The Queen of Death Return

The Queen of Death Return
Bergabung Dengan Party



Chapter 11 : Keseharian Alissa Hart


"Kak! Jangan tinggalkan aku!"


"Hes-"


Aku terbangun dari tidurku.


Heh ... Apa itu mimpi? Aku bisa tidur senyenyak ini. Untung saja aku memilih ras Manusia untuk Keres. Terkadang tidur itu sangat diperlukan. Banyak Player yang memilih ras Undead, aku tak tahu kenapa, tapi, kelemahan Undead adalah sihir suci. Undead tidak butuh makan atau tidur! Lupakan itu. Siapa gadis yang ada di mimpiku tadi? Semua terlihat samar-samar. Apa itu ingatan Keres? Ah, ini membuatku semakin pusing!


Saat ini aku berada di penginapan. Sudah dua bulan semenjak insiden kudeta, semua masih terlihat kacau. Aku tidak membawa Hawk maupun Erish, mereka sedang fokus untuk menaikan level. Menggunakan Dungeon rank C sebagai tempat mereka menaikan level. Tentu saja, aku juga memberikan item yang memberikan buff untuk mempercepat naik level. Sampai sekarang aku masih memantau kondisi Erish, dia mulai membaik sekarang, namun, beberapa waktu lalu dia hamil! Itu karena para Elf itu. Karena Erish sangat membenci Elf, dia dengan tegas memutuskan untuk menggugurkan kandungannya. Aku tidak tahu metode apa yang digunakan untuk menggugurkan kandungan Erish, tapi, saat proses tersebut aku bisa mendengar suara Erish yang sangat kesakitan. Dan sejak saat itu, Erish jadi lebih terbuka kepadaku. Aku masih bingung dengan sikapnya, dan aku juga menyesal karena kelalaianku. Aku harap mereka bisa naik level dengan cepat. Ray mengawasi mereka jika bertemu dengan Bos Dungeon.


Tentang Ray, perkembangannya di luar perkiraanku! Dia sekarang sudah level 1000! Aku tidak tahu apa yang dilakukannya selama menyebarkan titik teleportasi. Tapi, dia bilang levelnya naik drastis beberapa hari setelah melakukan kontrak denganku. Mungkin itu karena dia baru menghubungkan Mananya dengan milikku saat menebar titik teleportasi, sehingga itu memicu levelnya naik. Jadi jumlah level yang naik itu tergantung si Pemilik Monster tersebut. Hmmm ... Menarik, apa aku bisa menggunakan kontrak pada Erish dan Hawk?


Aku berencana mengunjungi Sekte Hitam bersama kedua Putri bermasalah itu. Tapi, sepertinya akan tertunda sebentar karena acara penobatan Putri Anna. Dia sudah dinobatkan beberapa waktu lalu di hadapan masyarakat. Namun, ini acara penobatan khusus yang mengundang seluruh Guild Petualang di Kekaisaran. Itu dilakukan karena Petualang memiliki andil yang cukup besar dalam melawan para monster summon milik Iblis wanita itu. Aku yakin akan terjadi kekacauan di acara nanti, semua Petualang memiliki otak kecil! Mereka hanya menganggarkan ototnya!


Besok acaranya dimulai. Hari ini aku benar-benar tidak memiliki aktivitas. Aku berencana pergi ke Dungeon rank S yang ditemukan Ray, tapi, itu sepertinya terlalu terburu-buru.


"Huh ... Aku akan pergi ke Guild Petualang,"


 ------------------------


*Kreeek


Rasanya sedikit aneh saat sendirian ke tempat ini. Beberapa hari lalu Hawk selalu menemaniku. Baiklah, aku akan memilih quest.


Aku menuju papan quest dan mulai memilih quest yang cocok.


"Mengawal pedagang, mencari tanaman obat, menemani orang tua ke ladang,"


Sial! Quest macam apa ini?! Aku harus bertanya pada Nona Lily.


Aku berjalan menuju meja resepsionis. Tunggu ....


"Ayolah, Nona Lily, kami ingin membuat Party untuk menjelajahi Dungeon, kami kurang satu orang,"


"T-tapi, rank Dungeon itu tidak sesuai dengan kemampuan kalian,"


"Jangan remehkan kami,"


Aku mendekati meja resepsionis.


*Brak


Aku meletakan tanganku di atas meja, tapi ... Aku tidak sadar kalau suaranya akan sekeras itu.


Mereka semua melihatku.


Apa yang kalian lihat?! Itu membuatku gugup!


"N-nona Hart, ada yang bisa kubantu?" tanya Nona Lily.


"Maaf, Nona Lily, apa ada quest rank B atau S yang bisa aku jalani? Semua quest di papan tidak cocok denganku,"


"B-baiklah, aku akan cari,"


Pria yang berbicara dengan Nona Lily melihatku.


"Permisi, Nona, apa kau mau bergabung dengan Party kami?"


Party, ya? Aku tidak pernah ikut Party manapun selama di game, kecuali saat event raid besar-besaran, dan aku mengambil semua item dari party-ku.


"Untuk apa?" tanyaku.


"Kami ingin menjelajahi Dungeon rank B yang ada di hutan sebalah timur Kekaisaran,"


Wilayah Timur? Desa Sige ada di sana, kenapa Ray tak menandai Dungeon yang ini?


Hmmm ... Mereka berjumlah lima orang? Dan semua sangat lemah. Kenapa kalian tidak sadar diri, sih!


"Dungeon, ya, apa kalian yakin?"


"Kami sangat yakin! Dungeon itu memiliki banyak item dan harta karun,"


Kelihatannya menyenangkan, mungkin ada item yang berguna.


"Baiklah, aku akan ikut,"


"Sebelum itu, Nona Hart, Guildmaster ingin menemuimu,"


"Hmmm ...."


Apa yang diinginkan orang itu? Dia sudah membayarku saat selesai turnamen waktu itu.


"Guildmaster? Jarang sekali dia mengajak Petualang berbicara di ruangannya." Pria dari Party mengkerutkan keningnya.


Sepertinya dia penasaran. Guildmaster itu seperti sosok misterius, 'kah, di sini?


"Baiklah, aku pergi dulu, kalian bisa menunggu, 'kan?"


"Akan kami tunggu,"


 --------------------------


*Kreek


Aku masuk ke ruangan Guildmaster.


"Apa kabarmu, Nona Hart?" Guildmaster langsung menyapaku.


"Seperti biasa. Ada apa?"


Sepertinya hal merepotkan.


"Aku dengar kau akan pergi ke Dungeon di wilayah timur?"


Heh? Apa dia sengaja mengatakan itu?


"Hoh ... Padahal aku baru saja bergabung, tapi kau seperti memiliki mata-mata, ya,"


"Hahaha ... Eheemm ... Tidak, tidak, Lily yang memberitahuku dengan item yang bisa menangkap suara yang ada di sekitarnya, aku mendengarnya dari item itu,"


Item penyadap, ya.


"Jadi ... Apa yang kau inginkan?"


Guildmaster tampak terkejut dengan perkataanku.


Apa aku melakukan kesalahan?


"Eheeem ... Jika kau akan pergi ke sana, bisakah kau membantuku mengumpulkan beberapa informasi?"


"Informasi ...? Apa yang kau maksud?"


"Di sana ada desa, desa yang kalian selamatkan saat serangan Ogre,"


Gawat!


"Saat ini, prilaku mereka sangat aneh, mereka jadi percaya dengan Dewi, padahal pihak Kekaisaran sudah melarang mereka menyembah Dewi, tapi mereka bersikeras menolak. Mereka bilang Dewi yang mereka sembah berbeda dengan Dewi dari Gereja Suci. Apa kau tahu sesuatu?"


"Ah ... Aku tidak tahu." Aku memalingkan wajahku darinya.


"Hmmm ...."


Bajingan ini sepertinya mulai curiga.


"Baiklah, aku minta tolong, ini quest tambahan untukmu, Nona Hart,"


"Baiklah,"


Sialan! Kenapa harus aku?!


Aku harus berhati-hati pada Guildmaster mulai sekarang. Matanya sangat tajam, dia seperti bisa melihat celah yang kecil sekali pun. Guildmaster ini memiliki skill Appraisal Block, dia bisa memblokir mata penilaian yang mencoba melihat stat miliknya. Aku bisa saja melihat paksa stat miliknya, tapi itu terlalu beresiko! Dia pasti makin mencurigaiku! Siapa orang ini sebenarnya?


 -----------------------


Aku kembali menuju Party baruku. Walau mereka lemah, aku akan tetap membantu mereka. Aku ingin lihat seperti apa kerja sama tim di dunia ini. Seperti yang kalian tahu, banyak Party yang sudah menyerang Dungeon milikku, dan mereka memiliki kerja sama tim yang bagus.


"Maaf, sudah membuat kalian menunggu,"


"Tidak masalah, Nona Hart, ayo kita mulai penjelajahannya,"


Bersambung ....