhan.


"Mas, bantu translat dong, mereka ngomong apa sih? Kamu 'kan bisa bahasa Jepang," ucap Lisa tidak tahu diri.


Seketika Farhan menyesal. Hilang sudah harapan yang sempat pria itu gadang-gadangkan sedari tadi. Bukannya merasa terangsang dan minta jatah tambahan pada Farhan, Lisa malah sibuk menjadi juri dadakkan hingga berani menyuruh suaminya menjadi translator.


"Dia bilang enak, kalau bisa mau main sampai pagi."


"Idih, beneran?" tanya wanita itu dengan mata yang terus memandang ke arah layar. "Anak SMA kok begitu."


"Iya, benar!" jawab Farhan malas. Mereka 'kan model yang sengaja dibayar, pikir pria itu.


Merasa rencananya gagal, Farhan pun mulai dirundungi perasaan bosan. Ia terus memikirkan bagaimana caranya mengakhiri acara tidak jelas malam ini.


"Sudah yuk, kita tidur saja." Mencoba memberikan alasan terklasik agar Lisa mau berhenti. Namun bukannya setuju, Farhan malah mendapat jawaban yang tidak enak.


"Kamu tidur dulu aja, Mas! Aku lagi tanggung, kira-kira si tokoh cowok lebih cinta ke ibu tiri apa adik tirinya."


"Sama adiknya," ujar Farhan mengomentari.


Sekedar info, film yang sedang Lisa tonton sekarang adalah film bertema percintaan tabu dari negara luar dengan tema manga hentai. Di mana Farhan tidak tertarik melihat gambar-gambar palsu tersebut.


Lisa menoleh pada sang suami. "Kok bisa sama adiknya?" tanya anak itu seakan tidak terima.


"Cowoknya lebih suka cewek polos seperti adik tirinya." Farhan menurunkan Lisa dari pangkuannya. Kemudian berbaring dan menaruh kepalanya di pangkuan wanita itu.


"Bukannya si ibu tiri jauh lebih pro?" tanya Lisa lagi.


"Iya, justru itu yang membuat si cowok lebih memilih adiknya. Karena terlalu jago, si cowok jadi minder setiap kali main dengan ibu tirinya," sindir Farhan kepada Lisa tanpa wanita itu sadari.


Padahal Farhan sendiri tidak tahu detail alurnya akan berakhir seperti apa nantinya. Hingga tak terasa, waktu pun berlalu begitu saja, Farhan terlelap di pangkuan Lisa tanpa mendapat jatah apa-apa.


***


Bukan adegan 21+ ya, tapi masuk pembahasan horor. Buat yang sayang Farhan sama Lisa. Mohon kasih vote tiket dan hadiahnya kopi bunganya ya. Hari ini perhitungan terakhir, doain bisa masuk 20 besar di ranking. Hehe. Makasih semua.