
Karena merasa penasaran yang terjadi pada Maya, lalu Rian mendekati Erica dan bertanya padanya.
"Erica, apa yang terjadi pada Maya? apa sekarang arwahnya sudah kembali ke tubuhnya?" tanya Rian.
"Sudah Pak Rian, Maya telah kembali ke tubuhnya, kita hanya perlu menunggu saja, karena sudah cukup lama dia tidak sadarkan diri akan butuh waktu agar dia bisa sadar kembali," jawab Erica.
"Syukurlah jika Maya telah kembali ke tubuhnya, akhirnya Maya bisa sadar kembali," ucap Rian senang.
"Apa nona Maya akan benar benar sadar dengan bantuan Erica?" tanya Bu Vira pada Evan.
"Tentu saja, aku juga pernah mengalaminya, saat itu arwahku tanpa sengaja keluar dari tubuhku selama beberapa hari dan Erica yang membantuku kembali ke tubuhku saat itu, Erica dia memang gadis yang sangat istimewa," jawab Evan.
"Ooo begitu, aku tak menyangka jika dia memiliki kekuatan spiritual yang sangat kuat," ucap Bu Vira.
Setelah menunggu sekitar 15 menit, akhirnya Maya mulai sadar dengan perlahan membuka matanya. Saat dia membuka matanya dia melihat sekeliling ruangan kamar itu dan menatap semua orang yang ada di sana. Maya mencoba bangun dan duduk, tapi karena sudah cukup lama dia tidak sadarkan diri membuat tubuhnya masih terasa sangat kaku. Melihat itu Erica dan Rian langsung mendekati Maya dan membantunya untuk duduk di atas tempat tidur itu.
"Maya, akhirnya kau sadar juga," ucap Rian senang.
"Apa kau bisa mengenali kami Maya?" tanya Erica sambil menatap Maya.
Maya kemudian tersenyum menatap Erica dan juga Rian yang ada di dekatnya.
"Tentu saja Erica, aku mengenali kalian semua," ucap Maya.
"Syukurlah Maya, kau membuatku sangat cemas," ucap Rian sambil menggenggam tangannya Maya.
"Aku sangat senang melihatmu bisa kembali ke tubuhmu, aku tak menyangka jika selama ini kau hanya arwah yang tersesat saja dan kau masih hidup," ucap Erica senang.
"Sudah ku bilang padamu Erica, jika aku masih percaya jika Maya masih hidup karena aku tidak pernah menemukan tubuhnya saat itu, dan juga hatiku mengatakan jika Maya masih hidup," ucap Rian.
"Maafkan aku karena telah mengatakan Maya meninggal dunia saat itu, tapi aku sangat senang melihat kalian berdua bahagia, kita juga harus memberitahu ibunya Maya soal ini, dia pasti akan sangat senang bertemu kembali dengan putrinya yang telah lama hilang," ucap Erica.
"Kau benar Erica, Bu Widia harus tahu jika Maya masih hidup dan sudah sadar sekarang, Bu Vira kau pergi sekarang untuk menjemput Bu Widia," ucap Rian.
"Baik Tuan, saya akan segera menjemput Bu Widia dan membawanya kemari," jawab Bu Vira.
Lalu Bu Vira langsung keluar dari kamar itu dan berjalan menuju ke mobilnya. Bu Vira kemudian pergi menuju ke rumahnya untuk menjemput Bu Widia dan membawanya untuk bertemu dengan Maya.
"Aku harus menelpon Bu Widia agar dia dapat bersiap siap untuk pergi bersamaku," ucap Bu Vira.
"Kring kring kring" Suara handphone berdering.
"Halo"
"Halo Bu Widia."
"Iya Vira, ada apa kau menelponku? apa terjadi sesuatu padamu?" tanya Ibunya Maya.
"Tidak terjadi apa apa padaku, Bu Widia kau harus segera bersiap siap, Tuan Rian menyuruhku untuk menjemput anda sekarang," ucap Bu Vira.
"Menjemputku? apa Rian ingin bertemu denganku di suatu tempat?" tanya Ibunya Maya.
"Bisa di katakan begitu Bu Widia, aku akan segera sampai sebentar lagi, setelah siap tunggulah di depan rumah," jawab Bu Vira.
"Baik Vira," ucap Ibunya Maya.
"Kemana Vira? kenapa belum sampai juga?" ucap Ibunya Maya sambil melihat sekelilingnya.
Tak lama kemudian Bu Vira sampai di rumahnya.
"Bu Widia, ayo cepat masuk Tuan Rian telah menunggu anda," ucap Bu Vira.
"Iya Vira," ucap Ibunya Maya sambil masuk ke dalam mobil.
Setelah itu Bu Vira langsung pergi lagi menuju ke rumahnya Sinta dengan membawa Ibunya Maya. Sementara itu Erica, Evan, Rian, dan Dian membicarakan rencana untuk melawan hantu jahat yang ada di tubuh bos besar itu.
"Pak Rian, kita harus membahas rencana untuk menghadapi bos besar itu dan juga hantu jahat yang merasukinya," ucap Erica.
"Apa maksudmu dengan hantu jahat yang merasuki kakakku?" tanya Dian.
"Bos besar itu sudah di rasuki oleh hantu jahat, dia akan melakukan sesuatu yang lebih jahat lagi dengan orang yang ada di sekitarnya jika kita tidak menghentikannya, akan banyak korban yang berjatuhan, hantu jahat itu sedang mengumpulkan kekuatannya dan ingin merebut tubuhku agar bisa semakin kuat dan tak terkalahkan, sebelum itu dia harus di hentikan," jawab Erica.
"Pantas saja selama beberapa tahun ini, sifat Kak Alena sangat berubah sekali tidak seperti biasanya, dan aku tak menyadari jika dia ternyata telah di rasuki oleh hantu jahat," ucap Dian.
"Apa kau bisa membawa kami bertemu dengannya? aku harus bisa sangat dekat dengannya untuk mengeluarkan hantu jahat dari dalam tubuhnya, tapi tentu saja dengan bantuan dari temanku Adrian, karena sekarang aku masih belum terlalu kuat untuk melawannya sendiri," ucap Erica.
"Dian kami minta tolong padamu, untuk membantu kami bertemu dengan kakakmu," ucap Rian.
"Baiklah aku akan membantu kalian untuk bertemu dengan kakakku, memang akan sangat berbahaya jika kita langsung menemuinya di markas tempat biasa dia dan anak buahnya berkumpul, aku akan mengajaknya bertemu di rumahku," ucap Dian.
"Terimakasih karena kau telah mau membantu kami," ucap Erica.
"Aku hanya ingin kakakku bisa kembali seperti dulu lagi, walaupun dengan begini dia pasti akan di hukum dan masuk ke penjara, setidaknya dia bisa sadar dari segala perbuatan yang tak seharusnya dia lakukan," ucap Dian sedih.
"Bagaimana jika besok kalian menjalankan rencana itu," ucap Maya.
"Betul, semakin cepat akan lebih baik," ucap Erica.
"Aku juga akan ikut dengan kalian untuk menangkapnya," ucap Maya.
"Tapi kau baru saja sadar Maya, bukankah tubuhmu masih terlalu kaku untuk bergerak?" tanya Rian khawatir.
Maya mencoba berdiri dari tempat tidurnya dan berjalan perlahan mendekati Rian.
"Maya apa yang kau lakukan!" teriak Rian sambil memeluk Maya.
"Aku bisa berjalan sekarang, aku baik baik saja, aku ingin menangkap mereka dengan tanganku sendiri, aku tidak akan tenang jika belum menyelesaikan tugasku yang tertunda," ucap Maya sambil menatap Rian.
"Apa kau yakin bisa menghadapinya mereka dengan kondisi tubuh seperti ini Maya?" tanya Rian.
"Aku sangat yakin Rian, aku bisa menghadapi mereka semua," jawab Maya.
"Kau tak perlu khawatir Pak Rian, Maya akan baik baik saja, aku telah memberikan sedikit kekuatanku padanya saat memasukkan arwahnya tadi, jadi dia akan pulih dengan cepat, dan aku yakin memang Maya bisa menghadapi mereka semua dan menyelesaikan tugasnya yang tertunda," ucap Erica sambil tersenyum menatap Maya.
"Terimakasih Erica kau selalu percaya dan yakin padaku," ucap Maya.
Erica dan Maya berniat akan menyelesaikan semuanya dengan bekerjasama. Maya sangat ingin membalas dendam kepada orang orang yang telah mencelakainya. Erica ingin segera melenyapkan hantu jahat itu agar tidak menyebarkan aura kejahatan lagi dengan merasuki manusia lainnya.