
Erica dan evan pergi menuju taman hiburan, evan berniat ingin menghibur erica dan membuat erica melupakan sejenak semua permasalahan yang sedang mereka hadapi.
"Kita ke taman hiburan ini evan?" tanya erica.
"Iya erica kita akan bersenang senang hari ini di taman hiburan!" ucap evan sambil mematikan mobilnya.
"Aku sudah lama tidak kemari!" ucap erica senang.
"Kapan terakhir kau kemari erica?" tanya evan sambil menatap erica.
"Aku sudah lupa kapan evan! mungkin waktu aku masih kecil dulu bersama dengan orang tuaku!" ucap erica.
"Apa kau tidak pernah pergi dengan teman atau pacarmu kemari?" tanya evan sambil menatap erica.
"Tidak pernah! aku tidak mempunyai teman apalagi pacar!" jawab erica sedih.
"Ehm jadi aku orang pertama yang mengajakmu kemari! aku sangat merasa bahagia mendengar itu! semoga aku menjadi pacar pertama dan terakhirmu erica!" ucap evan sambil memegang tangannya erica dan menatapnya.
"Apa kau tidak menyesal mau menjadi pacarku evan? aku hanya gadis biasa saja dan kau laki laki yang sangat tampan banyak gadis yang mengharapkan menjadi pacarmu?" tanya erica sambil menatap evan.
"Kenapa kau bertanya seperti itu erica?" tanya evan.
"Aku merasa sangat beruntung bisa menjadi pacarmu evan karena aku hanya gadis biasa yang mendapatkan pacar yang luar biasa!" ucap erica.
"Bukannya sebaliknya erica aku yang merasa beruntung karena telah menjadi pacarmu! menurutku kau adalah gadis yang sempurna untukku!" ucap evan tersenyum menatap erica.
"Terimakasih evan!" ucap erica.
"Terimakasih kembali! ayo kita turun sekarang dan bersenang senang!" ucap evan sambil membuka pintu mobilnya.
"Iya evan!" ucap erica sambil turun dari mobil.
"Ayo kita coba semua permainan yang ada disini bersama sama!" ucap evan sambil memegangi tangan erica.
"Apa semuanya evan!" ucap erica terkejut.
"Iya semuanya erica! bukankah kau sudah lama tidak kemari! jadi kita akan mencoba semuanya!" ucap evan.
"Tapi evan!"
"Ayo erica jangan takut! kan ada aku disini bersamamu!" ucap evan tersenyum menatap erica.
"Ba..baiklah evan kita akan mencoba semuanya!" ucap erica.
Akhirnya evan dan erica mencoba semua permainan yang ada di taman hiburan bersama sama. Evan dan erica merasa sangat senang sejenak erica melupakan semua masalah yang sedang dia hadapi. Evan merasa sangat senang melihat erica tertawa bersamanya.
"Sepertinya hari sudah mulai sore evan! semua permainan sudah kita coba semuanya!" ucap erica.
"Apa sekarang kau lapar erica?" tanya evan sambil menatap erica.
"Ehm iya evan!" jawab erica.
"Ayo kita pergi ke restoran untuk makan!" ucap evan.
"Baiklah evan!"
Evan dan erica masuk ke dalam mobil dan pergi menuju ke restoran untuk makan bersama. Setelah sampai di restoran evan dan erica turun dari mobil dan masuk ke dalam restoran.
"Selamat datang tuan! Silahkan untuk berapa orang?" tanya pelayan restoran.
"Untuk 2 orang!" ucap evan.
"Silahkan saya akan mengantarkan ke meja anda!" ucap pelayan restoran.
"Ayo erica!" ucap evan sambil menggandeng tangannya erica menuju ke meja mereka.
"Iya evan!" ucap erica.
"Ini meja anda tuan! dan ini buku menunya!" ucap pelayan restoran.
Erica dan evan duduk dan memesan makanan dan minuman di restoran. Sambil menunggu pesanan mereka erica pergi ke toilet.
"Evan aku akan pergi ke toilet sebentar!" ucap erica.
"Iya erica!" ucap evan.
Erica pergi ke toilet dan pada saat di sana erica melihat seorang wanita yang sedang memperbaiki dandanannya di depan cermin. Tanpa sengaja erica menjatuhkan tas milik wanita itu pada saat mencuci tangannya.
"Ma..maaf saya tidak sengaja menjatuhkannya!" ucap erica sambil mengambil semua barang yang terjatuh.
"Tidak apa apa!" ucap wanita itu sambil membantu erica.
Tanpa sengaja erica melihat foto rio yang ada di dalam dompet wanita itu. Erica sangat terkejut setelah melihatnya.
"Iya apa yang ingin kau tanyakan?" jawab wanita itu.
"Siapa laki laki yang ada di foto dompet anda?" tanya erica penasaran.
"Maksudmu ini?" ucap wanita itu sambil menunjukkan foto rio yang ada di dompetnya.
"Iya!" jawab erica.
"Ehm dia rio mantan pacarku di kampus lamaku!" ucap wanita itu.
"Mantan pacarmu!" ucap erica terkejut.
"Iya dia mantan pacarku dulu! apa kau juga mengenalnya?" tanya wanita itu penasaran.
"Iya aku mengenalnya tetapi tidak terlalu dekat!" ucap erica.
"Lebih kau menjauhinya dia laki laki yang sangat buruk! aku juga selalu lupa untuk membuang foto ini!" ucap wanita itu sambil mengambil foto rio dan membuangnya di tempat sampah.
"Apa dia pernah menyakitimu?" tanya erica penasaran.
"Dia laki laki playboy setelah mendapatkan apa yang dia mau! dia akan meninggalkan kita dengan wanita yang lain!" ucap wanita itu kesal.
"Maaf apa kau juga ditiduri olehnya?" tanya erica sambil menatap wanita itu.
"Haaah! Lebih baik kau menjauh darinya jangan sampai kau menjadi korban dia selanjutnya!" ucap wanita itu.
"Apa banyak wanita yang telah menjadi korbannya? apa kau mengenal mereka semua?" tanya erica.
"Tidak semuanya tapi aku mengenal beberapa wanita yang menjadi korbannya! dia akan menggunakan uang untuk menyelesaikan semua masalah yang telah di buatnya!" ucap wanita itu.
"Kalau boleh saya tahu siapa nama anda?" tanya erica.
"Aku nadira! aku dulu satu kampus dengannya tapi sekarang aku pindah ke kampus lain karena muak melihat dia!"
"Perkenalkan namaku erica!"
"Namamu sangat cantik sama seperti orangnya!" ucap nadira.
"Anda kuliah dimana sekarang?" tanya erica.
"Aku kuliah di Bima sakti!" ucap nadira.
"Oo itu tidak jauh dari sini!" ucap erica.
"Iya aku kuliah sengaja mencari yang tidak terlalu jauh!" ucap nadira.
"Semoga kita akan bertemu lagi!" ucap erica.
"Senang bertemu dan berkenalan denganmu semoga kita bertemu lagi nanti!" ucap nadira sambil berjalan keluar dari toilet.
"Akhirnya aku mendapatkan orang yang membenci rio! mungkin dia dapat membantu kasus ini!" ucap erica di dalam hati.
Erica keluar dari toilet dan berjalan menuju ke meja makan.
"Kenapa lama sekali di dalam toilet?" tanya evan khawatir.
"Ah tidak apa apa evan!" ucap erica.
"Ayo cepat dimakan sebelum makanannya dingin!" ucap evan.
"Iya evan!" ucap erica.
"Apa kau sedang memikirkan sesuatu erica?" tanya evan sambil menatap erica.
"Aku tidak memikirkan apapun kok!" ucap erica tersenyum sambil memakan makanannya.
"Setelah selesai makan aku akan langsung mengantarmu pulang agar bisa beristirahat!" ucap evan.
"Iya evan terimakasih!" ucap erica.
"Apa besok aku perlu menjemputmu ke sekolah?" tanya evan.
"Tak perlu evan aku akan diantar saja oleh supirku! aku tak ingin merepotkanmu!" ucap erica.
"Aku tak merasa repot jika harus mengantar dan menjemputmu erica!" ucap evan tersenyum sambil menatap erica.
"Terimakasih untuk semuanya evan!" ucap erica.
"Sama sama sayangku erica!" ucap evan.
Setelah selesai makan di restoran evan mengantarkan erica pulang ke rumahnya. Erica masih memikirkan wanita yang bernama nadira yang dia temui di restoran. Erica merasa tidak sabar ingin menceritakan pada maya dan tasya dan meminta pendapat mereka mengenai nadira mantan pacarnya rio.