ME And GHOST

ME And GHOST
Kenyataan Yang Terungkap 108



 


 


Sementara itu Bu Vira yang masih dalam perjalanan menuju ke alamat yang ada di biodata yang di kirimkan oleh Rian. Dia mencari alamat itu dan bertanya dengan beberapa orang yang dia temui untuk menanyakan alamat yang sedang dia cari.


 


"Alamat ini ada di sekitar wilayah ini, tapi tepatnya itu dimana? rumah rumah disini sangat banyak dan juga sangat rapat akan sulit mencarinya jika tidak menanyakan pada orang di sekitar sini," ucap Bu Vira sambil melihat sekelilingnnya.


 


Saat itu ada seorang wanita yang melintas di dekat Bu Vira.


 


"Maaf permisi, boleh aku bertanya pada anda?" tanya Bu Vira sambil mendekati wanita itu.


 


"Iya nona, kau ingin menanyakan apa padaku?" 


 


"Apa anda tahu alamat ini?" tanya Bu Vira sambil memperlihatkan alamat pada wanita itu.


 


"Ehm, alamat ini tidak jauh dari sini, kau terus saja dijalan ini dan akan menemukan rumah dengan nomor yang sesuai dengan nomor yang ada di alamat ini, tapi sepertinya ini rumah milik wanita yang bernama Dian itu," ucap Wanita itu.


 


"Apa anda mengenal wanita yang bernama Dian ini?" tanya Bu Vira.


 


"Tentu saja aku mengenalnya, dia sudah cukup lama tinggal disini, sekitar 8 atau 9 tahun yang lalu, tapi setelah dia bekerja di rumah orang kaya sebagai pelayan, dia sangat jarang terlihat lagi di rumahnya, hanya beberapa kali saja dalam satu bulan dia pulang, tapi ada juga seorang wanita yang berada di rumahnya selama satu tahun belakangan ini," jawab Wanita itu.


 


"Seorang wanita? apa anda juga mengenalnya?" tanya Bu Vira.


 


"Aku tidak mengenalnya karena dia tidak bergaul dengan kami, dia hanya keluar membeli bahan makanan dan berbelanja selebihnya dia tidak pernah keluar rumah."


 


"Kira kira seperti apa ciri ciri dari wanita itu?" tanya Bu Vira.


 


"Dia wanita sekitar berumur 30 tahunan, berkulit putih, berambut pendek, wajahnya cukup cantik, kalau namanya aku tidak tahu siapa, hanya aku pernah bertanya pada Dian jika dia mengatakan wanita itu adalah sepupunya itu saja yang kutahu," jawab Wanita itu.


 


"Apa dalam beberapa hari ini anda tidak bertemu dengan Dian?" tanya Bu Vira.


 


"Kalau bulan ini sepertinya dia belum pulang, entah kenapa aku belum melihatnya, mungkin saja besok atau lusa dia akan kemari, apa kau ingin bertemu dengannya?" tanya Wanita itu penasaran.


 


"Iya bu, saya ingin bertemu dengannya, baiklah kalau begitu terimakasih atas informasinya, saya akan melanjutkan ke rumahnya saja," jawab Bu Vira.


 


"Sama sama, semoga kau bisa bertemu dengannya," ucap Wanita itu.


 


Saat Bu Vira ingin masuk ke dalam mobilnya dia kembali di panggil oleh wanita itu.


 


"Nona! tunggu sebentar."


 


"Iya bu, ada apa?" tanya Bu Vira.


 


"Entah ini informasi yang penting atau tidak, tapi kejadian ini sudah sekitar 3 tahun yang lalu," ucap Wanita itu.


 


"Kejadian apa maksud anda?" tanya Bu Vira penasaran.


 


"Saat itu ada sekitar 3 mobil mewah datang kemari dan mengunjungi Dian, mereka semua memakai pakaian serba hitam, dan ada satu wanita yang berkacamata hitam yang wajahnya agak mirip dengan Dian dandanannya sangat modis dan terlihat sangat kaya sekali wajahnya juga cantik, berkulit putih dan berambut panjang, dia masuk ke dalam rumahnya Dian dan seperti terjadi keributan di dalam rumah itu, tidak lama kemudian wanita itu keluar dari rumahnya Dian dengan wajah yang sangat marah, lalu mereka semua pergi dari sana dan tak pernah kembali lagi kemari semenjak itu," ucap Wanita itu.


 


"Apa dia bos besar yang di katakan tuan Rian?" ucap Bu Vira di dalam hati.


 


 


"Tentu saja bukan bu, itu hanya dugaan anda saja, mana mungkin seorang pelayan biasa bisa terlibat dengan mafia," ucap Bu Vira.


 


"Ehm, betul juga katamu, baiklah kalau begitu silahkan pergi mengunjungi rumahnya Dian, maaf telah mengganggumu," ucap Wanita itu.


 


"Ah tidak apa apa bu, aku harusnya yang berterimakasih pada anda, kalau begitu saya permisi dulu," ucap Bu Vira.


 


"Iya nona," ucap Wanita itu sambil tersenyum.


 


Lalu BuVira masuk ke dalam mobilnya dan menuju ke arah yang dikatakan oleh wanita itu, sepanjang perjalanan Bu Vira melihat sekelilingnya untuk mencari nomor rumah yang ada di alamat itu. Tak lama kemudian dia menemukan nomor rumah yang sesuai dengan alamat itu.


 


"Rumah ini sesuai dengan alamat yang ada di biodata yang di kirimkan oleh Pak Rian," ucap Bu Vira.


 


Lalu dia memarkirkan mobilnya agak jauh dari rumah itu, dan dia kemudian turun dari mobil untuk memfoto rumah itu dengan handphonenya agar dapat mengirimkannya pada Rian.


 


"Foto ini akan kukirimkan pada Pak Rian," ucap Bu Vira.


 


Saat dia sedang memfoto rumah itu Bu Vira di hampiri oleh petugas keamanan disana, karena merasa penasaran dengan yang di lakukan oleh Bu Vira saat itu.


 


"Maaf nona, sedang apa anda disini?" 


 


"Dilihat dari pakaian yang dia pakai sepertinya dia seorang petugas keamanan di sini," ucap Bu Vira di dalam hati.


 


"Kenapa anda tidak menjawabku?"


 


"Iya pak, apa anda petugas keamanan disini?" tanya Bu Vira.


 


"Iya betul, anda sedang apa disini?"


 


"Maaf pak, saya ingin menanyakan apa itu benar rumahnya Dian?" ucap Bu Vira sambil menunjuk rumah itu.


 


"Iya betul, itu adalah rumahnya tapi sudah lama dia tidak pulang hanya ada sepupunya saja di dalam rumah itu, tapi dia sangat jarang keluar rumah."


 


"Ooo begitu, apa anda tahu nama sepupu dari Dian itu?" tanya Bu Vira.


 


"Dia tidak pernah menyebutkan namanya, dia wanita yang sangat pendiam dan tidak bergaul dengan tetangga yang ada di sekitar rumahnya, entah apa yang dia lakukan di dalam rumah itu sendirian saja, Bu Dian hanya pulang sesekali saja  kerumah itu."


 


"Apa tidak ada orang lain lagi yang tinggal disana selain dia?" tanya Bu Vira.


 


"Tidak ada, apa anda temannya Bu Dian?" tanya Petugas keamanan itu penasaran.


 


"Iya saya temannya, saya baru pertama kali kemari dan bermaksud menemuinya tapi karena dia tidak ada aku akan kembali lagi kemari lain kali untuk menemuinya," jawab Bu Vira.


 


"Baiklah nona kalau begitu saya permisi dulu."


 


"Iya pak," ucap Bu Vira.


 


Lalu petugas keamanan itu pergi dari sana, Bu Vira masih merasa penasaran dengan wanita yang berada di dalam rumah itu. Kemudian dia masuk ke dalam mobil untuk melaporkan informasi yang telah dia dapatkan itu pada Rian dan meminta petunjuk darinya. Bu Vira berniat juga ingin mencari tahu tentang wanita yang tinggal di rumah itu karena menurutnya itu sangat mencurigakan.