ME And GHOST

ME And GHOST
Kenyataan Yang Terungkap 46



Maya yang ikut masuk ke dalam restoran dia melihat dan berkeliling di sekitar restoran itu. Maya merasakan sesuatu saat berada di sana, tanpa sengaja dia bertemu dengan hantu lain yang ada disana. Hantu laki laki itu menatap Maya, melihat hantu itu yang begitu terkejut melihatnya, Maya merasa penasaran dengannya lalu dia mendekati hantu itu.


"Hei tunggu!" teriak Maya.


"Dia melihatku lagi," ucap Hantu itu.


"Kenapa kau menatapku dari tadi? apa kau mengenalku?" tanya Maya.


Hantu itu lalu menatap Maya yang ada di hadapannya.


"Kenapa kau tidak menjawabku?" teriak Maya.


"Aku sering melihatmu datang kemari saat kau masih hidup dulu," jawab Hantu itu.


"Jadi kau mengenal diriku?"


"Iya aku mengenalmu, kau Maya salah satu polisi wanita di daerah ini," jawab Hantu itu.


"Apa kau telah lama menjadi hantu disini?" tanya Maya.


"Aku telah menjadi hantu selama 5 tahun di sini," jawab Hantu itu.


"Dilihat dari wajahmu sepertinya kau masih muda saat kau masih hidup dulu? apa kau seorang siswa?" tanya Maya.


"Iya aku meninggal saat masih sekolah," ucap hantu itu sedih.


"Siapa namamu? dan apa penyebabmu meninggal dunia?" tanya Maya sambil menatapnya.


"Namaku yuda, aku bunuh diri dengan gantung diri di pohon itu," ucap Hantu itu sambil menunjuk ke arah pohon besar di depan restoran.


"Jadi yuda kenapa bisa kau bunuh diri dengan menggantung dirimu di pohon itu?" tanya Maya.


"Itu karena diriku tidak tahan dengan teman teman sekolahku yang selalu membullyku," jawab hantu itu.


"Ehm, jadi dulu kau di bully oleh teman temanmu di sekolah, kenapa kau tidak melaporkan pada guru atau polisi biar anak anak itu bisa di hukum," ucap Maya.


"Aku sudah pernah melaporkannya, tapi guru dan juga polisi tak menanggapiku mereka hanya di panggil dan di nasehati lalu di biarkan pergi begitu saja, kadang aku bisa sampai di rawat di rumah sakit karena mereka sering memukulku," ucap Hantu itu sedih.


"Bagaimana dengan orang tuamu? apa kau tidak mengatakan kepada mereka?"


"Aku pernah bercerita pada ibuku tapi dia tidak bisa berbuat apa apa, karena kami hanya orang miskin sedangkan orang yang sering membullyku dia anak orang yang paling kaya di daerah ini," jawab Hantu itu.


"Dimana ayahmu?" tanya Maya.


"Ayahku telah meninggal saat diriku masih kecil, ibuku hanya seorang pedagang kecil yang berjualan ikan di pasar dekat sini," jawab Hantu itu.


"Nasibmu benar benar sangat menyedihkan, tapi lebih menyedihkan lagi dengan keputusanmu yang membunuh dirimu sendiri, jika saja aku bertugas disini sebelum kau bunuh diri aku pasti akan menolongmu dengan memberikan pelajaran kepada anak anak nakal itu," ucap Maya.


"Mungkin ini sudah nasib saya," ucap Hantu itu.


"Nasib itu kita yang menentukan, aku saja kalau di bilang lebih sial daripada dirimu, kau mengakhiri hidupmu karena kemauanmu sendiri sedangkan diriku meninggal karena bukan kemauanku," ucap Maya.


"Apa kau dibunuh oleh seseorang? terakhir aku melihatmu kemari bersama seorang wanita makan di restoran ini," ucap Hantu itu.


"Apa kau mengenal wanita itu?" tanya Maya.


"Aku baru melihatnya disini, sepertinya dia yang datang menemuimu disini Maya," ucap Hantu itu.


"Jadi kau mengalami lupa ingatan saat menjadi hantu?"


"Iya itu yang aku alami saat ini, apa yang akan kau lakukan saat ini? apa kau tidak ingin pergi dari dunia yang seharusnya, kenapa kau masih menjadi hantu gentayangan sampai saat ini, apa yang masih membuatmu tidak bisa pergi dengan tenang?" tanya Maya.


Hantu itu terdiam dan meneteskan air mata mendengar pertanyaan dari Maya.


"Kenapa kau malah menangis? apa aku mengatakan sesuatu yang salah?" tanya Maya.


"Aku ingin mengatakan pada ibuku jika aku sangat menyayanginya dan ingin meminta maaf padanya atas semua perbuatanku yang telah membuatnya merasa kecewa, hiks hiks hiks," ucap Hantu itu sambil menangis.


"Jadi kau hanya ingin menyampaikan perasaanmu pada ibumu untuk yang terakhir kalinya?" tanya Maya.


"Iya, aku ingin dia mengetahui perasaanku yang sebenarnya, tapi aku tidak tahu cara untuk menyampaikan semuanya pada ibuku," jawab Hantu itu.


"Jika aku dapat membantumu, apa kau bisa pergi dengan tenang?" tanya Maya.


"Tentu dengan begitu aku bisa pergi dengan tenang dari dunia ini," ucap Hantu itu.


"Baiklah aku akan membantumu untuk menyampaikan semuanya pada ibumu," ucap Maya.


"Bagaimana kau melakukannya? bukankah kau juga hantu seperti diriku? manusia tidak dapat melihat kita," ucap Hantu itu.


"Kau tenang saja, aku akan memperkenalkanmu pada temanku yang dapat membantumu menyelesaikan semuanya," ucap Maya sambil tersenyum.


"Benarkah temanmu bisa membantuku?"


"Tentu saja, dia orang yang sangat istimewa, dia juga saat ini sedang membantu diriku," jawab Maya.


"Baiklah, sekarang dimana dia?" tanya Hantu itu.


"Dia sedang berada di restoran itu, sedang makan bersama kekasihnya," jawab Maya.


"Ah begitu, apa dia seorang manusia?"


"Tentu dia seorang manusia, dia memiliki kemampuan bisa melihat kita," jawab Maya.


"Jadi dia memiliki indera ke enam! aku selama ini selalu mencari orang yang memiliki kemampuan ini, syukurlah akhirnya aku menemukannya," ucap Hantu itu senang.


"Jadi kau selama ini juga telah mencari orang yang mempunyai kemampuan khusus?" tanya Maya.


"Iya Maya, aku mendengar dari hantu hantu lain yang berada di sekitar sini, jika aku menemukan orang yang memiliki indera ke enam dia dapat membantuku untuk mengatakan semua yang ingin ku sampaikan pada ibuku," jawab Hantu itu.


"Jadi kau juga sering berkomunikasi dengan hantu lain di sekitar sini? apa ada hantu yang sangat jahat disini?" tanya Maya.


"Aku pernah mendengar jika ada pohon tua di bawah gunung disana hantu yang sangat jahat, tapi aku mendengar juga dari hantu yang lain jika hantu jahat itu telah menghilang dan merasuki seorang manusia," jawab Hantu itu.


"Dia merasuki seorang manusia? apa itu mungkin, bagaimana kita tahu jika ada orang yang dirasuki olehnya?" tanya Maya.


"Dia hantu yang sangat kuat dan tua, kita yang hanya hantu biasa sulit untuk mendeteksi keberadaan dirinya, hanya orang yang memiliki kemampuan khusus yang bisa mengetahui keberadaan hantu jahat itu," jawab Hantu itu.


"Ehm, aku merasa penasaran kenapa hantu jahat itu pergi dari pohon tua yang selama ini menjadi tempat tinggalnya dan merasuki seorang manusia?" ucap Maya.


"Entahlah tidak ada yang tahu kenapa hantu jahat itu merasuki manusia?" ucap Hantu itu.


Maya berencana akan meminta tolong pada Erica untuk menolong hantu yang bernama Yuda untuk berbicara pada ibunya agar dia bisa pergi dengan tenang. Setelah mendengar cerita dari hantu yang bernama Yuda tentang hantu jahat yang merasuki seorang manusia membuat Maya menjadi penasaran dan merasa tertarik untuk menyelidikinya.