
Erica dan Evan yang sangat terkejut setelah mengetahui Maya telah mengingat semua masa lalunya dengan bantuan Adrian, Maya kemudian menceritakan apa yang dia ingat dan yang di katakan oleh Adrian mengenai hantu jahat yang merasuki bos besar itu.
"Maya, jadi sekarang kau pasti telah mengetahui semua penyebab kematianmu dan juga orang orang yang terlibat di dalamnya?" tanya Erica.
"Iya Erica, semuanya aku ingat sampai hal sekecil apapun, bos besar itu membunuhku karena aku berusaha untuk menyelidiki bisnis narkotika yang dia miliki, sedangkan Irfan bekerjasama membunuhku dengan bos besar itu karena aku juga berusaha menyelidiki kasus kecelakaan yang menimpa orang tuanya Rian, karena aku mencurigai jika kecelakaan yang terjadi pada orang tua Rian adalah perbuatannya," jawab Maya.
"Aku tak menyangka jika Om dari Rian juga terlibat pembunuhanmu Maya," ucap Erica.
"Lalu apa lagi yang di ingat oleh Maya Erica?" tanya Evan.
"Maya lanjutkan saja ceritamu, agar kita bisa tahu langkah apa yang harus kita ambil selanjutnya," ucap Erica.
"Bagaimana dengan Evan dia tidak bisa mendengarku?" tanya Maya.
"Ooo iya aku sampai lupa jika Evan tak bisa melihatmu, Evan kau pegang tanganku agar bisa melihat dan mendengar semua ucapan Maya," ucap Erica.
"Baiklah," jawab Evan.
Lalu Evan memegang tangannya Erica, dia menutup matanya lalu membukanya secara perlahan. Saat Evan membuka matanya lagi dia bisa melihat Maya yang sedang duduk di jok belakang mobilnya sambil menatap dirinya.
"Maya, aku bisa melihatmu lagi," ucap Evan.
"Hai Evan, senang kau bisa melihatku," ucap Maya sambil tersenyum.
"Lanjutkan ceritamu Maya," ucap Erica.
"Baiklah Erica, Adrian mengetahui setelah melihat juga di ingatanku bahwa bos besar itu memang telah dirasuki oleh hantu jahat itu, Adrian telah mencari hantu jahat itu selama ini," ucap Maya.
"Kenapa Adrian ingin mencari hantu jahat itu?" tanya Maya.
"Karena Adrian ingin segera melenyapkan hantu jahat itu, orang tua Adrian telah di bunuh oleh hantu jahat itu saat dia merasuki seorang manusia, setelah membunuh orang tuanya Adrian hantu jahat itu kemudian menghilang, itu terjadi sekitar 15 tahun yang lalu, hantu jahat itu akan selalu menebarkan kejahatan dan memakan korban korban yang tak bersalah selama dia merasuki seorang manusia, apalagi jika yang di rasukinya memang benar benar orang jahat dia akan semakin bertambah kuat," jawab Maya.
"Aku rasa hantu itu memang harus di lenyapkan, tapi bagaimana caranya itu pasti akan sangat sulit, apalagi sekarang dia merasuki bos besar itu, kita juga tidak tahu bagaimana wajah bos besar itu dan keberadaannya saat ini," ucap Evan.
"Adrian mengatakan padaku jika Erica yang bisa melakukan itu," jawab Maya sambil menatap Erica.
"Aku, bagaimana mungkin Maya? aku tidak begitu kuat seperti Adrian," ucap Erica.
"Kau sangat kuat Erica, kau belum menyadari itu karena kekuatanmu belum sepenuhnya keluar, tapi Adrian akan membantumu agar semua kekuatan spiritual yang kau miliki bisa keluar dengan sempurna dari dalam tubuhmu Erica," jawab Maya.
"Kau tenang saja Erica, Adrian akan membantu kita, dia juga akan membantumu agar bisa lebih kuat lagi, yakinkan dirimu mulai sekarang bahwa kau bisa menghancurkan hantu jahat itu dan juga orang orang jahat di sekitarnya," ucap Maya.
"Betul Erica, kau harus yakin dengan dirimu sendiri jika kau pasti bisa melakukan semua itu, aku akan selalu mendukungmu Erica," ucap Evan.
"Bagaimana dengan Rian? apa orang suruhannya telah mengetahui tentang wanita yang bernama Dian itu?" tanya Maya penasaran.
"Bu Vira yang di perintahkan Rian untuk menyelidiki wanita yang bernama Dian itu, hari ini dia meminta libur satu hari pada Rian, maka kesempatan ini di pergunakan oleh Rian untuk mengikuti wanita yang bernama Dian itu, agar kita tahu apa saja yang telah dia rahasiakan selama ini, aku merasa jika dia memang benar benar saudara dari bos besar itu," jawab Erica.
"Aku pun merasa hal yang sama Erica saat aku dan dia berada di sebuah restoran itu, aku yakin dia juga bekerjasama untuk membuatku tak sadarkan diri dan bisa di bawa ke danau itu dan di bunuh oleh mereka, tapi Erica saat aku hampir kehabisan nafas di dalam danau itu karena di tenggelamkan oleh mereka, aku melihat ada sebuah tangan yang sepertinya menarikku ke permukaan danau saat itu, tapi setelahnya aku tak bisa mengingat apa apa lagi, Adrian mengatakan padaku jika ada kemungkinan jika diriku masih hidup," ucap Maya.
"Apa kau arwah yang tersesat dan tak bisa kembali ke tubuhmu Maya?" tanya Erica.
"Itu bisa saja Erica, kau ingat yang terjadi juga padaku saat aku menjadi arwah yang tak bisa kembali ke tubuhku saat itu, tapi kau membantuku sehingga aku bisa kembali sadar," ucap Evan.
"Iya Erica, ada kemungkinan diriku sama seperti Evan dulu, tapi itu belum pasti sebelum kita menemukan siapa orang yang menarikku dan menolongku dari danau itu," ucap Maya.
"Kira kira siapa orang itu? apa dia salah satu orang dari bos besar itu?" ucap Erica.
"Bisa saja itu terjadi Erica, jika kita bisa menemukan bos besar itu kita pasti bisa mendapatkan petunjuk ke arah sana, orang yang menarik Maya dari dalam danau pasti akan muncul," ucap Evan.
"Aku melihat tangan itu, dan seperti tangan seorang wanita," ucap Maya.
"Apa itu wanita yang bernama Dian yang telah menarikmu dari dalam danau?" tanya Erica.
"Bagaimana kau bisa memikirkan jika dia adalah orangnya Erica?" tanya Evan.
"Itu bisa saja, karena menurutku saat bertemu dengannya di rumah Rian, wajahnya tidak menampakkan jika dia adalah seorang penjahat seperti yang lainnya, aku merasa ada sesuatu saat pertama kali melihatnya, apalagi saat kita menyebutkan nama Maya di hadapannya, dia tampak sangat terkejut saat itu," jawab Erica.
"Kita harus menunggu kabar dari Rian saat ini, kita tidak boleh bertindak gegabah, dalam menghadapi hal ini," ucap Maya.
"Betul Erica, kita harus menunggu kabar daro Rian mengenai hasil dari penyelidikan mereka pada wanita yang bernama Dian itu hari ini," ucap Evan.
"Baiklah, memang lebih baik kita menunggunya, dan sekarang lebih baik kita pulang dulu agar orang yang mengikuti kita dia tidak merasa curiga, kita akan saling berbicara melalui telpon saja, sampai mendapatkan kabar yang pasti dari Rian, jika kita telah mendapatkan kabar itu, kau hubungi Kak Jenni untuk menangkap orang yang mengikuti kita, agar kita bisa bergerak lebih cepat jika tidak di ikuti lagi olehnya," ucap Erica.
"Baiklah Erica, kalau begitu aku akan mengantarkan dirimu pulang terlebih dahulu," ucap Evan.
Evan melepaskan tangannya dari tangan Erica, dan dia tidak bisa melihat Maya setelah itu. Setelah selesai berbicara di dalam mobil, Evan mengantarkan Erica pulang ke rumahnya dan menunggu kabar dari Rian untuk melakukan rencana selanjutnya.