ME And GHOST

ME And GHOST
Kenyataan Yang Terungkap 110



Setelah beberapa kali mencoba tidur akhirnya Erica bisa tertidur juga. Maya merasa sangat khawatir melihat Erica yang sangat gelisah malam itu.


"Aku merasa khawatir pada Erica, jika hantu jahat itu memang sangat kuat, apa nanti Erica akan bisa mengalahkannya, sepertinya aku harus membicarakan ini pada Adrian, setidaknya dia akan tahu bagaimana cara untuk mengalahkan hantu jahat itu," ucap Maya sambil menatap Erica yang sedang tertidur.


Saat Erica telah tertidur pulas, di dalam mimpi Erica merasa seperti di sebuah ruangan yang sangat gelap. Erica merasa jika dia seperti ada di suatu tempat yang jauh dan ada sebuah pohon tua yang tumbuh disana. Karena merasa sangat penasaran lalu Erica mendekati pohon tua itu untuk melihatnya dari dekat.


"Dimana aku, ini seperti di dalam ruangan, tapi ini terlihat seperti tidak pernah aku datangi, disana ada sebuah pohon tua, aku akan melihatnya dari dekat," ucap Erica.


Setelah berada di depan pohon tua itu Erica menatap dan menyentuh pohon tua itu dengan tangannya.


"Kenapa pohon ini bisa tumbuh di dalam ruangan gelap ini?" ucap Erica heran.


Tiba tiba muncul sesosok wanita dari balik pohon tua itu, berwajah cantik, berambut putih panjang, memakai pakaian serba hitam, kukunya panjang, tubuhnya putih pucat, dia berjalan mendekati Erica.


"Halo Erica."


"Kenapa kau bisa tahu namaku? padahal kita belum pernah bertemu sama sekali?" tanya Erica.


Wanita itu tersenyum menatap Erica, saat dia menatap Erica dengan matanya yang tajam Erica merasakan kekuatan yang sangat jahat dari dalam dirinya.


"Hahahaha" Suara wanita itu tertawa.


"Siapa dirimu sebenarnya? kenapa kau bisa ada disini?" tanya Erica.


"Ini adalah tempatku, kau yang datang kemari untuk mengunjungiku," jawab Wanita itu.


"Aku merasakan kekuatan jahat darimu, apa kau hantu jahat itu?" ucap Erica sambil menatapnya.


"Aku senang kau bisa langsung menyadarinya, aku sudah sangat lama ingin bertemu langsung denganmu, kau seorang manusia yang membuatku sangat tertarik dengan kemampuan spiritual yang kau miliki membuatku ingin memiliki tubuhmu."


"Kau tak akan pernah bisa memiliki tubuhku, aku akan mengalahkanmu dan melenyapkanmu!" teriak Erica.


"Hahahahaha, apa kau bisa melakukan itu, dengan memasuki seorang manusia yang jahat aku membuat dia bertambah jahat melakukan semua kejahatan sehingga membuatku semakin bertambah kuat, aku pikir jika aku membunuhmu dan mengambil alih tubuhmu aku bisa lebih kuat dan bisa hidup kekal sebagai seorang manusia, bukankah itu bagus," ucap Hantu jahat itu sambil menatap tubuhnya Erica.


"Kau pasti terbunuh karena menjadi orang yang sangat jahat semasa kau hidup, dan menjadi hantu penasaran yang bersemayam di pohon tua itu untuk mencoba membalas dendam pada semua orang," ucap Erica.


"Aku telah menjadi hantu sudah lebih dari 300 tahun, aku telah mengumpulkan kekuatan yang jahat di dalam pohon ini dan juga diriku agar aku bisa membalaskan semua dendamku pada semua orang, mereka semua harus merasakan kesedihan, kejahatan yang akan selalu ada di sekitar mereka akan membuat semua orang menjadi ketakutan dan akan saling membunuh satu sama lainnya, itulah tujuanku," ucap Hantu jahat itu.


"Aku tak akan membiarkan semua itu terjadi, pasti juga kau yang telah membunuh temanku Maya," ucap Erica.


"Maya, hantu yang selalu berada di dekatmu itu, sepertinya manusia yang kurasuki itu yang membunuhnya, karena dia selalu ingin menggagalkan rencana jahat kami," ucap Hantu jahat itu.


"Dimana kau dan bos besar itu menyembunyikan tubuhnya Maya?" tanya Erica.


"Aku tak akan mengatakan itu padamu, kau bisa mencarinya sendiri," ucap Hantu jahat itu.


"Aku akan memastikan melenyapkanmu dan menjebloskan bos besar itu ke penjara!" teriak Erica.


Hantu jahat itu kemudian mendekati Erica dan mencekik lehernya.


"Coba saja jika kau bisa melenyapkanku! kuakui memang kekuatanmu sekarang telah semakin bertambah, kau harus berpikir lagi jika ingin melawanku hanya mengandalkan kekuatanmu yang sekarang," ucap Hantu jahat itu.


"Lepaskan aku!" ucap Erica sambil memukul mukul tangan hantu jahat itu yang masih mencekiknya.


Lalu hantu jahat itu melepaskan tangan dari lehernya Erica.


"Jika saja aku tidak menginginkan tubuhmu pasti aku akan membunuhmu sekarang juga, nanti akan tiba waktunya aku akan membunuhmu dan juga hantu yang bernama Maya itu," ucap Hantu jahat itu sambil menatap Erica.


"Kau tak akan pernah berhasil melakukan itu, kejahatan pasti akan kalah," ucap Erica.


"Kita lihat saja nanti, lebih baik kau kembali sekarang ke tubuhmu sebelum aku berubah pikiran untuk membunuhmu sekarang," ucap Hantu jahat itu.


Hantu jahat itu kemudian mendorong Erica, kemudian Erica terbangun dari tidurnya.


"Tidak!!!" teriak Erica.


Mendengar Erica yang berteriak membuat Maya menjadi terkejut.


"Ada apa Erica? kenapa kau sampai berkeringat seperti ini?" tanya Maya khawatir.


"Aku bermimpi bertemu dengannya Maya," jawab Erica sambil mengusap keringat yang ada di wajahnya.


"Bertemu dengan siapa Erica? kenapa ada luka di lehermu seperti luka dari goresan kuku?" ucap Maya sambil menatap lehernya Erica.


"Benarkah ada luka di leherku?" tanya Erica sambil memegang lehernya.


"Iya Erica," jawab Maya.


Lalu Erica bangun dari tempat tidurnya dan berjalan menuju ke cermin untuk melihat luka yang ada di lehernya.


"Ini benar benar luka goresan dari kukunya saat mencekikku tadi," ucap Erica.


"Siapa yang telah mencekikmu Erica? bukankah tadi malam kau tidak kemana mana dan hanya tidur sampai sekarang," ucap Maya heran.


"Aku bertemu dengan hantu jahat itu di dalam mimpiku," jawab Erica.


"Bertemu dengan hantu jahat itu! bagaimana bisa Erica?"


"Dia memanggil arwahku untuk mendatanginya, aku berada di sebuah ruangan yang sangat gelap dan ada sebuah pohon tua disana, kemudian hantu jahat itu muncul di hadapanku, ternyata hantu itu seorang hantu wanita," jawab Erica.


"Apa dia yang telah melukai lehermu?" tanya Maya.


"Iya Maya, dia mencekik leherku, dan mengancam akan membunuhku dan mengambil tubuhku," jawab Erica.


"Hantu jahat sialan! berani sekali dia ingin melukaimu, aku akan membuat perhitungan dengannya!" teriak Maya marah.


"Dia tampak sangat kuat Maya, kita membutuhkan bantuan untuk menghadapinya nanti, dia memanfaatkan orang orang yang jahat untuk menambah kekuatannya selama ini," ucap Erica.


"Jadi maksudmu dia merasuki boa besar itu untuk menambah kekuatannya agar bisa bertambah kuat dengan mempengaruhi bos besar itu agar selalu berbuat jahat?" tanya Maya.


"Iya Maya, dia juga ternyata terlibat dalam pembunuhanmu dengan bos besar itu, kita harus mencari tahu dimana mereka menyembunyikan tubuhmu," ucap Erica.


"Bagaimana cara kita agar bisa menemukan tubuhku? bos besar itu saja kita belum bisa menemukannya," ucap Maya.


"Kau tenang saja kita akan segera menemukannya, jika Rian telah berhasil menyelidiki wanita yang bernama Dian itu," ucap Erica.


Maya merasa sangat khawatir dengan keselamatan Erica, apalagi setelah tahu hantu jahat itu telah menemui Erica di dalam mimpinya dan telah melukai Erica. Maya berniat ingin meminta bantuan Adrian secepatnya agar Erica tidak di lukai lagi oleh hantu jahat itu.