
Chapter 10 : Kerajaan Elf
Saat ini aku telah berada di Kerajaan Elf. Lebih tepatnya berada di sekitar Kerajaan Elf. Sama seperti di Magic Infinity, Kerajaan Elf terletak di kedalaman hutan. Aku belum tahu hutan apa ini, tapi, aku banyak merasakan energi spirit di hutan ini. Sepertinya Elf memiliki hubungan dengan para spirit. Apa aku langsung hancurkan saja Kerajaan Elf itu? Tidak, tidak! Erish ada di sana! Elf terkenal karena sihirnya yang kuat. Sepertinya aku bisa mempelajari sesuatu dari mereka. Tunggu ... Apa aku masih bisa naik level? Levelku sekarang masih 4900, setelah membunuh Orc King, aku merasa sepertinya exp-ku bertambah. Mungkin aku bisa naik level.
Sekarang, aku dalam wujud Keres. Tentu saja, aku juga akan memainkan akting Ratu Kematian yang memalukan itu.
Aku berjalan menuju Kerajaan Elf dan memasuki hutan.
Dan juga menekan auraku sampai ke titik terendah, sama seperti orang biasa.
Beberapa spirit mulai memperhatikanku, aku bisa melihat mereka dengan jelas, dan mereka tidak menyadari itu. Mereka sepertinya tidak mencurigaiku dan menganggap aku makhluk lemah yang akan mati sebentar lagi.
Aku telah sampai.
Sudah kuduga, Elf memang hebat. Orang biasa tidak akan bisa melihat Kerajaan mereka. Elf memasang semacam penghalang di seluruh area Kerajaan. Penghalang itu akan menghasilkan efek ilusi, bagi orang biasa, itu hanya terlihat seperti hutan biasa, namun, aku bisa melihat dengan jelas Kerajaan Elf.
Sepertinya tidak boleh sembarangan menerobos penghalang. Pasti ada sihir deteksi yang telah mereka pasang di penghalang ini. Menggabungkan 2 sihir, Elf memang jenius. Tunggu ... Aku datang ke sini bukan menjadi penyusup! Lupakan! Aku hanya ingin membawa Erishku pulang!
Aku menerobos penghalang secara paksa.
Sepertinya mereka sudah menyadari keberadaanku. Aku berada tepat di atas Kerajaan Elf sekarang. Rasanya aku ingin menjatuhkan meteor besar ke tempat ini.
Aku melihat-lihat bangunan di bawah.
Sangat mirip dengan Kerajaan Elf di Magic Infinity.
"Bangunan besar itu pasti Istana Kerajaan,"
Ayo kita kejutkan mereka!
"Fire Ball Brust!" Aku menyerang dengan sihir bola api beruntun dan menghancurkan gerbang istana.
"Penyusup!" "Laporkan pada Raja sekarang!" Para Elf mulai bersiap-siap.
"Bawa aku menemui Raja kalian, Elf bodoh,"
"Sialan kau! Dasar Manusia rendahan!" "Para Pemanah! Tembak dia dengan busur sihir kalian!"
Ini dia.
Elf memiliki bakat alami sebagai Archer. Sayang sekali, itu semua tidak akan berguna.
Panah mereka langsung menghilang sebelum menyentuhku.
"Ba-bagaimana mungkin?!"
"Kalian sepertinya sudah menyadari betapa rendahnya kalian semua,"
Aku mengeluarkan pedangku untuk menyerang mereka dalam satu tebasan.
"Baiklah, aku akan segera bertemu Raja kalian." Aku mengayunkan pedangku.
*Swush! Duuar!
"Huaaaaaaaak!"
Aku memasuki Istana Kerajaan.
Wooah ... Sudah lama aku tidak menggunakan pedang ini. Pedang tempahan ras Dwarf edisi terbatas! Memiliki seluruh atribut dan buff yang sangat besar. Aku jadi ingin bertemu Dwarf di dunia ini. Pasti mereka memiliki senjata yang bagus.
"Raja! Istana diserang!" Para Elf melapor ke Raja mereka.
"Negative Brust!" Aku menyerang bewrapa prajurit Rlf dengan sihirku.
"Huaaaa!" "Tubuhku lenyap!"
Seperti dugaanku, Iblis di Kekaisaran itu menggunakan versi terendah dari Negative Brust milikku.
"Siapa kau?!"
"Fufufu ... Berani-beraninya Elf rendahan seperti kalian mencari masalah dengan Ratu ini,"
------------------------------
Wooah .... Istana ini sangat luas! Bahkan ruang takhtanya juga luas.
"Hmmmm ....?" Aku melihat Raja duduk di singgasananya dengan prajurit yang bersiap untuk menyerangku.
Aku melihat seorang gadis di dekatnya.
Ada gadis? Apa itu Manusia? Eh, itu Erish! Apa yang dia lakukan di sana? Dia mengenakan kalung. Begitu, ya, kalung itu menyegel sihirnya. Itu sangat menyiksa para Magic Caster. Tunggu ... Dia menangis? Apa yang ... Heh? Elf bajingan!
*Bum
"A-aura mengerikan a-apa ini?" Raja Elf melihatku dengan penuh ketakutan.
Maafkan aku, Erish, akan aku akhiri mereka sekarang juga.
"Eternal Mana Prison." Seseorang mengurungku dengan sihir.
Ini, 'kan? Jadi begitu, ini penjara sihir tingkat tinggi.
"Itu Putri Shara!" "Kita sema selamat!" seru para prajurit Elf.
"Putriku!" Raja langsung berlari ke arah Putri Elf.
"Ayahanda, apa kau terluka?!"
"Aku baik-baik saja, Putriku,"
"Siapa penyusup itu, Ayahanda?"
"Aku tidak tahu, dia tiba-tiba menyerang istana,"
Nama : Shara Tilian Arakano
Umur : 186
Ras : Elf
Job : Magic Caster
Tittle : Master of Ancient Magic
Level : 712
Master Sihir Kuno? Umur Elf itu terbilang masih muda untuk mendapatkan gelar itu. Apa maksudnya ini?
Aku menahan auraku agar tidak keluar.
Mungkin dia belum sempat merasakan auraku sebelumnya karena aku hanya mengarahkan auraku ke Raja Elf.
"Kau tidak akan bisa keluar dari sana, Manusia," ucap Putri itu.
"Hoh ... Jadi kau yang terkuat di Kerajaan ini?"
"Ada urusan apa kau kemari?"
"Kau tidak melihat gadis itu? Ratu ini datang untuk membawanya pulang, kalian para Elf telah menyerang desa tempat gadis itu tinggal,"
"Ayahanda, apa yang dikatakannya itu benar?"
"Dia berbohong! Gadis ini adalah budak yang sudah kami beli, hukum mati penyusup ini! Prajurit! Tembak dia dengan busur gelap!"
"Baik!"
"Tunggu, Ayahanda!" Putri Elf menahannya.
"Ada apa, Putriku?!"
"Hey, kau, aku tahu kau dapat melepaskan diri dari penjara Mana itu, berhentilah menekan auramu!"
"A-apa?!" Semua orang terkejut.
"Fufufufu ... Ahli Sihir Kuno, ya, sudah lama aku tidak mendengarnya,"
*Cring
Aku menghancurkan Mana Prison miliknya.
"Siapa kau sebenarnya?" tanya Putri Elf.
"Kembalikan gadis itu terlebih dahulu,"
"Tidak akan! Dia adalah bahan eksperimenku!" teriak salah satu Elf.
Eksperimen?
"Tuan Reis, serahkan gadis itu padanya,"
"T-tapi, Putri ... Baiklah,"
Erish berjalan perlahan ke arahku dengan tubuh yang sangat lemah. Dasar Elf bejat! Aku sebenarnya ingin menghancurkan Kerajaan ini, tapi, itu sangat beresiko jika Dewi sialan itu mengetahui keberadaanku.
Aku melihat wajah Erish yang dipenuhi kesedihan. Untuk pertama kalinya aku merasakan emosi semenjak datang ke dunia ini. Bahkan aku tidak terpengaruh saat Desa Liche dimusnahkan. Harusnya aku sudah menghapus gelar Kemanusiaan saat membuat karakter Keres dulu. Tapi, kenapa penderitaan Erish seperti tersampaikan kepadaku? Siapa kau sebenarnya, Erish?
"Sekarang, kami sudah mengembalikannya padamu, tolong tinggalkan tempat ini!" Raja meninggikan suaranya.
*Bum
Aku menambah auraku.
"Hiiiiii!" Raja menutup matanya dengan tangan.
"Meninggalkan tempat ini? Apa kau bercanda? Setelah kalian merenggut segalanya dari gadis ini, kalian kira Ratu ini akan pergi begitu saja?"
"Begitu, ya, baiklah, aku akan melawanmu! Aku tak peduli jika mati!" Putri Elf mengangkat tangan kanannya ke depan.
"Putriku! Apa yang kau katakan?!"
"Tidak apa, Ayahanda, aku akan melindungi Kerajaan Elf ini,"
"Fufufu ... Siapa bilang Ratu ini akan bertarung? Itu hanya membuang-buang waktu,"
"Apa yang kau bicarakan?"
"Ratu ini akan memberi kutukan pada kalian semua para Elf! Magic Area." Aku membuat lingkaran sihir skala besar yang mencangkup luas Kerajaan Ini.
Aku mengambil item berbentuk tongkat kecil di ruang dimensiku. Item ini akan memberi debuff kepada target, debuff itu tergantung dari apa yang diinginkan penggunanya. Tidak salah untuk menyebutnya kutukan.
"Aku, Keres Vasilissa, mengutuk kalian! Aku mengutuk kalian para Elf, kalian akan sulit mendapatkan keturunan! Mulai sekarang, kalian hanya bisa memiliki keturunan setiap 80 tahun sekali!"
*Cring!
Cahaya terang langsung menyelimuti Kerajaan ini. Item berhasil digunakan.
Item ini memiliki cooldown 100 jam. Biaya yang dibayar cukup besar! Aku menggunakan banyak MP karena jumlah target yang sangat banyak.
"Ke-keres Vasilissa, ka-katamu?" Putri Elf gemetaran, dia sangat terkejut.
*Bruk!
Putri itu langsung berlutut, hantamannya begitu keras sehingga gaun yang menutupi kakinya mengeluarkan darah.
Apa yang dia lakukan?
Bersambung ....