ME And GHOST

ME And GHOST
Kenyataan Yang Terungkap 17



Maya sangat terkejut melihat foto yang diberikan oleh Andra, melihat Erica yang di rasuki Maya terduduk dan mengeluarkan air mata membuat Rey dan Andra merasa sangat bingung dan heran.


"Ternyata itu adalah aku," ucap Maya di dalam hati.


"Ada apa Erica? apa kau mengenal wanita yang ada di foto itu?" tanya Rey.


"Apa kau mengenal Maya yang ada di foto ini?" tanya Andra penasaran.


Maya gemetar dan menangis tanpa mengatakan apapun pada Rey dan Andra, karena merasa sedih Maya lalu keluar dari tubuhnya Erica dan membuat Erica menjadi pingsan dan tak sadarkan diri. Melihat Erica yang jatuh pingsan Rey dan Andra menjadi panik dan memindahkan Erica dari atas sofa.


"Kenapa Erica tiba tiba bisa pingsan mendadak?" tanya Andra heran.


"Apa aku perlu memanggil dokter kemari atau membawanya ke rumah sakit?" ucap Rey.


"Tak perlu kita tunggu saja sebentar lagi, mungkin dia hanya kelelahan setelah bertanding tadi," ucap Andra.


"Baiklah kalau begitu! ehm maaf Erica kau menjadi pingsan karena diriku memaksamu bertanding dengan Kak Andra,"ucap Rey sambil memegang tangannya Erica.


Tak lama kemudian Erica terbangun sambil memegangi kepalanya, Erica merasa bingung karena dirinya ada di atas sofa dan Rey yang masih memegangi tangannya.


"Apa yang terjadi padaku?" ucap Erica bingung.


"Kau sudah sadar Erica!" teriak Rey senang.


"Kau tiba tiba pingsan tadi setelah bertanding, lalu kami memindahkanmu ke sofa agar kau bisa istirahat disini," ucap Andra.


Erica merasa sangat bingung dirinya pingsan dan Maya yang merasuki tubuhnya tiba tiba menghilang dari tubuhnya.


"Ooo begitu,mungkin aku hanya kelelahan saja tadi, maafkan aku jika tadi merepotkan kalian," ucap Erica.


"Apa kau baik baik saja Erica? perlukah aku memanggil dokter kemari untuk memeriksamu?" tanya Rey.


"Tak perlu Rey aku akan baik baik saja setelah beristirahat," ucap Erica.


"Apa kau yakin akan baik baik saja Erica?" tanya Rey.


"Iya Rey aku yakin."


Erica bangun dan duduk di atas sofa lalu Erica melihat sekelilingnya untuk mencari Maya yang tiba tiba menghilang dari tubuhnya.


"Maya pergi kemana? kenapa dia tiba tiba keluar dari tubuhku?" ucap Erica heran.


Lalu Erica melihat foto yang akan di ambil oleh Andra dari lantai yang terjatuh saat Maya memegangnya. Erica merasa mengenal wanita yang ada di foto itu.


"Foto siapa itu? boleh aku melihatnya?" tanya Erica.


"Bukankah kau tadi sudah melihatnya Erica?" ucap Andra.


"Benarkah aku sudah melihatnya?" ucap Erica bingung.


"Jika kau ingin melihatnya lagi silahkan, tapi kau tidak menjawab pertanyaanku tadi setelah melihat foto ini," ucap Andra.


"Memangnya apa yang kau tanyakan padaku tadi?"


"Aku menanyakan apa kau mengenal temanku yang bernama Maya yang ada di foto ini?" tanya Andra.


"Apa katamu namanya Maya?" tanya Erica.


"Iya Erica saat kau melihat foto itu kau sepertinya sangat sedih dan menangis lalu kau tiba tiba pingsan,"ucap Rey.


"Benarkah aku begitu tadi?"


"Iya betul, ini foto yang kau lihat tadi," ucap Andra.


Andra memberikan foto itu pada Erica, lalu Erica mengambilnya dan dia sangat terkejut setelah melihat foto itu.


"Apa wanita ini yang bernama Maya?" tanya Erica.


"Iya betul itu Maya dia teman satu sekolahku dulu dan juga teman latihanku disini," jawab Andra.


"Apa kau benar benar yakin?"


"Ini adalah foto Maya semasa dia hidup, apa karena melihat foto ini Maya menjadi sedih dan tiba tiba pergi dari tubuhku," ucap Erica di dalam hati.


"Apa kau mengenal Maya?" tanya Andra.


"Ah tidak! aku tidak mengenalnya," jawab Erica.


"Tapi kenapa kau tampak sangat sedih tadi Erica saat melihat foto itu?" tanya Rey.


"Ah itu karena wajah Maya mengingatkanku akan seseorang yang telah tiada, makanya aku sangat sedih."


"Ooo begitu," ucap Rey.


"Apa kau tahu dimana Maya sekarang? apa kau sangat mengenal keluarganya? dulu dia bekerja dimana?" tanya Erica.


"Aku tidak mengetahui dimana Maya sekarang dan dia pergi kemana aku jugatidak mengetahuinya, aku hanya mengenal ibunya tapi semenjak Maya menghilang ibunya pindah rumah entah kemana! Maya di bekerja sebagai seorang polisi wanita di negara ini," jawab Andra


"Ehm, ternyata Maya dulu adalah seorang polisi wanita," ucap Erica di dalam hati.


"Aku sangat berharap bisa bertemu lagi dengan Maya, aku sangat merindukannya," ucap Andra sedih.


"Kau tidak akan mungkin bia menemuinya lagi, karena Maya sekarang telah menjadi hantu," ucap Erica di dalam hati.


"Erica apa kau ingin pulang sekarang? aku akan mengantarmu pulang?" tanya Rey.


"Tak perlu mengantarku pulang Rey, supirku mungkin sekarang sudah datang menjemputku," ucap Erica.


"Maaf Erica jika karena bertanding tadi, menjadi membuatmu pingsan," ucap Andra.


"Tidak apa apa aku pingsan mungkin karena kelelahan saja, aku akan pulang dan segera beristirahat di rumah," ucap Erica.


"Baiklah kalau begitu sampai jumpa lagi Erica," ucap Andra.


"Samapi jumpa juga," ucap Erica.


Erica lalu berjalan ke ruang ganti untuk segera mengganti pakaiannya dan pulang kerumahnya. Setelah mengganti pakaiannya Erica berjalan keluar dari tempat latihan Rey.


"Erica!!" teriak Rey sambil berlari mengejar Erica.


"Ada apa Rey kenapa kau kemari?" tanya Erica.


"Aku hanya ingin mengantarkanmu sampa ke dalam mobil," ucap Rey.


"Tak perlu repot repot mengantarku sampai ke mobil Rey, aku baik baik saja," ucap Erica.


"Aku tak ingin terjadi sesuatu padamu, saat berjalan ke dalam mobil," ucap Rey.


"Haah, apa apaan sih dia ini!" ucap Erica di dalam hati.


Erica dan Rey berjalan bersama sampai ke mobilnya Erica.


"Erica sudah sampai di mobilmu, hati hati dijalan sampai jumpa besok di sekolah," ucap Rey.


"Baik terimakasih Rey, sampai jumpa besok di sekolah," ucap Erica.


Lalu Erica masuk ke dalam mobil dan pergi pulang kerumahnya. Erica merasa sangat gelisah karena memikirkan Maya yang tiba tiba menghilang.


"Dimana kau sekarang Maya? apa yang terjadi padamu? apa kau sangat merasa terkejut setelah melihat foto tadi?" ucap Erica di dalam hati sedih.


"Non, apa kita langsung pulang? atau pergi lagi?" tanya Pak Darmin.


"Kita langsung pulang saja, aku ingin segera sampai di rumah dan beristirahat! aku sangat lelah hari ini," ucap Erica.


"Baik non, kita akan pulang ke rumah," ucap Pak Darmin.


"Maya aku harap kau akan segera pulang kerumahku, aku sangat sedih jika melihatmu sedih," ucap Erica di dalam hati.


Setelah Erica melihat foto Maya pada Andra, Erica sangat terkejut dan tak menyangka jika itu adalah Maya. Erica merasa senang sekaligus sedih setelah mendapatkan sesuatu yang berkaitan dengan masa lalunya Maya.