ME And GHOST

ME And GHOST
Mulai mendapatkan petunjuk 8



Evan menggendong erica sampai ke mobilnya, lalu evan mengantarkan erica pulang kerumahnya. Cindy yang melihat evan menggendong erica di depan banyak orang membuatnya bertambah cemburu dan marah. Dia bertekad akan mencelakai erica dan membuat evan menjauh dari erica.


"Lihat saja nanti erica! tidak lama lagi senyum di wajahmu akan menghilang berganti dengan kesedihan!!" ucap cindy.


Sementara itu hantu tasya yang mendengar percakapan cindy dan rio berencana untuk memberitahu erica dan maya, agar berhati hati dengan cindy dan rio.


"Erica!! aku akan langsung mengantarmu pulang, nanti malam aku akan menjemputmu untuk makan malam bersama" ucap evan sambil menyupir mobilnya.


"Baiklah evan!".


"Hari ini aku sangat senang bersamamu erica!".


"Aku pun begitu evan, baru pertama kali di dalam hidup aku merasa sangat senang" ucap erica tersenyum menatap evan.


"Kau sudah melakukan yang terbaik hari ini erica aku bangga padamu" ucap evan sambil mengusap rambut erica.


"Kalian membuatku menjadi sangat iri!!" ucap maya sambil menatap erica dan evan.


Erica yang mendengar ucapan maya langsung tersenyum.


"Erica kita sudah sampai dirumahmu, apa perlu aku mengantarmu ke dalam?" tanya evan.


"Ah tak perlu evan aku masih bisa berjalan sendiri" ucap erica.


"Baiklah, kau berjalan pelan pelan saja! Sampai jumpa nanti malam erica" ucap evan.


"Iya evan, sampai jumpa nanti malam" ucap erica sambil turun dari mobil evan.


Erica kemudian masuk ke dalam rumahnya, Ibunya erica yang melihat kondisi kaki erica yang di perban langsung terkejut dan khawatir.


"Erica!! apa yang terjadi dengan kakimu?" teriak ibunya erica terkejut melihat erica.


"Tidak apa apa bu!! hanya memar saja sedikit" ucap erica.


"Kenapa bisa sampai seperti ini? siapa yang melakukannya?".


"Aku hanya terjatuh saat bertanding tadi bu!! tak perlu khawatir sebentar lagi sudah sembuh".


"Ini harus di periksa dokter, ayo kita kerumah sakit untuk memeriksanya!!".


"Tak perlu bu ini hanya memar saja!! panggil dokter saja kerumah, tak perlu harus kerumah sakit".


"Ibu takut nanti terjadi apa apa padamu sayang".


"Erica tidak apa apa bu, erica hanya butuh istirahat saja!!".


"Baiklah ibu akan menelpon dokter dan menyuruhnya kemari untuk memeriksamu".


"Baiklah bu, erica masuk ke kamar dulu!".


"Biar ibu antar sampai ke kamar sayang!!" ucap ibunya erica sambil membantu erica berjalan.


"Terimakasih bu" ucap erica tersenyum.


"Bik!! tolong telpon dokter dan suruh dia kemari untuk periksa erica!!".


"Baik nyonya!!".


Ibunya erica mengantarkan erica sampai ke kamarnya.


"Kau istirahat saja dulu di tempat tidur, sebentar lagi dokter datang kemari dan memeriksamu" ucap ibunya erica sambil membantu erica berbaring di atas tempat tidur.


"Iya bu!!".


"Ibu tinggal sebentar ya! ibu akan menelpon ayahmu" ucap ibunya erica keluar dari kamarnya erica.


"Begitu banyak orang yang sayang padamu erica!! membuatku sangat iri" ucap maya tersenyum.


"Aku pun menyayangimu maya!!" ucap erica.


Tiba tiba hantu tasya muncul di kamarnya erica.


"Erica!!" teriak hantu tasya.


"Haaah, tasya kau mengejutkanku saja dengan muncul tiba tiba di kamarku!!" ucap erica.


"Maafkan aku jika mengejutkanmu".


"Ada apa tasya kau datang kemari?" tanya maya penasaran.


"Aku ingin memberitahukan padamu, jika rio berniat akan melakukan sesuatu padamu, dia bersekongkol dengan cindy temanmu untuk menjebakmu erica!!".


"Perempuan sialan itu benar benar tidak jera!!!" ucap maya kesal.


"Apa yang dia rencanakan tasya apa kau mengetahuinya?" tanya erica.


"Dia berniat ingin menidurimu agar kau menjadi miliknya sepenuhnya!!".


"Wah, laki laki ini sudah menunjukkan niat jahatnya padamu erica!!" ucap maya.


"Kemungkinan besok malam rio dan cindy berencana menjebakmu, tapi aku tak tahu dia akan membawamu kemana untuk melakukan itu padamu!!".


"Tunggu erica!! apa dia akan membawamu ke puncak, bukankah disana ada villa keluarganya" ucap maya.


"Di tempat itu juga dia telah mengubur tubuhnya tasya" ucap erica.


"Aku tak ingin kau menjadi korban sepertiku erica!!" ucap hantu tasya.


"Kau benar maya! aku akan berdiskusi dengan evan dan membuat rencana untuk menjebak mereka berdua!!" ucap erica.


"Kau harus berhati hati erica kita tak tahu apa lagi rencana jahat mereka" ucap maya khawatir.


"Iya maya, nanti malam aku akan berbicara dengan evan dan intan sahabat tasya!!".


"Aku harap kau berhati hati erica, Rio dia orang yang benar benar jahat jika dia marah" ucap hantu tasya.


"Terimakasih tasya atas informasinya, sehingga aku bisa lebih berhati hati dengan rio dan cindy!!" ucap erica.


"Baiklah erica aku pergi dulu dari sini!!" ucap hantu tasya.


Lalu hantu tasya pergi menghilang dari kamarnya erica. Maya yang mendengar rencana rio dan cindy yang ingin mencelakainya membuatnya sangat kesal dan marah.


"Lihat saja erica jika mereka berani menyentuhmu aku akan membalas mereka sehingga mereka akan menyesal karena telah berani mengganggumu!!" ucap maya marah.


"Terimakasih maya karena selalu mengkhawatirkanku" ucap erica tersenyum.


"Jelas aku mengkhawatirkanmu kau sudah kuanggap seperti saudaraku erica".


Erica sangat senang mendengar ucapan maya.


"Erica!!" teriak ibunya erica.


"Iya bu!!".


"Silahkan masuk dok! tolong di periksa erica" ucap ibunya erica sambil menyuruh dokter masuk ke dalam kamarnya erica.


"Baik bu, saya akan memeriksa erica" ucap pak dokter.


"Erica kau harus beri tahu dokter yang mana saja kau sakit!!".


"Iya bu!!".


"Yang mana saja kau rasakan sakit erica, selain kakimu?" tanya pak dokter.


"Tidak ada yang sakit dok, cuma kaki saya saja yang sedikit sakit karena terjatuh saat bertanding tadi" ucap erica.


"Baiklah akan kuperiksa!!" ucap pak dokter.


"Bagaimana dok? apa anak saya baik baik saja?" ucap ibunya erica khawatir.


"Anak ibu baik baik saja dia hanya cedera sedikit di kakinya, sekitar 1 minggu nanti sudah pulih kembali" ucap pak dokter.


"Ooo syukurlah, terimakasih dok!!" ucap ibunya erica.


"Saya akan memberikan resep obat untuk erica" ucap pak dokter sambil menulis resep untuk erica.


"Baik dok", ucap ibunya erica.


"Ini resepnya" ucap pak dokter sambil memberikan kertas resep ke ibunya erica.


"Terimakasih dok!".


"Erica hanya perlu istirahat yang cukup saja, Baiklah saya permisi dulu" ucap pak dokter keluar dari kamarnya erica.


"Pak darmin!!" teriak ibunya erica.


"Iya nyonya!!" jawab pak darmin.


"Tolong belikan erica obat di apotik, ini resep dan uangnya" ucap ibunya erica sambil memberikan resep dan uang ke pak darmin.


"Baik nyonya" ucap pak darmin.


"Erica kau istirahat saja hari ini di kamarmu!!".


"Tapi bu nanti malam akan ada acara makan malam bersama dengan semua tim dan pak guru untuk merayakan kemenangan hari ini" ucap erica.


"Tapi kau harus istirahat erica".


" lYang sakit hanya kakiku saja bu, kenapa erica tidak boleh, apalagi nanti malam hanya makan bersama saja" ucap erica sedih.


"Heem baiklah kau boleh pergi nanti malam dan diantar sama pak darmin".


"Tak perlu bu, erica nanti di jemput teman!!".


"Siapa yang akan menjemputmu erica?".


"Dia teman erica dan juga tim basket di sekolah bu!".


"Laki laki atau perempuan? siapa namanya?", tanya ibunya erica.


"Dia laki laki bu, namanya evan".


"Laki laki? apa dia pacarmu erica?".


"Tidak bu, hanya teman saja kok!".


"Baiklah, ibu mengizinkan tapi ingat pulangnya jangan terlalu malam!".


"Baik bu, terimakasih!!" ucap erica tersenyum.


Ibunya erica keluar dari kamar erica, Maya merasa lega setelah mendengar keadaan erica baik baik saja setelah di periksa oleh dokter. Erica dan maya berencana untuk memberitahu evan dan intan tentang rencana rio dan cindy. Mereka ingin menjebak rio dan mendapatkan bukti bahwa dia yang telah membunuh tasya.