ME And GHOST

ME And GHOST
Kenyataan Yang Terungkap 34



 


 


Keesokan harinya Ayahnya Rey memanggil dokter ke rumahnya untuk memeriksa keadaan istrinya yang baru sadar dari koma. Dokter yang merawat Ibunya Rey sangat terkejut mendengar kabar jika dia sudah sadar dari komanya secara tiba tiba.


 


"Dok, silahkan masuk istri saya baru saja sadar dari komanya tadi malam," ucap Ayahnya Rey.


 


"Bu Clara sadar dari komanya tadi malam! ini sangat mengejutkan kami ini benar benar mukjizatyang nyata terjadi," ucap Dokter itu.


 


"Iya dok, saya juga merasa sangat terkejut melihatnya tadi malam, silahkan dok periksa keadaan istri saya apakah sudah membaik atau belum," ucap Ayahnya Rey.


 


Dokter itu kemudian berjalan mendekati Ibunya Rey yang masih berbaring di atas tempat tidur.


 


"Selamat pagi Bu Clara."


 


"Selamat pagi dok," jawab Ibunya Rey.


 


Melihat dokter yang telah datang ibunya Rey bangun dari tidurnya dan mencoba untuk duduk.


 


"Bu Clara, tak perlu duduk jika anda belum terlalu bisa, berbaring saja di tempat tidur," ucap Dokter itu.


 


"Tak apa apa dok, aku sudah bisa duduk walau hanya msih di tempat tidur karena kakiku masih agak kaku karena sudah lama aku koma dan tak menggerakkan tubuhku," jawab Ibunya Rey.


 


"Apa ada keluhan lain selain kaki anda yang sulit untuk di gerakkan?"


 


"Saya rasa tangan saya juga sama seperti kaki saya masih sulit untuk di gerakkan tapi saya bisa merasakan kaki dan tangan saya dok," jawab Ibunya Rey.


 


"Kalau itu wajar saja jika kaki dan tangan anda masih terasa kaku dan sulilt di gerakkan karena sudah 1 tahun anda koma, dalam waktu sekitar 1 minggu jika berlatih menggerakkan kaki dan tangan pasti akan bisa bergerak dengan normal kembali seperti dulu, bagaimana dengan kepala anda apa ada keluhan rasa sakit atau yang lainnya?"


 


"Saya tidak ada keluhan apapun di kepala dok, semuanya baik baik saja tak ada keluhan lainnya," ucap Ibunya Rey.


 


"Syukurlah jika begitu, saya sebagai dokter merasa sangat senang melihat anda yang sudah sembuh dari koma! ini benar benar mukjizat, terus terang saya juga hampir menyerah melihat kondisi anda yang tidak ada perubahan sama sekali dalam waktu 1 tahun ini, setelah mendengar kabar dari Pak Jony yang mengatakan anda telah sadar tadi malam membuat kami menjadi sangat terkejut dan tidak percaya," ucap Dokter itu.


 


 


"Ini semua adalah anugerah yang saya dapat dari Tuhan dok, saya juga merasa bersyukur bisa kembali lagi sadar daan berkumpul bersama suami dan anak saya," ucap Ibunya Rey.


 


"Tapi Bu Clara tetap harus di cek secara menyeluruh di rumah sakit agar kita lebih yakin jika anda memang benar benar telah sembuh dan sehat," ucap Dokter itu.


 


"Baik dok, saya akan membawa istri saya kerumah sakit untuk di periksa secara menyeluruh," ucap Ayahnya Rey.


 


"Baiklah kalau begitu, besok juga tidak apa apa jika hari ini Bu Clara masih ingin beristirahat dulu di rumah, yang penting saya sudah memeriksanya untuk hari ini," ucap Dokter itu.


 


"Baik dok, besok saja saya akan kerumah sakit bersama istri saya."


 


"Saya permisi dulu Pak Jony dan Bu Clara, sampai jumpa besok di rumah sakit! selamat atas kesembuhan anda Bu Clara," ucap Dokter itu.


 


"Terimakasih dok," ucap Ibunya Rey.


 


"Mari dok, saya antar anda sampai ke depan rumah," ucap Ayahnya Rey.


 


"Terimakasih Pak Jony," ucap Dokter itu.


 


Lalu Ayahnya Rey mengantarkan dokter sampai di depan pintu rumahnya.


 


"Pak Jony, saya sebagai dokter sangat senang melihat kesembuhan dari Bu Clara, saya rasa dia hanya tinggal pemulihan saja untuk tubuhnya karena koma selama 1 tahun dan tidak pernah di gerakkan mungkin bisa tidak sampai 1 minggu Bu Clara sudah bisa kembali bergerak normal seperti biasanya," ucap Dokter itu.


 


"Syukurlah jika dokter mengatakan itu, saya juga merasa sangat senang melihat keadaan istri saya yang membaik dengan sangat cepat," ucap Ayahnya Rey.


 


"Baiklah Pak Jony terimakasih telah mengantar saya, sampai jumpa besok di rumah sakit," ucap Dokter itu.


 


"Baik dok."


 


Dokter itu kemudian pergi dari rumahnya Rey dan menuju ke rumah sakit, sementara itu Ibunya Rey masih memikirkan Erica dan Maya.


 


 


Setelah mengantarkan dokter, ayahnya Rey masuk kembali ke dalam kamar istrinya.


 


"Sayang, apa kau sedang memikirkan sesuatu?" 


 


"Ah tidak aku tidak memikirkan apa apa, apa Rey hari ini pergi ke sekolah?" tanya Ibunya Rey.


 


"Iya Rey pergi ke sekolah pagi tadi saat dirimu masih tertidur, apa kau masih rindu pada Rey?"


 


"Iya sayang, aku msih sangat merindukan Rey dan juga dirimu," ucap Ibunya Rey.


 


"Satu minggu ini aku akan libur bekerja dan akan menemanimu setiap saat, aku ingin merawatmu sendiri dalam satu minggu ini," ucap Ayahnya Rey sambil memegang tangan istrinya.


 


"Terimakasih karena telah sabar menungguku dan merawatku selama 1 tahun ini, aku sangat senang bisa kembali bersamamu kembali suamiku," ucap Ibunya Rey.


 


"Aku akan tetap mencintaimu apapun yang terjadi sayang, ini semua juga secara tidak langsung karena perbuatanku yang membiarkan Leo melakukan kejahatan saat itu, jika saja aku tidak begitu ini pasti tak akan terjadi padamu," ucap Ayahnya Rey.


 


"Sudahlah tak perlu dibahas lagi, kita sekarang hanya akan menatap masa depan dan tidak lagi melihat masa lalu yang menyedihkan, kita mulai hidup dengan lembaran yang baru," ucap Ibunya Rey.


 


 


"Terimakasih sayang, untuk semuanya kau memang istriku yang tercinta," ucap Ayahnya Rey sambil memeluk istrinya.


 


Sementara itu Rey yang berada di sekolah yang msih merasa senang dengan keadaan ibunya yang telah membaik dan sadar dari koma. Rey langsung menceritakan semua yang terjadi pada Erica dan juga Putri saat masih berada di dalam kelas.


 


 


"Erica! Putri!" teriak Rey.


 


"Ada apa Rey? sepertinya hari ini kau sangat senang?" tanya Erica.


 


"Apa yang membuatmu sangat senang hari ini? apa kau mendapatkan hadiah dari ayahmu?" tanya Putri.


 


"Ini bukan sekedar hadiah ini adalah anugerah yang kudapatkan," jawab Rey senang.


 


"Ceritakan saja langsung pada kami Rey, jangan membuat kami menjadi penasaran seperti ini," ucap Putri.


 


"Ibuku telah sadar dari komanya tadi malam!" teriak Rey senang.


 


"Apa Rey ibumu telah sadar dari koma?" ucap Putri terkejut.


 


"Jadi ibumu sadar dari koma tadi malam?" tanya Erica.


 


"Iya betul, aku juga tidak merasa percaya dengan kejadian ini tdi malam tiba tiba saja ibuku tersadar dari komanya," jawab Rey.


 


"Jadi apakah ibumu sekarang telah sembuh total dari sakitnya?" tanya Putri.


 


"Ibuku sekarang hanya bisa duduk saja di atas tempat tidur, dia masih agak kesulitan untuk menggerakkan kaki dan tangannya! mungkin karena pengaruh dia koma selama 1 tahun ini dan tubuhnyay tak pernah di gerakkan jadi dia masih perlu terapi dan berlatih perlahan untuk menggerakkan tubuhnya," ucap Rey.


 


"Itu masih hal sangat wajar jika tubuhnya butuh penyesuaian dalam beberapa hari ini," ucap Erica.


 


"Betul kata Erica, yang penting sekarang ibumu sudah kembali sadar dan bisa berkumpul dengan kalian," ucap Putri.


 


"Rey apakah nanti sepulang sekolah kami boleh menjenguk ibumu di rumah?" tanya Erica.


 


"Tentu saja boleh Erica, ibuku pasti akan senang ketika bertemu dengan kalian, tapi hal yang cukup aneh bagiku saat dia tersadar dari komanya tadi malam dia menyebutkan namamu Erica seperti jika dia telah mengenalmu," ucap Rey.


 


"Benarkah dia menyebutkan namaku Rey? mungkin itu hanya kebetulan saja dia menyebutkan namaku, mungkin waktu dia koma tanpa sengaja dia mendengar dirimu menyebut namaku saat berada di dekatnya," ucap Erica.


 


 


"Mungkin saja, aku juga merasa begitu," ucap Rey.


 


 


Erica berencana setelah pulang ke sekolah dia akan berkunjung kerumahnya Rey untuk menemui ibunya, Erica merasa sangat penasaran dan ingin melihat secara langsung keadaan dari ibunya Rey. Maya juga sangat ingin bertemu dengan Ibunya Rey dan ingin menanyakan semua hal yang dia ketahui yang berkaitan dengan dirinya.