
Setelah sampai di sekolah, erica langsung turun dari mobil rio. Cindy yang melihat erica dan rio bersama pergi ke sekolah kembali membuat cindy menjadi penasaran dengan rio.
"Terimakasih rio sudah mengantarkan ke sekolah!!" ucap erica sambil turun dari mobil rio.
"Tunggu erica!! teriak rio turun dari mobil dan mendekati erica.
"Ada apa rio??".
"Nanti pulang aku akan menjemputmu!!!".
"Tidak usah rio!! aku bisa pulang sendiri nanti ada supir yang menjemputku!!".
"Ehm baiklah kalau begitu sampai jumpa besok di pertandinganmu!!!".
"Iya rio!! aku masuk ke kelas dulu sampai jumpa!" ucap erica berjalan menuju ke kelasnya meninggalkan rio.
"Sikap erica padamu tidak berubah sama seperti biasanya!! apa benar yang datang ke rumah bu serly adalah dia?" ucap rio penasaran.
Cindy berjalan dan mendekati rio yang ingin masuk ke mobilnya.
"Hai!!" ucap cindy tersenyum.
"Siapa kau?" tanya rio.
"Aku teman satu kelasnya erica!!".
"Ooo jadi kau teman satu kelas dengannya!! apa kau dekat dengan erica?".
"Heem kalau soal itu aku tidak terlalu dekat dengannya!!".
"Apa ada yang ingin kau katakan padaku tentang erica?" tanya rio.
"Apa kau benar benar menyukai erica?".
"Tentu saja aku sangat menyukainya!! tetapi sampai saat ini dia belum menerimaku!!".
"Ehm kau mau tahu alasan kenapa dia tidak bisa menerimamu!!".
"Apa alasannya!!!".
"Karena dia menyukai orang lain di sekolah ini!!".
"Siapa orang yang di sukai erica?".
"Pasti kau tahu dengan evan yang sering bersama erica jika mereka latihan basket!!!".
"Ooo jadi dia yang membuat erica tak bisa menerima cintaku!!!".
"Betul sekali!! aku ingin kita membuat kesepakatan apa kau mau?".
"Maksudmu apa?" tanya rio bingung.
"Kau menyukai erica dan aku menyukai evan!! kita buat mereka berpisah dan kita bisa memiliki yang kita inginkan!!" ucap cindy.
"Ehm sepertinya tawaran yang menarik!! kita memiliki tujuan yang sama, baiklah aku setuju bekerja sama denganmu untuk memisahkan mereka!!!".
"Baiklah kita sepakat!! berapa nomor handphone mu agar aku dapat menghubungimu!!".
"Ini kartu namaku!!" rio memberikan kartu nama kepada cindy.
"Ehm ternyata kau seorang mahasiswa kedokteran!! lumayan juga!!" ucap cindy sambil membaca kartu nama rio.
"Baiklah nanti kita lanjutkan kembali rencana kita!!" ucap rio sambil masuk ke dalam mobilnya.
"Ok nanti ku hubungi lagi!!" teriak cindy.
Rio pergi dari sekolahnya erica, Cindy dan rio berniat memisahkan evan dan erica. Sementara itu erica yang masih perasaannya senang karena baru menjadi kekasih evan tak mengetahui jika cindy dan rio akan berbuat jahat kepada erica dan evan untuk memisahkan mereka.
Sesampai di kelas erica duduk di kursinya dan mengobrol bersama dengan putri. Tiba tiba cindy mendekati erica dan berbicara padanya.
"Hai erica!!" ucap cindy.
"Ada apa cindy!!" ucap erica heran melihat cindy yang menghampirinya.
"Besok adalah pertandingan basketmu yang pertama bersama tim!! semoga kau bisa memenangkannya!!" ucap cindy.
"Terimakasih cindy!!" ucap erica.
"Baiklah sampai jumpa besok di pertandinganmu!!" ucap cindy sambil berjalan menuju ke tempat duduknya.
"Erica! ada apa dengan dia tiba tiba baik kepadamu?" ucap putri curiga.
"Jangan berpikir buruk tentang orang lain put!! mungkin dia sudah berubah menjadi baik!!" ucap erica tersenyum.
"Benar yang di bilang putri!! aku pun mencurigai cindy yang sikapnya baik padamu erica!! kau harus berhati hati mungkin dia merencanakan sesuatu padamu!!" ucap maya curiga.
"Ehm entahlah aku hanya akan berpikiran baik saja tentang dia saat ini!" bisik erica dengan suara pelan ke maya yang ada di sampingnya.
"Hari ini kau tidak lanjutkan menyelidiki kasusnya tasya kan erica!!" tanya maya.
"Hem baiklah erica!!" ucap maya.
"Kau sedang berbicara dengan siapa erica?" tanya putri heran.
"Oo tidak putri!! aku hanya berbicara sendiri saja!!".
"Ehm begitu!!" ucap putri bingung melihat erica yang berbicara sendiri.
Setelah semua pelajaran selesai erica bersiap siap untuk pulang. Evan menghampiri erica di kelasnya untuk mengajak pulang bersama.
"Erica!! kau sudah siap untuk pulang?" ucap evan sambil mendekati erica.
"Ooo iya evan aku sudah selesai!! ayo kita pulang!!" ucap erica sambil membawa tasnya.
"Baiklah ayo!!" ucap evan sambil menggandeng tangannya erica dan mereka berjalan keluar menuju mobilnya evan.
Cindy yang melihat evan dan erica semakin dekat setiap harinya membuatnya sangat marah dan kesal. Cindy menelpon rio untuk memberitahu rencana mereka besok di hari pertandingan erica.
"kring kring kring" suara handphone rio.
"Iya halo!!" ucap rio menjawab telponnya.
"Halo rio!! ini cindy!!".
"Ada apa cindy? apa kau sudah memiliki rencana untuk memisahkan mereka?".
"Iya aku sudah punya rio!!".
"Apa rencanamu?".
"Besok kau datang ke pertandingan erica dan buat evan cemburu dengan selalu mendekati erica!!!".
"Terus apalagi yang harus kulakukan!!".
"Buat saja evan menjadi cemburu padamu!! evan sangat mudah sekali cemburu jika melihat gadis yang dicintainya di dekati oleh orang lain!!".
"Heeem baiklah besok akan ku lakukan!! aku juga tak ingin jika mereka berdua selalu bersama!! itu sangat membuatku kesal sekali!!".
"Baiklah sampai jumpa besok!! setelah itu kita akan menjalankan rencana selanjutnya!!".
"Baiklah cindy!! sampai jumpa besok!!" ucap rio menutup telponnya.
"Akan ku buat kau berpisah dengan evan bagaimanapun caranya!!!" ucap cindy kesal.
Sementara itu evan dan erica pulang bersama dengan mobilnya evan.
"Erica! bagaimana jika kita makan dulu sebelum kau kuantar pulang ke rumah!!" ucap evan.
"Baiklah evan!! kita mau makan dimana!!".
"Kau ingin makan apa erica?".
"Bagaimana jika kita makan sushi saja evan!!".
"Ehm baiklah ayo kita pergi ke restoran jepang!!!" ucap evan sambil mengarahkan mobilnya menuju ke restoran jepang.
Setelah sampai di restoran erica dan evan turun dan masuk ke dalam restoran. Maya pun juga mengikuti erica masuk ke dalam restoran.
"Ayo erica duduk di sini!!" ucap evan sambil menarik kursi untuk erica duduk.
"Terimakasih evan!!" ucap erica sambil duduk.
Pelayan restoran menghampiri evan dan erica dan memberikan buku menu di atas meja.
"Silahkan!! ini buku menunya!!" ucap pelayan restoran.
"Erica kau mau pesan apa?" tanya evan.
"Terserah padamu saja evan aku suka semua makanan jepang!!" ucap erica.
"Ehm baiklah aku pesan menu spesial di restoran ini!!" ucap evan.
"Baiklah!! mohon di tunggu saya akan mempersiapkan hidangannya!!".
Maya duduk di samping erica dan melihat sekeliling restoran. Di sana maya melihat seorang laki laki yang sedang makan sendirian. Maya sangat tertarik setelah melihat laki laki itu , dia laki laki sekitar berumuran 25 tahun dengan badan yang tinggi dan tampan. Maya merasa seperti sudah mengenal laki laki itu tetapi maya tak mengingat siapa dia. Lalu maya mendekati laki laki itu dan memandangi wajahnya.
"Siapa dia? kenapa aku merasa jika sangat mengenalnya? tetapi aku tak bisa mengingat tentang dia!!!" ucap maya.
"Pelayan saya minta bon nya!!" ucap laki laki itu.
"Ini tuan bon nya!!" ucap pelayan sambil memberikan kertas bon restoran.
"Ini uangnya!!".
"Terimakasih tuan!!" ucap pelayan restoran.
Laki laki itu pun meninggalkan restoran, maya masih sangat penasaran dengan laki laki itu tetapi maya tak bisa mengingat apapun tentang dia. Maya merasa jika laki laki itu adalah kenalannya sewaktu maya masih hidup.