The Queen of Death Return

The Queen of Death Return
Pertemuan Yang Tidak Direncanakan



Chapter 12 : Malam Terpanjang


Hari ini acara penobatan yang mengundang seluruh Guild Petualang di Kekaisaran.


Untuk apa mengundang Petualang dari luar kota yang sama sekali tidak ikut serta dalam insiden turnamen?


Aku hanya sedikit penasaran tentang Petualang dari kota lain. Saat ini aku bersama dengan Ray. Aku sedikit gugup kalau sendirian. Malam ini mungkin akan sangat panjang.


Waktunya berangkat! Aku ingin makanan mewah dari Kekaisaran!


Aku dan Ray menuju ke Istana Kekaisaran. Lebih baik menggunakan teleportasi, tapi, itu tidak akan menyenangkan. Aku bukan tipe orang yang suka datang di awal.


Guild Master sepertinya juga akan datang ke acara itu. Dia memberiku quest untuk mencari informasi tentang Desa Sige. Apa yang harus kukatakan? Akulah sosok "Dewi" yang mereka sembah. Aku juga tak ingin seperti itu! Memalukan! Yah, tujuanku memang untuk mencari pengikut agar bisa menggeser posisi Dewi yang sekarang, tapi, aku tidak menyangka ini akan sangat memalukan!


"Nyonyaku, apa tidak masalah jika aku menemani Anda?" tanya Ray.


"Tidak masalah, dan panggil aku Alissa sekarang,"


"Ah ... Baiklah, Alissa." Wajah Ray memerah.


Kadal ini sudah gila. Memang aku terkesan dengan wujud manusianya yang sangat keren. Dia bisa mendapatkan banyak gadis dengan wujud seperti itu.


Ray sampai saat ini sudah menandai 6 dari 12 Penjaga Dunia. Dunia ini terlalu luas, bahkan lebih luas dari bumi. Mungkin gravitasi yang berat membuat makhluk di dunia ini menjadi kuat. Jika mereka dikirim ke bumi, mereka akan menjadi manusia super. Itu menurutku.


Dungeon rank SS yang ditemukan Ray juga membuatku penasaran. Ray bilang lokasinya ada di Kerajaan Karibian. Aku masih belum mengetahui nama-nama Kerajaan yang ada di dunia ini. Tapi, tentang Kerajaan Karibian, di sana tempat para Warrior kiat tinggal.


"Nona Hart." Seseorang datang menghampiriku.


"Kau ...."


Ternyata Guildmaster. Apa dia sengaja?


"Kebetulan sekali, ayo kita pergi bersama,"


"Terserah,"


"Sepertinya kau membawa rekan yang tidak biasa,"


Aku menyipitkan mataku.


Apa dia tahu Ray ras Naga?


"Eheem ... Itu hanya perasaanmu saja. Ray adalah pelayan pribadiku,"


"...." Ray langsung memasang wajah tersipu malu.


Kadal menyebalkan!


"Begitu, ya,"


"Guildmaster, apa semua Guild Petualang dari Kekaisaran akan hadir?"


"Benar. Berhentilah memanggilku Guildmaster, panggil aku Carl,"


"Baiklah, Carl,"


Aku masih mencurigai bajingan ini.


 -----------------------------


Kami telah sampai di Istana Kekaisaran.


*Krek


Pintu Istana terbuka.


Semua orang sudah berkumpul. Sangat ramai! Tunggu ... Akan aku lihat stat mereka.


Lemah! Petualang dari Ibukota jauh lebih baik. Ah, sudahlah. Sepertinya acara penyambutan akan segera dimulai. Aku berencana ingin memakai pakaian khusus acara Kerajaan, ternyata aku keliru, seluruh orang tetap memakai perlengkapan petualang. Aku selamat.


*Cring


Sebuah sinar terang menyorot bagian depan yang terlihat seperti panggung kecil.


Semua orang terdiam.


*Tok Tok Tok


Suara langkah kaki berjalan menuju tempat itu.


Seorang wanita cantik dengan pakaian mewah berjalan dengan elegan. Dia adalah Putri Anna.


Seperti biasa, dia cantik.


Putri Anna mengalihkan pandangannya ke arahku. Dia tersenyum dan menundukan kepalanya.


Dia bahkan bisa melihatku dari kejauhan.


"Terima kasih untuk para Petualang yang telah hadir di dalam acara perayaan penobatanku sebagai Kaisar yang baru. Karena kalian semua, Kekaisaran bisa terus berdiri hingga saat ini. Sekali lagi, terima kasih, aku akan memberikan penghargaan untuk para Petualang yang terlibat langsung saat insiden waktu itu,"


Huh? Aku tidak ingat ada penghargaan seperti ini.


*Prok Prok Prok


Suara tepuk tangan mengiringi para Petualang yang berjalan menuju podium.


Mereka sangat ramah. Penampilan bukanlah segalanya.


Aku tidak melihat Party Pahlawan.


Soul Control.


Ternyata mereka telah meninggalkan Kekaisaran. Baik, informasi apa yang bisa aku dapatkan dari Warrior yang bernama Lucas.


Huh? Menarik ... Aku akan mengirim Ray ke sana.


 -----------------------------


Semua Petualang yang terlibat dalam insiden waktu itu telah berbaris di podium.


Putri Anna tampak memberikan sesuatu kepada para Petualang.


Apa itu? Emas? Bukan. Seperti sebuah item.


Sekarang giliranku. Putri Anna memegang tanganku. Tunggu. Aku menyelipkan item komunikasi di tanganku, itu untuk Putri Anna. Itu sangat diperlukan.


Dia mendekatkan wajahnya ke arahku dan berbisik.


Aku tersenyum ke arah Putri Anna.


*Bum!


Aku merasakan aura membunuh yang diarahkan padaku.


Aura membunuh?


"Ada apa, Ya- Petualang Alissa?"


"Tidak apa, silahkan dilanjutkan, Putri Anna,"


Bajingan mana yang sengaja mengarahkan aura membunuhnya padaku!


[Ray, kau mendengarku?]


[Ada apa, Nyonyaku?]


[Ada orang yang mencoba merusak acara ini, pasang pelindung di seluruh Istana ini,]


[Dimengerti,]


Bajingan itu berani mencari masalah denganku. Aku tidak bisa menemukannya. Terlalu ramai. Dia pasti sudah sangat terlatih.


Aku kembali ke tempat dudukku. Banyak makanan mewah di depanku. Ini sangat menggoda! Aku harus menjaga sikapku.


 -------------------------------


Beberapa orang masuk ke ruangan.


"Wooah, itu mereka," ucap salah satu Petualang.


Mereka? Siapa? Dua laki-laki dan dua perempuan. Waah ... Tanpa melihat dengan mata penilaian, aku bisa merasakan aura mereka. Apa mereka sengaja melepaskannya?


Aku melihat ke arah Putri Anna.


Dia menghilang. Di mana dia?


Empat orang itu berjalan menuju ke meja yang kosong. Dan itu adalah mejaku! Yah, aku sendirian, dan Ray sibuk dengan pengamanan. Sialan. Ini membuatku canggung. Carl! Di mana kau?! Aku membutuhkanmu sekarang!


Mereka duduk di tempatku. Mejanya sedikit besar dan berbentuk lingkaran. Aku sendirian, bahkan Petualang lain enggan duduk di tempatku. Dan sekarang, empat orang ini yang menempati mejaku.


Huh ... Terserahlah, aku hanya ingin makan.


"Maaf, Nona, kami menganggu waktu makanmu." Salah satu dari mereka berbicara padaku.


"Tidak masalah, meja ini memang kosong,"


"Permisi, Nona dan Tuan Hart," Seseorang dari belakang datang menghampiri kami.


"Iya." Empat orang itu menjawab secara bersamaan.


Tunggu ... Hart? Nama keluarga mereka Hart?


"Kami akan membawakan makanan khusus untuk kalian, mohon ditunggu,"


"Baiklah, terima kasih,"


Aku hanya terdiam dengan makanan yang masih kukunyah.


Jadi, maksud Wyatt keluarga Hart adalah para Petualang ini?


Aku masih terdiam memikirkan semua ini. Aku benar-benar bingung sekarang. Aku menggunakan nama Hart karena itu nama yang dipakai di film kesukaanku! Apa-apaan semua ini?! Kenapa aku selalu dalam posisi yang menyusahkan?!


[Nyonyaku,]


Ray!


[Ada apa, Ray?]


[Aku sudah mengamankan seluruh Istana dengan penghalang terkuat milikku,]


[Kerja bagus, Ray,]


[....]


[Kembalilah sekarang, suasana di sini sangat tidak nyaman,]


[Baiklah, Nyonyaku,]


Di mana Putri Anna?


Aku akan menghubunginya.


[Putri Anna,]


[I-iya, Yang Mulia,]


[Di mana kau?]


[Saat ini sedang ada pertemuan khusus, apa ada masalah?]


[Tidak ada,]


[B-baiklah, Yang Mulia,]


Huh ... merepotkan.


*Tap


Seseorang memegang pundakku dari belakang.


Ternyata itu Carl! Aku sangat tertolong ....


"Yoo ... Nona Hart, apa kau sedang bersenang-senang?"


"...." Empat orang dari Keluarga Hart melihatku dengan tatapan tajam.


Sialan!


Bersambung ....