The Queen of Death Return

The Queen of Death Return
Item Spesial



Chapter 33 : Pasca Perang


Aku berjalan menyusuri lorong di lantai 4. Tempat Elina tinggal. Pintu besar bercahaya menyambutku, hamparan padang rumput yang sangat luas memanjakan mataku. Hanya ada padang rumput sejauh mata memandang.


Padang rumput ini tak seluas seperti yang terlihat. Ada hutan besar yang posisinya telah disamarkan oleh Elina. Hutan itu adalah tujuanku sekarang. Para NPC sama sekali tidak mengawasiku, dan beberapa dari mereka sedang keluar termasuk Elina. Yah, aku tahu bahwa mereka memasang item pelacak padaku.


Akan sangat sulit menemukan hutan itu tanpa kekuatan. Ini akan memakan waktu yang sangat lama. Tapi, itu tidak masalah karena aku membawa item yang bisa merasakan energi. Item itu berbentuk seperti kompas yang akan menuntunku. Sebenarnya aku ingin meminta tolong pada Elina, tapi aku takut itu menganggu pekerjaannya.


Aku terus mengikuti arah jarum kompas.


Rumput-rumput semakin panjang, sebuah tanda jika hutan sudah dekat. Selama aku mengenakan cicin Dungeon Owner, maka semua perangkap serta monster tak akan menyerangku. Rumput-rumput ini sebenarnya monster yang merepotkan, mereka akan mengejar, melilit, dan diakhiri dengan tusukan yang akan menembus perutmu. Lantai 4 memang sedikit merepotkan.


Sudah dekat.


*Ting


Sebuah penghalang menutup jalanku.


Ini dia, di balik penghalang ini ada hutan.


Aku mengangkat tongkatku ke atas.


Aku bisa menggunakan sihir-sihir dasar termasuk sihir untuk membuka portal ini. Jumlah Mana-ku tak cukup untuk melakukan sihir teleportasi.


"Open the Barrier."


Penghalang perlahan menghilang.


Ini hanya sihir biasa, namun, aku tahu timming yang pas untuk merapalkan mantra. Semua akan mudah jika kau tahu polanya.


Aku masuk ke hutan.


Hutan ini terlihat mirip dengan Hutan Hijau.


Para monster diam melihatku dari segala arah.


Aku masuk semakin dalam, dedaunan pohon yang lebat menghalangi sinar matahari dari Dungeon. Kondisi hampir gelap sepenuhnya. Suara dedaunan yang dihembus angin membuat suasana menjadi tenang. Hal itu membuatku ingin berbaring di tempat ini.


Tidak, tidak, aku harus segera menemukan benda itu.


Beberapa waktu lalu aku sempat kesal karena tidak tahu cara mengembalikan kekuatanku. Namun, aku mengingat sesuatu di lantai 4 yang mungkin bisa kugunakan.


Jarum kompas mulai berputar tak beraturan. Energi di tempat ini telah menyebar.


Aku hampir sampai di tempat tinggal Elina.


Terlihat sebuah rumah kecil dari sela-sela pepohonan. Aku menuju ke rumah kayu itu.


Itu tempat tinggal Elina. Tempat teleportasi ke lantai selanjutnya bagi orang yang telah melewati seluruh rintangan di lantai ini. Tujuanku bukan itu.


Aku tepat berada di depan rumah Elina.


*Kreeeek


Suara pintu kayu yang terdengar nyaring.


Hal unik dari rumah kecil ini. Tampilannya seperti rumah kayu kecil, namun dalamnya seperti istana. Banyak barang mewah yang terletak di seluruh ruangan. Elina sebenarnya memiliki kepribadian unik, aku membuatnya memiliki obsesi besar terhadap Keluarga Kerajaan dan hal-hal mewah.


"Aku harus segera ke kamarnya."


Tempat ini terlalu luas. Kabar baiknya, rumah ini bukan rumah bertingkat.


Aku terus berjalan cepat menuju kamar Elina.


Karena kekuatanku telah hilang, dress yang kukenakan tak berfungsi. Seharusnya aku bisa berlari, karena dress akan ikut menyesuaikan pergerakanku, dan itu membutuhkan Mana. Masalahnya, Mana-ku sedikit!


Aku telah sampai di depan kamar Elina.


Napasku terengah-engah karena fisikku yang sangat lemah.


*Kreeeeek


Kamar Elina sangat berkilau dengan barang-barang mewah.


Aku tak tahu seberapa besar obsesinya, dia bisa menyembunyikan itu semua di balik wajahnya yang polos.


"Seharusnya ada di sini."


Aku berjalan menuju tempat tidur Elina, tepatnya dinding di sebelah kanan tempat tidurnya. Aku menggeser tempat tidurnya yang sangat berat.


"Hah ... hah ... sial, ini melelahkan."


Sebuah lingkaran sihir terlihat di dinding yang sebelumnya tertutupi oleh tempat tidur.


Lingkaran sihirnya masih aktif. Aku bisa mengambil benda itu.


Aku menutup lingkaran sihir itu dengan telapak tangan kananku. Kemudian, aku mengangkat tangan kananku dan sesuatu keluar dari lingkaran sihir itu.


Benda itu hanyalah sebuah tongkat kecil berwarna coklat. Ada fungsi lain dari benda itu, fungsi yang diciptakan oleh para GM sialan.


Mustahil para NPC mengetahui benda ini, karena hanya aku yang mengetahuinya, serta fungsi nyeleneh yang dimilikinya.


Aku berbaring di tempat tidur Elina.


Apa aku harus melakukan ini? Aku belum pernah menggunakannya. Tongkat ini berfungsi untuk menghilangkan seluruh efek sihir yang melemahkan tubuh. Lebih jelasnya, ini seperti membuka titik-titik aliran Mana pada tubuh yang terblokir. Aku tak tahu apa debuff dari Satan sama seperti itu. Tak ada salahnya mencoba, 'kan?


Dress ini, aku harus membukanya. Tidak, aku tidak akan membuka sepenuhnya. Hanya bagian atas!


Aku meletakan tongkat kecil itu di dadaku.


Tongkat kecil mulai bercahaya.


Tubuhku terasa aneh! Apa ini?!


[Apa-apaan bajingan ini?!]


Heh?


*Kreeek


Pintu kamar terbuka.


Itu Elina?!


Elina dengan cepat menuju ke tempatku. "Apa yang terjadi, Ibu?!"


Sialan! Mulutku tak bisa terbuka!


Elina mengambil tongkat kecil yang masih bercahaya itu dari dadaku.


*Krak!


Ia mematahkan tongkat itu.


"Tidaaaaak!"


"Ada apa, Ibu?!"


Tubuhku perlahan lemas, mataku terasa berat.


Tongkat yang kemungkinan bisa mengembalikan kekuatanku ... dihancurkan.


 -----------------------


Aku tertidur, lagi. Sepertinya aku masih di kamar Elina. Tubuhku terasa dingin, rasanya seperti tak mengenakan pakaian.


Tubuhku diselimuti oleh kain putih transparan yang sangat tipis. Terlihat seperti dress tidur. Aku bisa melihat dengan jelas bentuk tubuhku, untungnya Elina melapisi tubuhku sebelum mengenakan dress tidur ini.


Dress tidur ini dialiri oleh sihir.


Ini item Recovery Dress. Fungsinya untuk memulihkan stat pasca pertarungan. Biasanya ini digunakan ketika Player log out. Dengan mengenakan ini, stat akan pulih dua kali lipat lebih cepat. Jika Player log in, maka tak perlu menunggu lama untuk langsung bermain.


Perasaanku tidak nyaman sejak Daisy mengirim gagak hitam beberapa hari yang lalu. Aku masih tidak yakin mereka kalah.


Ngomong-ngomong, di mana Elina?


"Laki-laki tidak boleh masuk!" Terdengar suara gaduh dari balik pintu.


Mereka semua di sini?


"Lebih baik kalian melanjutkan pekerjaan kalian!" Elina meninggikan suaranya.


Suara gaduh pun berhenti.


*Kreeeek


Beberapa orang masuk ke kamar. Mereka semua wanita. Dress tidur ini yang membuat Elina mengusir NPC pria.


Huh ... aku juga pria, lho.


"Elina, Rayna, Rhea, Selene, Irene, Delila,"


Mereka semua berlutut sambil menyentuh tempat tidur dengan tangan kiri.


"Kami senang Ibu baik-baik saja," ucap Elina.


"Terima kasih atas perhatian kalian semua,"


"Maaf, Ibu, Saya ingin bertanya,"


"Silahkan, Elina,"


"Kenapa Anda tidak memanggil Saya jika ingin ke lantai 4? Dan, benda apa yang berada di dada Anda sebelumnya?"


Waaah ... aku dihujani banyak pertanyaan! Sepertinya aku harus menjelaskan tentang item spesial di setiap lantai.


Aku menjelaskan tentang item spesial dari setiap lantai. Aku lupa letak lokasi item spesial di beberapa lantai.


"Jadi begitu, di setiap lantai memiliki item spesial."


Elina dan yang lainnya menundukan kepala.


"Maafkan kami, Ibu, kami tak menyadari hal itu,"


"Tidak apa-apa, aku yang salah karena tidak memberitahu kalian,"


Satu-satunya harapanku telah dihancurkan. Item spesial di lantai lain semuanya berbeda. Jika sudah seperti ini, lebih baik aku harus cepat pergi ke Kerajaan Maphas.


Aku menatap keenam bersaudari itu.


Mereka saling melengkapi.


"Aku ingin pergi ke Kerajaan Penyihir Maphas. Aku ingin kalian berenam menemaniku,"


 -------------------------


Empat hari kemudian. Lantai 1.


"Apa Anda tak ingin membawa kami, Ibunda?"


"Kalian masih memiliki tugas di sini, Crocell. Kalian bisa menyusulku jika telah menyelesaikan tugas yang kuberikan,"


"Baik, Ibunda!"


Saatnya pergi. Kami akan terbang ke Kerajaan Maphas untuk menandai lokasi agar yang lainnya bisa menyusul dengan Gate.


Daisy, aku harap kau baik-baik saja.


Bersambung ....


Maaf karena update lama. Saya benar-benar disibukan dengan pekerjaan di dunia nyata, selalu ketiduran selepas kerja. Jadi tak sempat menulis cerita.


JANGAN LUPA LIKE & KOMEN, YA!


Kalian bisa support Author juga di sini biar Saya semakin semangat buat update :


https://saweria.co/hzran22


Bisa donasi dengan Gopay, OVO, dan Dana, ya.