
Sementara itu Bu Vira yang masih mengawasi Dian di depan rumahnya dia menunggu sampai malam hari, tapi Dian juga belum keluar dari dalam rumah itu, setelah lama menunggu Dian akhirnya keluar dari dalam rumahnya dan dia seperti akan kembali ke rumah Rian saat itu. Tiba tiba ada petugas keamanan yang menghampiri Dian saat itu dan berbicara dengannya.
"Maaf Bu Dian saya ingin berbicara dengan anda sebentar."
"Iya pak, ada apa?" tanya Dian.
"Apa anda akan kembali bekerja hari ini?"
"Iya pak, saya hanya bisa libur satu hari bulan ini, karena tempat saya bekerja akhir akhir ini cukup sibuk," jawab Dian.
"Ooo begitu."
"Bukankah anda tadi ingin mengatakan sesuatu padaku?" tanya Dian.
"Ooo iya kemarin ada seorang wanita yang mencari anda, dia menanyai saya tentang anda, dia bilang jika dia adalah teman anda," jawab Petugas keamanan itu.
"Seorang wanita? bagaimana penampilannya?" tanya Dian.
"Dia seperti wanita yang berumur 30 tahun keatas, wajahnya cukup cantik bertubuh tinggi dan juga berambut panjang, di lihat dari penampilannya sepertinya dia orang kaya."
"Apa dia menyebutkan namanya?" tanya Dian penasaran.
"Dia tidak menyebutkan namanya, setelah bertanya padaku tidak lama dari itu dia pergi dari sini, setelah mengetahui anda tidak ada di rumah," jawab Petugas keamanan itu.
"Baiklah pak, terimakasih atas informasinya," ucap Dian.
"Sama sama Bu Dian," ucap Petugas keamanan itu.
Lalu petugas keamanan itu pergi dari rumahnya Dian, setelah mendengar ucapan dari petugas keamanan itu Dian menjadi khawatir. Kemudian dia masuk kembali ke dalam rumah itu untuk menemui Sinta, Bu Vira melihat saat petugas keamanan itu berbicara dengan Dian dan dia menjadi khawatir jika petugas keamanan itu mengatakan jika ada yang mencari Dian saat itu.
"Apa petugas keamanan itu melaporkanku pada Dian? di lihat dari wajahnya dia seperti sangat terkejut dan cemas saat masuk kembali ke dalam rumahnya, jika dia dan wanita lain yang tinggal di rumah itu ingin melarikan diri aku harus menghentikan mereka," ucap Bu Vira yang masih mengawasi di dalam mobilnya.
Dian yang kembali lagi masuk ke dalam rumah mencari Sinta dan berbicara padanya dengan perasaan yang sangat cemas dan bingung.
"Sinta!"
"Bu Dian, bukankah anda seharusnya sudah kembali ke rumahnya Tuan Rian untuk bekerja? kenapa masih berada di sini?" tanya Sinta.
"Ada seorang wanita yang mencariku kemari kemarin! dia menanyai petugas keamanan disini, sepertinya dia sedang menyelidikiku," ucap Dian cemas.
"Seorang wanita? apa dia kakakmu atau orang suruhan dari kakakmu untuk mengawasimu?" tanya Sinta.
"Aku tidak tahu siapa dia, tapi aku merasa jika itu bukan orang suruhan dari kakakku ataupun kakakku, ini pasti orang lain," jawab Dian.
"Apa dia seorang polisi? atau musuh dari kakakmu?" tanya Sinta.
"Entahlah, tapi aku merasa sangat khawatir, dia pasti akan kembali lagi kemari dan bisa saja dia memasuki rumah ini, dan menemukan dia yang sedang kita rawat di sini," ucap Dian.
"Kita harus segera pergi pindah ke tempat lain yang lebih aman saat ini, aku tak ingin mereka menemukannya saat ini," ucap Dian.
"Kita akan pindah kemana? apa kau punya tempat lain selain di sini?" tanya Sinta.
"Aku belum ada tempat lain saat ini, tapi jika kita tidak pindah sekarang ini akan sangat berbahaya untuk kita," ucap Dian.
"Bagaimana jika untuk sementara ini kita tinggal di rumahku saja? aku juga sudah lama tidak pulang pasti sekarang rumahku sangat tidak terawat," ucap Sinta.
"Apa rumahmu jauh dari sini?" tanya Dian.
"Kira kira 30 menit dari sini jika kita menggunakan mobil," jawab Sinta.
"Baiklah kalau begitu kita berkemas sekarang dan pindah ke rumahmu untuk sementara waktu ini," ucap Dian.
"Iya baiklah, aku akan segera berkemas dan mempersiapkan semuanya," ucap Sinta.
Dian dan juga Sinta kemudian mengemasi semua barang barang mereka dan memasukkannya ke dalam koper, mereka hanya membawa barang barang yang penting dan pakaian saja. Setelah selesai berkemas Dian menelpon taksi untuk menjemput mereka di depan rumahnya.
"Cepat Sinta aku telah memesan taksi sebentar lagi akan sampai kemari," ucap Dian.
"Iya aku telah selesai mengemasi semuanya, bagaimana cara kita membawanya?" tanya Sinta.
"Setelah memasuki semua barang ke bagasi taksi, kita akan menggendongnya untuk masuk ke dalam taksi," jawab Dian.
"Baiklah kalau begitu," ucap Sinta.
Tak lama kemudian taksi yang di pesan oleh Dian sampai di depan rumahnya, lalu mereka keluar dari dalam rumah dengan membawa barang barang mereka dan memasukkannya ke dalam bagasi taksi itu. Melihat itu Bu Vira menjadi curiga jika mereka akan segera pergi dari rumah itu.
"Sepertinya mereka akan pergi dari rumah itu, ternyata benar petugas keamanan itu menceritakan tentangku pada Dian, aku harus mengikuti mereka sekarang agar tahu kemana mereka pergi," ucap Bu Vira.
Saat masih mengawasi Dian dan wanita itu, Bu Vira melihat mereka menggendong seorang wanita lainnya yang di tutupi wajahnya dengan sebuah topi dan memasukkannya ke dalam taksi itu. Bu Vira sangat penasaran dengan wanita yang mereka masukkan ke dalam taksi itu.
"Siapa wanita yang mereka gendong ke dalam taksi itu? kenapa mereka sangat mencurigakan?" ucap Bu Vira.
Setelah memasukkan wanita itu ke dalam taksi, lalu Dian dan Sinta juga masuk ke dalam taksi itu dan pergi dari sana. Bu Vira mengikuti mereka dari belakang dengan mobilnya secara diam diam.
"Mau pergi kemana kalian? aku tak akan melepaskan kalian, aku masih sangat penasaran dengan wanita yang mereka bawa tadi," ucap Bu Vira.
Setelah mengikuti Dian dan juga Sinta selama 30 menit, mereka berhenti di sebuah rumah yang cukup tua dan sepi disana. Bu Vira mematikan lampu mobilnya agar tidak di ketahui oleh Dian dan juga Sinta jika mereka sedang di ikuti olehnya. Dian dan juga Sinta langsung turun dari taksi itu, lalu mengeluarkan barang barang yang mereka bawa dan juga menggendong wanita itu keluar dari taksi. Saat menggendong wanita itu keluar dari taksi tanpa sengaja topi yang di pakainya terjatuh dan wajah dari wanita itu terlihat oleh Bu Vira dan dia sangat terkejut setelah melihat wajah wanita yang di bawa oleh Dian itu.
"Topinya terjatuh," ucap Sinta sambil mengambil topi itu.
"Bukankah wanita yang di bawa Dian itu sangat mirip dengan nona Maya, apa itu adalah nona Maya yang selama ini telah menghilang? tapi bagaimana mungkin nona Maya bisa bersama dengan mereka," ucap Bu Vira terkejut melihatnya.
Dian dan Sinta kemudian membawa barang barang milik mereka dan juga wanita itu ke dalam rumah yang mereka datangi. Sementara itu Bu Vira sangat terkejut dan tidak percaya jika wanita yang dia lihat ternyata adalah Maya yang telah lama menghilang.