
Nadira dan adiknya nadine pergi ke yayasan ibunya erica. Setelah sampai disana ibunya erica sudah sampai disana terlebih dahulu menunggu kedatangan nadira dan nadine.
"Sepertinya ini yayasan yang di katakan bu rosa!" ucap nadira sambil melihat kartu nama yang di berikan oleh ibunya erica.
"Betul kak! ayo kita masuk saja ke dalam dan tanyakan pada orang yang ada disana!".
"Baiklah ayo kita masuk ke dalam!" ucap nadira sambil berjalan masuk ke dalam yayasan bersama nadine.
"Selamat siang apa disini ada yang bernama bu rosa!" ucap nadira bertanya kepada pegawai disana.
"Tentu bu rosa ada! sekarang dia ada di ruangannya! maaf anda siapa? apa sudah memiliki janji dengan bu rosa?".
"Saya sudah buat janji dengan bu rosa untuk bertemu hari ini! saya nadira dan ini nadine adik saya!".
"Ah ternyata anda yang bernama nadira! silahkan bu rosa sudah menunggu anda di dalam! mari saya antar keruangan bu rosa!".
"Baik terimakasih!" ucap nadira sambil berjalan mengikuti pegawai itu.
"Anda sangat beruntung bisa bertemu dengan bu rosa dan keluarganya! mereka semua sangat baik dan suka membantu orang lain yang sedang dalam kesusahan!".
"Saya juga merasa begitu! bu rosa dan keluarganya sangat baik!".
"Saya sebelum bekerja disini dulu juga hidup susah! sampai bertemu dengan bu rosa dan pak daniel mereka menguliahkan saya sampai selesai! setelah selesai kuliah lalu saya bekerja disini membantu bu rosa mengurus yayasan!".
"Kaupun sangat beruntung bisa sampai sukses setelah bertemu bu rosa!" ucap nadira sambil menatap pegawai wanita itu.
"Walaupun mereka sangat kaya raya tapi mereka tidak sombong seperti orang kaya lainnya! bu rosa juga tidak memandang rendah orang lain!".
"Menurutku juga begitu bu rosa sangat mengesankan!".
"Ini ruangan bu rosa!".
"Tok tok tok" Suara pegawai itu mengetuk pintu.
"Masuk!" teriak ibunya erica.
"Kreeek" Suara membuka pintu.
"Siang bu rosa! ini nadira dan nadine ingin bertemu dengan anda!".
"Selamat datang nadira dan nadine! Mari masuk silahkan duduk!".
"Masuklah ke dalam!".
"Baik terimakasih sudah mengantar kami!" ucap nadira.
"Sama sama" ucap pegawai itu sambil menutup pintu.
"Siang bu rosa! maaf kami telah mengganggu anda!" ucap nadira.
"Ah tidak apa apa! memang saya telah menunggu kalian kemari! ayo silahkan duduk!".
"Terimakasih bu rosa!" ucap nadira dan nadine sambil duduk di sofa.
"Bagaimana kalian sudah membawa semua yang ku minta kemarin!".
"Ini bu rosa semua yang anda minta!" ucap nadira sambil memberikan map.
"Baik saya lihat semuanya dulu ya!" ucap ibunya erica sambil melihat isi dari map yang di berikan nadira dan nadine.
"Apa erica juga akan kemari bu rosa?" tanya nadira.
"Iya dia akan kemari sebentar lagi setelah pulang dari sekolah! dia dan pacarnya juga akan ikut menjemput orang tuamu di desa! ayah erica pun juga ikut!".
"Apa tidak merepotkan jika semuanya ikut pergi bu rosa?".
"Tentu tidak nadira kau tenang saja semuanya sudah kupersiapkan!".
"Baik bu rosa!".
"Ehm nilai kalian semuanya sangat bagus di atas rata rata! kalian berdua sangat pintar!".
"Terimakasih bu rosa atas pujiannya!" ucap nadira.
"Benarkah bu rosa!" ucap nadira senang.
"Kak akhirnya kita bisa kuliah sampai selesai dengan tenang sekarang!" ucap nadine senang.
"Iya nadine!" ucap nadira sambil memeluk adiknya.
"Dan untuk nadira kau harus menjalani pengobatan agar kecanduan alkohol dan frustasi yang kau alami dapat sembuh!".
"Tapi semua itu akan memakan biaya yang sangat mahal bu rosa!".
"Kau tenang saja itu juga akan di biayai oleh yayasan ini!".
"Benarkah! syukurlah kalau begitu!" ucap nadira.
"Kak akhirnya kau bisa sembuh!" ucap nadine.
"Iya nadine! kakakmu pasti akan sembuh total!" ucap ibunya erica.
"Dan untuk biaya hidup kalian selama kuliah itu juga akan ditanggung kalian akan diberikan uang saku setiap bulannya! dan untuk biaya pengobatan ayahmu itu di tanggung pribadi oleh saya dan suami!".
"Tapi biaya semuanya sangat mahal bu rosa! kami tak ingin merepotkan anda dan keluarga lebih banyak lagi!" ucap nadira.
"Tentu saja itu tidak merepotkan kami! bukankah kau pasti telah mendengar bahwa keluarga kami sangat kaya!" ucap ibunya erica sambil mengedipkan matanya pada nadira.
"Kau sudah seperti anakku nadira dan nadine! umur kalian tidak begitu jauh dengan erica anak saya!".
"Iya bu rosa! kami hanya merasa sangat begitu beruntung karena telah di bantu oleh anda! kami tak tahu lagi bagaimana cara membalas semuanya!" ucap nadira.
"Jika kau ingin membalasnya hanya ada satu cara!".
"Apa itu bu rosa?" tanya nadira penasaran.
"Ehm kalian hanya cukup belajar dengan rajin dan mendapatkan nilai yang bagus sampai lulus kuliah nanti!" ucap ibunya erica sambil tersenyum menatap nadira dan nadine.
"Tentu bu rosa kami pasti akan belajar dengan sangat rajin!" ucap nadira dan nadine.
"Dan untuk kalian berdua selama kasusnya rio sedang berjalan! aku ingin kalian tinggal sementara dirumahku!".
"Kenapa kami harus tinggal dirumah bu rosa untuk sementara waktu ini?" tanya nadira heran.
"Kau pasti tahu dengan ibunya rio bu sandra! dia pasti akan mencarimu dan memanfaatkan dirimu untuk menyelamatkan anaknya! kau pasti paham bagaimana sandra sebenarnya!".
"Iya bu rosa! bu sandra orang sangat mengerikan! dia juga yang memaksaku menggugurkan kandunganku waktu itu! bahkan dia mengancam akan membunuhku jika membuka semua kejahatan mereka!" ucap nadira.
"Itu yang kutakutkan nadira! aku juga tidak akan memaksamu menjadi saksi di pengadilan nanti! walaupun kau tak ingin menjadi saksi aku akan tetap melindungimu dari sandra!" ucap ibunya erica sambil menatap nadira.
"Benar kak kata bu rosa! kita harus bersembunyi dari bu sandra! dia orangnya sangat nekat bisa saja dia akan melukai kakak nanti!" ucap nadine sambil memegangi tangan kakaknya.
"Betul kata nadine! kita harus berhati hati pada sandra! Dan orang tuamu juga akan kulindungi dari sandra!".
"Baiklah bu rosa! aku sementara akan tinggal di rumah bu rosa!".
"Pilihan yang bagus! aku juga tak ingin kau di lukai oleh wanita jahat itu!".
"Terimakasih bu rosa atas semua bantuan anda!" ucap nadira.
"Sama sama nadira! O iya kita berangkat nanti setelah erica dan ayahnya sampai disini!" ucap ibunya erica.
"Iya bu rosa!".
"Aku juga telah menyiapkan sebuah ambulance untuk membawa ayahmu nanti!".
"Tak perlu bu rosa! pakai mobil biasa saja tidak apa apa!" ucap nadira.
"Bagaimana kau ini nadira! apa kau ingin kehilangan ayahmu jika terjadi sesuatu di dalam perjalanan ke rumah sakit! bukankah ayahmu sedang sakit parah!".
"Iya tapi bu!".
"Tak perlu tapi tapi! kau hanya duduk manis saja di dalam mobil semua sudah kupersiapkan!" ucap ibunya erica tersenyum pada nadira.
Setelah selesai berbicara pada nadira dan nadine ibunya erica menunggu kedatangan erica, evan dan suaminya. Mereka semua akan pergi bersama menjemput orang tuanya nadira. Nadira dan nadine merasa sangat senang dan bahagia setelah mendengar semua ucapan ibunya erica yang telah menolong mereka.