ME And GHOST

ME And GHOST
Kenyataan Yang Terungkap 87



 


 


Setelah bertemu dengan dokter wanita itu, Zio yang berniat mencari informasi darinya memanfaarkan dokter itu, karena Zio merasa jika dokter wanita itu akan sangat mudah untuk di pengaruhi dan bisa menjadi informannya untuk mengawasi Erica dan juga Evan secara tidak langsung.


 


"Perkenalkan namaku Diana, aku dokter yang bekerja di sekolah ini," ucap Diana.


 


"Jadi kau seorang dokter yang bekerja di sini?" tanya Zio.


 


"Iya betul, aku bekerja di ruang UKS sekolah ini, kau bisa lihat sendiri jika sekolah ini adalah sekolah yang elite dan banyak anak orang orang yang kaya yang bersekolah disini, jadi tentu saja mereka menginginkan ada seorang dokter yang bekerja disini untuk menjaga kesehatan anak mereka agar selalu bisa di awasi dengan baik," jawab Diana.


 


"Aku sangat menyukai seorang dokter yang selalu menolong orang yang sakit," ucap Zio.


 


"Apa itu berarti kau juga menyukaiku?" tanya Diana sambil menatap Zio.


 


"Tentu saja karena kau seorang dokter, bagaimana jika kita mengobrol di cafe saja agar bisa lebih nyaman," ucap Zio.


 


"Tentu saja aku mau, dengan senang hati aku akan ikut denganmu," jawab Diana.


 


"Silahkan masuk ke dalam mobilku, kita akan ke cafe di dekat sini," ucap Zio.


 


"Baiklah tentu," ucap Diana.


 


"Sepertinya wanita ini tertarik padaku, aku bisa memanfaatkannya," ucap Zio di dalam hati.


 


Kemudian Dokter Diana dan Zio masuk ke dalam mobil dan mereka pergi ke sebuah cafe yang tak jauh dari sekolah Erica dan Evan. Di dalam mobil Diana tak berhenti menatap Zio, setelah sampai di cafe itu mereka kemudian turun dari mobil dan masuk ke dalam cafe itu.


 


"Hai bu dokter! apa dia pacar anda bu dokter?" ucap salah satu pegawai cafe itu.


 


"Ah, tidak aku baru mengenalnya," jawab Diana sambil tersenyum.


 


"Aku pikir dia tadi pacar anda, karena kalian sangat cocok yang satunya tampan dan satunya cantik, kalian pasangan yang sangat serasi," ucap pegawai cafe itu.


 


"Aku pun mengharapkan jika itu terjadi," ucap Diana sambil menatap Zio.


 


"Ayo kita duduk sekarang, bukannya kita tidak bisa terlalu lama karena kau masih bekerja saat jam begini," ucap Zio.


 


"Ah iya betul," ucap Diana.


 


Lalu Dokter Diana dan Zio duduk di dalam cafe itu.


 


"Kalian ingin memesan apa?" tanya pegawai cafe itu.


 


"Kau ingin memesan apa Zio?" tanya Diana.


 


"Aku pesan orange juice saja," jawab Zio.


 


"Apa kau suka jus buah?" tanya Diana.


 


"Iya karena itu bisa menyehatkan badan," jawab Zio.


 


 


"Baiklah kami akan segera menyiapkannya," ucap pegawai cafe itu.


 


Lalu pegawai cafe itu pergi dan menyiapkan pesanan Diana dan juga Zio.


 


"Ooo iya bukankah kau tadi ingin menanyakan sesuatu padaku? apa itu?" tanya Diana penasaran.


 


"Ehm, sebenarnya aku tidak meminta bantuanmu untuk menanyai informasi tentang seseorang yang berada di sekolahmu," jawab Zio.


 


"Tidak apa apa kau boleh menanyakan apapun padaku, aku pasti akan menjawab apapun pertanyaanmu," ucap Diana.


 


"Apa kau mengenal anak yang bernama Evan dan juga Erica yang bersekolah disana?" tanya Zio.


 


"Tentu saja aku mengenal mereka, kenapa kau bertanya tentang mereka?" tanya Diana.


 


"Aku merasa pernah mengenal mereka, tapi aku lupa itu dimana," jawab Zio.


 


"Wajar saja mungkin kau juga mengenal mereka berdua, karena mereka anak yang sangat tampan dan juga cantik, apalagi mereka memang berasal dari keluarga yang kaya dan terpandang, apalagi Erica dia anak dari Pak Daniel pemilik perusahaan D&R grup yang terkenal itu, dia putri tunggal yang sangat kaya raya," ucap Diana.


 


"Apa kau mengetahui hal yang lain tentang mereka berdua?" tanya Zio.


 


"Hal yang lainnya, Ooo iya kemarin saat di sekolah Erica tiba tiba pingsan, dan dia dibawa ke ruang UKS untuk di obati, aku sangat terkejut saat melihat luka yang ada di tangannya saat itu, luka yang ada ditangannya seperti bekas sebuah peluru yang melesat dan mengenai tangannya karena ada seperti sisa timah panas yang menempel di dalam luka itu saat aku membersihkannya, dan juga dia terkena racun karena peluru itu, jadi kami langsung membawanya ke rumah sakit Rafael untuk segera di obati lebih lanjut," jawab Diana.


 


"Lalu apa yang terjadi selanjutnya pada Erica?" tanya Zio penasaran.


 


"Tentu saja dia segera di rawat apalagi dokter yang di rumah sakit itu mengenal Erica, saat itu datang seorang polisi wanita dan mengatakan jika Erica dan Evan membantunya untuk menangkap penjahat, makanya Erica mendapatkan luka itu, karena Erica terkena racun yang cukup berbahaya jadi dokter itu meminta pada polisi wanita itu yang kebetulan adala kakaknya Evan untuk mencari penawar racun itu dengan cepat agar bisa menolong Erica," jawab Diana.


 


"Apa polisi wanita itu mendapatkan penawar racunnya?" tanya Zio.


 


"Menurut kabar yang kudapatkan dari rumah sakit tadi malam jika Erica sudah sadar, mungkin dia sudah mendapatkan penawar racun itu, sepertinya hari ini dia juga sudah boleh pulang dari rumah sakit," jawab Diana.


 


"Erica dan Evan mereka anak anak yang sangat berani, karena mau membantu polisi untuk menangkap penjahat," ucap Zio.


 


"Aku juga merasa sedikit heran, karena sekarang Erica tiba tiba sangat ahli dalam bela diri, dan penampilannya yang berubah menjadi sangat modis dan tambah cantik dalam beberapa bulan ini," ucap Diana.


 


"Maksudmu berubah bagaimana? aku tidak mengerti?" tanya Zio.


 


"Dulu Erica dia anak yang sangat pendiam, dan penampilannya tidak begitu menarik walaupun dia cantik dan kaya, dia juga tidak pandai berkelahi, tapi dia berubah 180 derajat, aku merasa kadang kadang dia seperti orang lain, bukan seperti dirinya yang biasa aku kenal, dan juga Evan dan Erica mereka berdua berpacaran saat ini," jawab Diana.


 


"Ternyata kau sangat mengenal Erica dan juga Evan," ucap Zio.


 


"Aku mengenal setiap murid yang ada di sekolah itu, maka wajar saja jika aku tahu tentang mereka semua dengan baik," jawab Diana.


 


"Ternyata kau tidak hanya cantik dan  juga pintar mengamati orang lain yang ada di sekitarmu," ucap Zio.


 


"Tentu saja, apalagi jika orang itu sangat tampan dan juga cantik, aku pasti akan terus mengamati mereka," ucap Diana.


 


Zio terus bertanya pada Dokter Diana mengenai Evan dan juga Erica dan juga situasi di sekolah itu. Zio ingin memanfaatkan Dokter Diana untuk selalu bisa mengetahui informasi di sekolah itu terutama tentang Erica dan juga Evan, agar dia bisa mengamati mereka tanpa di curigai oleh orang lain.