ME And GHOST

ME And GHOST
Pembalasan 53



Setelah memeriksa kondisi dari ayahnya nadira, pak dokter menyarankan agar pak arya segera di rawat di rumah sakit.


"Bagaimana dok kondisi dari pak arya?" tanya ibunya erica.


"Ehm kondisi pak arya sudah cukup serius bu rosa! dia harus di bawa kerumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut!".


"Apa penyakit saya sangat parah dok?" tanya ayahnya nadira penasaran.


"Saya tidak bisa memastikannya secara rinci! tetapi secara garis besar menurut saya penyakit anda sangat serius dan harus di periksa secara menyeluruh agar bisa mengetahui dengan jelas penyakit apa yang anda derita!" ucap pak dokter sambil membereskan peralatannya.


"Baiklah kalau begitu pak arya harus segera di bawa kerumah sakit sekarang!" ucap ibunya erica.


"Ayah akan bisa cepat sembuh jika kerumah sakit sekarang!" ucap nadira.


"Baiklah kalau memang harus begitu! Bu siapkan semua pakaian kita untuk pergi ke kota!" ucap ayahnya nadira.


"Baik yah! ibu akan segera bersiap siap sekarang!" ucap ibunya nadira sambil masuk ke kamar untuk menyiapkan semua keperluan dan pakaian mereka.


"Aku akan membantu ibu bersiap siap dulu!" ucap nadine sambil masuk ke kamar.


"Pak arya mohon maaf sebelumnya! nadira dan nadine untuk sementara akan tinggal dirumah kami karena ada sesuatu yang harus diselesaikan!" ucap ibunya erica.


"Apa tidak merepotkan jika nadira dan nadine juga tinggal disana? kami sudah banyak merepotkan anda!" ucap ayahnya nadira.


"Tak apa apa pak!" ucap ibunya erica.


"Bu, kenapa nadira dan nadine ibu suruh menginap dirumah kita?" bisik ayahnya erica.


"Nanti ibu ceritakan setelah sampai dirumah yah! jangan disini nanti didengar oleh pak arya!" bisik ibunya erica.


"Ah iya baiklah bu!" ucap ayahnya erica.


"Kenapa maya dan tasya tidak muncul muncul kemari? dimana mereka berdua?" ucap erica didalam hati khawatir.


Tidak lama kemudian ibunya nadira dan nadine sudah selesai menyiapkan semua keperluan dan pakaian mereka.


"Ibu sudah selesai menyiapkan semuanya!" ucap ibunya nadira.


"Baiklah kalau begitu mempersingkat waktu kita berangkat sekarang!" ucap ayahnya erica.


"Baik pak daniel!" ucap ayahnya nadira.


"Dok tolong di bantu pak arya masuk ke dalam ambulance!" ucap ibunya erica.


"Baik bu rosa!" ucap pak dokter.


Setelah keluar dari rumah orang tuanya nadira dan nadine, erica melihat maya dan tasya berdiri di luar rumah bersama hantu nenek tua. Karena penasaran erica mendekatinya.


"Maya tasya kalian dari mana saja? aku mencari kalian dari tadi!" ucap erica.


"Erica ini neneknya nadira!" ucap maya.


"Apa kau yang telah menolong anak dan cucuku?" tanya hantu nenek itu.


"Iya nek! kenapa nenek belum bisa pergi dengan tenang?" tanya erica penasaran.


"Aku tak bisa tenang selama anakku masih terus sakit sakitan dan cucuku yang pergi jauh yang tak pulang pulang! aku sangat mencemaskan mereka!".


"Sejak kapan nenek meninggal dan menjadi penasaran seperti ini?" tanya erica.


"Aku meninggal sekitar 1 tahun yang lalu karena sakit yang ku derita!".


"Itu tepat setelah nadira bermasalah dengan rio!" ucap erica di dalam hati.


"Aku sangat mencemaskan mereka! tapi sekarang aku sudah tenang karena kau telah membantu mereka!".


"Nenek tenang saja! sekarang anak dan cucu nenek akan hidup dengan bahagia!" ucap erica.


"Aku sangat berterimakasih padamu! semoga tuhan membalas semua kebaikanmu nanti!" ucap hantu nenek itu.


"Aamiin nek!" ucap erica.


"Sekarang aku bisa pergi dengan tenang!" ucap hantu nenek itu.


Akhirnya hantu nenek itu pergi menghilang dari sana. Evan yang melihat erica berdiri di depan pohon beringin sendiri merasa sangat heran.


"Erica ayo kita berangkat!" teriak ibunya erica.


"Iya bu!" ucap erica sambil berjalan menuju mobil.


"Erica kau sedang apa disana sendirian?" tanya evan penasaran.


"Oo aku sedang melihat pohon disana kelihatan sangat bagus jadi aku pergi untuk melihatnya dari dekat!" ucap erica sambil masuk ke dalam mobil.


"Ooo begitu aku pikir kau seperti sedang berbicara dengan seseorang disana tadi!" ucap evan bingung.


"Masa aku berbicara sendiri disana evan!" ucap erica sambil tersenyum menatap maya dan tasya.


"Erica kita akan langsung kerumah sakit baru pulang kerumah! apa kalian ikut atau langsung pulang?" tanya ibunya erica.


"Bagaimana evan apa kau ingin pulang cepat atau ikut lagi?" tanya erica sambil menatap evan.


"Tentu saja aku akan menemanimu sampai pulang kerumah!" ucap evan.


"Kita akan ikut bu!" ucap erica.


"Baiklah kalau begitu!" ucap ibunya erica.


"Erica! aku dan tasya naik mobil bersama ayah dan ibumu saja! aku tak mau terhimpit lagi di dalam mobil!" ucap maya.


"Iya!" ucap erica.


"Kau berbicara dengan siapa erica?" tanya evan heran.


"Aku tidak berbicara dengan siapa siapa kok!" ucap erica.


"Tapi perasaanku dari tadi erica seperti sedang berbicara dengan seseorang tetapi kenapa aku tak melihat ada orang yang berbicara dengannya!" ucap evan di dalam hati heran.


"Duh sepertinya evan curiga padaku karena berbicara dengan maya dan tasya! pasti dia akan mengira aku aneh!" ucap erica di dalam hati.


Akhirnya mereka semua berangkat menuju ke rumah sakit untuk mengantarkan ayahnya nadira kesana. Sementara itu ibunya rio yang menyuruh seseorang untuk mencari keberadaan wanita yang telah disebutkan oleh rio, Orang itu telah menemukan semua wanita itu kecuali nadira. Karena belum menemukan nadira ibunya rio merasa sangat gelisah dan takut jika dia akan berada di tangan ibunya erica musuhnya.


"Bagaimana apa kau sudah menemukan semua wanita itu?" tanya ibunya rio pada orang yang disuruhnya.


"Maaf bu sandra! saya menemukan semua wanita yang ada di daftar nama itu kecuali yang bernama nadira!".


"Kenapa kau tak bisa menemukannya?".


"Rumahnya sudah kosong sejak tadi pagi dan sampai sekarang dia belum pulang kerumahnya!".


"Kemana wanita itu pergi? apa rosa sudah menemukan dan menyembunyikan wanita itu dariku!".


"Kita belum tahu pasti bu sandra! tapi saya akan menunggu di sekitar rumahnya dan menanyai orang orang di sekitar rumahnya!".


"Baiklah lakukan semuanya sampai kau menemukan dia! dan untuk wanita yang sudah kau temukan buat janji dengannya besok aku akan menemui mereka semua secara langsung bersama sama! bawa mereka semua kemari!".


"Baik bu sandra!".


"Baiklah kau boleh pergi!".


"Baik bu sandra!" ucap orang yang di suruh bu sandra sambil pergi keluar ruangan.


"Dimana wanita itu! jangan sampai dia berada di tangannya rosa! itu akan membuatku menjadi sulit untuk menyelamatkan rio dari penjara!" ucap ibunya rio khawatir.


"Bagaimana bu? apa semuanya sudah selesai?" tanya ayahnya rio.


"Hanya 1 wanita yang belum ibu temukan! tapi orang suruhan ibu akan terus mencarinya sampai ketemu! dan juga besok semua wanita yang telah ditemukan itu akan kemari!".


"Apa yang akan ibu lakukan pada mereka?".


"Tentu mereka akan aku berikan uang sebagai imbalan jika mereka tutup mulut dan menghilang! tapi jika mereka menolak tentu saja aku akan melenyapkan mereka dari dunia ini dengan berbagai cara!" ucap ibunya rio.


Ayahnya rio sangat mengkhawatir istrinya yang terlalu ambisi ingin memenangkan sidang dan menyelamatkan anaknya. Dia sangat takut jika istrinya melakukan hal hal yang sangat mengerikan dan dapat membahayakan keluarga mereka nanti.