ME And GHOST

ME And GHOST
Pembalasan 70



Melihat anaknya Rio dibawa masuk kedalam mobil tahanan membuat Ibunya Rio merasa sangat sedih dan marah. Rio pun tak dapat menahan air matanya karena sedih akan masuk ke dalam penjara dalam waktu yang lama.


"Sayang kau jangan khawatir! ibu akan berusaha agar kau tidak lama didalam penjara! kau tenang saja jaga kesehatanmu disana, ibu akan membalas semua perbuatan mereka padamu," ucap Ibunya Rio sambil memeluk anaknya Rio.


"Hiks hiks hiks, Bu tolong Rio! Rio tak ingin masuk ke dalam penjara apalagi ini seumur hidup itu berarti 20 tahun lebih Rio akan ditahan bu," ucap Rio sambil menangis di depan ibunya.


"Rio kau jangan khawatir ayah dan ibu akan melakukan apapun untuk mengeluarkanmu dari penjara!" ucap Ayahnya Rio.


Melihat ayah dan ibunya Rio yang sedang berbicara pada anaknya, Ibunya Erica berjalan mendekati mereka.


"Wah wah pemandangan yang sangat menyedihkan perpisahan orang tua dan anaknya! aku turut prihatin ya Sandra, semoga Rio betah tinggal di dalam penjara," ucap Ibunya Erica tersenyum senang.


"Lihat saja aku akan membalas semuanya Rosa! aku akan menghilangkan senyuman di wajahmu!" teriak Ibunya Rio.


"Ajarkan dulu pada anakmu untuk bertobat atas semua perbuatannya! salah dia sendiri kenapa berani macam macam dengan anakku!" teriak Ibunya Erica marah.


"Apa katamu! anakku tidak seperti itu!" ucap Ibunya Rio.


"Benarkah! kau tidak berhasil mendidik anakmu dengan benar! Kau dan anakmu telah berani mengusik anakku jangan salahkan aku jika membalas perbuatan kalian! Kalian memilih lawan yang salah Sandra!" ucap Ibunya Erica.


Melihat ibunya yang sedang saling menghujat dengan ibunya Rio, Erica berjalan mendekati mereka.


"Bu, sudahlah jangan buay keributan disini," ucap Erica pada ibunya.


"Dia duluan yang mulai sayang," ucap Ibunya Erica.


"Apa katamu Rosa! kau yang sudah mengejek anakku lebih dulu!"


"Maaf Bu Sandra, Rio aku harap kalian menyadari kesalahan yang selama ini telah kalian perbuat kepada orang lain! kami tidak ada maksud ingin bermusuhan atau menyakiti kalian! kami hanya ingin para korban mendapatkan keadilan dan Rio menyadari semua kesalahannya! Kami mohon maaf jika telah menyakiti kalian," ucap Erica.


"Tak perlu meminta maaf pada mereka Erica! memang mereka sudah sepantasnya mendapatkan semua hukuman itu," ucap Ibunya Erica.


"Rosa aku akan membalasmu! kau akan merasakan apa yang kurasakan saat ini! lihat saja nanti!" teriak Ibunya Rio.


"Erica aku minta maaf padamu," ucap Rio.


"Aku memaafkanmu Rio! semoga dengan ini kau akan sadar atas semua kesalahanmu," ucap Erica.


Rio hanya terdiam dengan semua ucapan Erica, akhirnya Rio pergi dengan mobil tahanan menuju ke penjara tempat dia akan ditahan.


"Ingat Rosa kau akan merasakan apa yang aku rasakan nanti! aku pasti akan membalasmu!" teriak Ibunya Rio sambil menatap Erica yang ada di depannya.


Lalu Ayah dan Ibunya Rio pergi dari pengadilan menuju ke mobilnya. Ibunya Rio benar benar merasa sangat marah dengan semua ucapan Ibunya Erica.


"Berani sekali kau mengancamku! dasar wanita jahat!" teriak Ibunya Erica kesal.


"Bu, sudahlah wajar saja jika dia sedang marah," ucap Ayahnya Erica.


"Tasya kenapa aku merasa khawatir dengan ancaman dari Ibunya Rio! sepertinya dia benar benar akan membalas kekalahannya," ucap Maya.


"Maksudmu dia akan menyakiti Erica untuk membalas hinaan Ibunya Erica padanya?"


"Aku memikirkan jika dia akan melakukan itu Tasya!" ucap Maya khawatir.


"Apa yang akan kita lakukan Maya?" tanya Tasya.


"Beberapa hari ini kita harus melindungi Erica, aku takut jika semua yang kupikirkan akan terjadi," jawab Maya.


"Baik Maya," ucap Tasya.


Pak Andre berjalan mendekati ayah dan ibunya Erica.


"Pak Daniel saya ucapkan selamat akhirnya kita memenangkan kasus ini," ucap Pak Andre.


"Seharusnya kami yang mengucapkan terimakasih pada anda Pak Andre," ucap Ayahnya Erica.


"Terimakasih atas bantuannya Pak Daniel," ucap ibunya Erica.


"Sama sama Bu Rosa."


"Saya permisi dulu Pak Daniel dan Bu Rosa."


"Baik Pak Andre sampai jumpa lagi," ucap Ayahnya Erica sambil berjabat tangan dengan Pak Andre.


"Sampai jumpa lagi Pak Daniel dan Bu Rosa," ucap Pak Andre.


Pak Andre pergi dari pengadilan, Ayah dan Ibunya Erica berjalan mendekati Ibunya Tasya, Intan, Nadira, Reyna, Risa, dan Melinda lalu berbicara kepada mereka semua.


"Bu Rosa, kami sangat mengucapkan terimakasih atas semuanya! akhirnya kami bisa melihat Rio mendapatkan hukuman yang setimpal atas semua perbuatannya," ucap Ibunya Tasya.


"Itu semua juga karena bantuan dari kalian semua! bukan karena diriku Bu Vera, kalau saya sendiri tidak akan mungkin bisa mengalahkan mereka," ucap Ibunya Erica.


"Betul kata ibuku! itu semua karena kita bersatu melawan mereka makanya kita bisa menang," ucap Erica sambil tersenyum.


"Akhirnya Tasya bisa pergi dengan tenang," ucap Ibunya Tasya.


"Saya sangat berterimakasih atas bantuan dari Nadira, Reyna, Risa, dan Melinda yang telah mau menjadi saksi di sidang ini dan membuat kita menjadi menang telak," ucap Ibunya Erica senang.


"Sama sama Bu Rosa, kami hanya melakukan apa yang seharusnya saja! kami juga memang sangat ingin Rio mendapatkan hukuman atas semua perbuatannya," ucap Reyna.


"Kami juga telah mengembalikan semua uang yang telah diberikan Rio dan ibunya! kami tidak ingin memakan uang haram yang telah diberikan oleh mereka," ucap Risa.


"Ehm, kalau soal itu apa kalian semua masih berkuliah?" tanya Ibunya Erica.


"Iya Bu Rosa, kami semua masih berkuliah! kebetulan kami berkuliah di tempat yang sama," jawab Melinda.


"Kalian semua akan ku biayai kuliah sampai lulus! bagaimana apa kalian setuju?" ucap Ibunya Erica.


"Benarkah itu Bu Rosa!" ucap Reyna.


"Tentu saja benar! aku sangat berterimakasih pada kalian semua karena telah membantu, dan sekarang aku yang membantu kalian semua," ucap Ibunya Erica.


"Kami sangat berterimakasih pada anda Bu Rosa," ucap Melinda senang.


"Kami tak menyangka jika anda mau membantu kami," ucap Risa.


"Kita memang seharusnya saling membantu, betul kan yah," ucap Ibunya Erica.


"Betul kata istri saya, dan sebagai balasannya kalian semua harus belajar yang rajin dan lulus dengan nilai yang bagus! jika kalian lulus dengan nilai yang bagus aku berjanji akan membantu memasukkan kalian ke perusahaan yang kalian inginkan," ucap Ayahnya Erica.


"Baik Pak Daniel kami akan belajar dengan rajin," ucap Reyna.


"Baiklah Bu Rosa, saya dan yang lainnya permisi untuk pulang," ucap Ibunya Tasya.


"Tentu Bu Vera, tetap semangat ya! jika ada apa apa tinggal hubungi saya atau Erica," ucap Ibunya Erica.


"Baik, saya sangat berterimakasih atas kebaikan anda dan keluarga," ucap Ibunya Tasya.


"Sama sama Bu Vera"


"Sampai jumpa lagi Pak Daniel, Bu Rosa, dan Erica," ucap Ibunya Tasya.


"Sampai jumpa Bu Vera," ucap Ayah dan ibunya Erica.


"Hati hati di jalan Bu Vera," ucap Erica sambil melambaikan tangannya.


Akhirnya semuanya dapat pulang kerumah masing masing dengan perasaan yang senang. Ibunya Erica merasa jika harus membantu semua wanita yang telah menjadi korbannya Rio. Erica pulang bersama dengan orang tuanya. Sedangkan Evan mengantar pulang Ibunya Tasya dan yang lainnya. Maya sangat mengkhawatirkan ancaman dari Ibunya Rio. Maya merasa jika Erica berada dalam bahaya.