ME And GHOST

ME And GHOST
Pembalasan 86



Dengan munculnya arwah Rio yang secara tiba tiba membuat semuanya merasa sangat terkejut termasuk dengan Ibunya Rio sendiri yaitu Bu Sandra.


"Bukankah itu Rio?" ucap Maya terkejut.


"Benar itu Rio! kenapa dia bisa ada disini," ucap Tasya heran.


"Rio! apa dia juga sekarang telah menjadi hantu," ucap Evan terkejut.


"Benar dia memang telah menjadi hantu sekarang," ucap Erica.


"Rio!!!! kenapa kau bisa ada disini?" tanya Ibunya Rio.


"Ibu hentikan semua ini! sudah cukup kita melakukan banyak kejahatan, aku tak ingin ibu menjadi jahat karena ingin membalaskan dendam untukku," ucap Rio.


"Apa kau telah meninggal dunia Rio?" tanya Ibunya Rio.


"Iya bu, aku telah menjadi hantu seperti ibu," jawab Rio.


"Bagaimana kau bisa meninggal dunia sayang?"


"Itu karena kemauanku sendiri, aku merasa sangat frustasi setelah mendengar kematian ibu yang tiba tiba," ucap Rio.


"Apa kau bunuh diri di dalam penjara Rio?" tanya Ibunya Rio.


"Iya bu, aku bunuh diri didalam penjara karena merasa bersalah telah menyebabkan ayah dan ibu menderita selama ini! maafkan Rio yang tak bisa menjadi anak yang berguna."


"Jangan berkata seperti itu sayang! ibu dan ayah selalu menyayangimu! kau anak tersayang ayah dan ibu," ucap Ibunya Rio sedih.


"Kenapa kau harus bunuh diri sayang, hiks hiks hiks," ucap Ibunya Rio sambil menangis.


Saat Bu Sandra sibuk berbicara Rio dan perhatiannya teralihkan, Adrian langsung berlari dan menancapkan belati kayu pada tubuh Ibunya Erica yang dirasuki oleh hantu Bu Sandra.


"Maafkan aku Bu Sandra," ucap Adrian sambil menancapkan belati kayu pada tubuh Ibunya Erica yang kerasukan.


"Aaaaaaaaah!" Hantu Bu Sandra langsung keluar dari tubuh Ibunya Erica.


Ibunya Erica langsung terjatuh di lantai saat hantu Bu Sandra keluar dari tubuhnya.


"Sayang!!!" ucap Ayahnya Erica sambil berlari mendekati istrinya dan memeluknya.


"Berani sekali kalian ingin melenyapkanku!" teriak Bu Sandra.


"Maafkan kami Bu Sandra kami tidak bermaksud jahat padamu! kami terpaksa melakukannya agar kau tidak berbuat jahat lagi pada orang lain," ucap Erica.


"Semoga kau dapat pergi dengan tenang Bu Sandra," ucap Adrian.


"Bu, sudahlah ikhlaskan semuanya agar ibu bisa pergi dengan tenang! aku juga akan pergi bersama ibu ke dunia yang seharusnya sekarang," ucap Rio sambil menatap ibunya.


"Rio ibu sangat menyayangimu," ucap Ibunya Rio yang arwahnya mulai perlahan menghilang.


"Rio juga sangat menyayangi ibu dan ayah," ucap Rio.


Lalu arwahnya Bu Sandra pun menghilang dari sana, melihat wajah Rio yang sangat sedih Erica berjalan mendekatinya.


"Rio kenapa kau harus bunuh diri, seharusnya kau jangan melakukan itu! sekarang pasti ayahmu akan sangat sedih karena secara bersamaan kau dan ibumu telah pergi meninggalkan dirinya untuk selamanya," ucap Erica.


"Ehm, ini sudah menjadi keputusanku Erica, aku pun tak ingin menjadi beban lagi untuk ayahku! aku juga ingin menebus semua kejahatanku dengan kematianku," ucap Rio sedih.


"Andai saja jika kau tak berbuat jahat pada orang lain, kau sebenarnya orang yang cukup menarik menurutku," ucap Maya.


"Aku juga ingin meminta maaf padamu Erica dan juga Tasya, aku sungguh sebenarnya tak ada niat untuk membunuhmu saat itu! karena rasa takut yang menghantuiku dan menyebabkan diriku menjadi membunuhmu Tasya," ucap Rio.


"Rio pergilah dengan tenang, semua yang berada disini telah memaafkanmu," ucap Adrian.


"Semoga kau bisa pergi dengan tenang Rio! kami tak ada dendam lagi padamu," ucap Erica.


"Rio maafkan juga om dan tante, kami juga tak ada maksud untuk berbuat jahat padamu! jika saja kau tak melakukan sesuatu yang salah, kau pasti akan menjadi anak yang baik," ucap Ayahnya Erica.


"Terimakasih Om Daniel telah mau memaafkanku," ucap Rio senang.


Lalu Rio perlahan pergi menghilang dari sana, semua yang ada disana merasakan senang dan juga sedih. Tasya yang merasa sudah sangat lega. Setelah hantu jahat Bu Sandra lenyap dan Rio yang telah meninggal dunia karena bunuh diri. Dia merasa tidak ada lagi urusan yang harus dia selesaikan, Ibunya Tasya pun juga sudah mengikhlaskan kepergiaannya. Tasya merasa jika dirinya sudah bisa pergi dengan tenang, lalu Tasya berjalan mendekati Erica dan Maya.


"Erica, Maya," ucap Tasya.


"Ada apa Tasya?" tanya Erica.


"Kenapa kau tampak sedih Tasya?" tanya Maya penasaran.


"Aku merasa jika urusanku telah selesai di dunia ini! dan mungkin sudah saatnya aku pergi ke tempat yang seharusnya," ucap Tasya.


"Apa kau akan pergi sekarang Tasya?" tanya Erica.


"Apa kau benar benar yakin akan pergi sekarang?" tanya Maya sedih.


"Iya Maya aku sangat yakin, sudah waktunya aku pergi sekarang," ucap Tasya.


"Biarkan saja dia pergi sekarang itu akan lebih baik untuknya, memang sudah waktunya dia pergi sekarang," ucap Adrian.


"Betul Maya kata Adrian kita harus membiarkan Tasya pergi sekarang," ucap Erica.


Evan yang mendengar Tasya akan segera menghilang pergi dia sangat sedih dan mendekati Tasya.


"Tasya semoga kau akan bahagia disana, walaupun kita baru saja bertemu aku sudah merasa sangat sedih karena harus berpisah denganmu," ucap Evan sedih.


"Kami semua sangat menyayangimu Tasya, semoga kau bahagia disana," ucap Erica sambil tersenyum.


"Akupun akan segera menyusulmu Tasya setelah urusanku selesai di dunia ini," ucap Maya.


"Aku akan menunggumu disana Maya, semoga kau akan cepat menyelesaikan semuanya," ucap Tasya tersenyum.


"Terimakasih untuk semuanya Tasya," ucap Erica.


"Aku akan sangat rindu padamu Tasya," ucap Maya sambil memeluk Tasya.


"Aku pun begitu Maya, aku pasti akan merindukan kalian semua! baiklah sudah saatnya aku pergi sekarang, terimakasih untuk semuanya! aku sangat menyayangi kalian semua," ucap Tasya sambil melambaikan tangannya dan perlahan pergi menghilang dari sana.


"Kau tak perlu bersedih Erica, karena Tasya akan bahagia disana! dia telah pergi dengan tenang tanpa perasaan sedih," ucap Adrian.


"Aku yang baru saja sangat mengenalnya juga merasa sangat sedih karena kepergiaannya yang mendadak," ucap Evan.


"Kau juga akan segera kembali ke tubuhmu Evan," ucap Adrian.


"Benarkah aku akan kembali ke tubuhku?"


"Tentu saja, karena semua masalah telah selesai! sebentar lagi kau akan dengan sendirinya bisa kembali ke tubuhmu," ucap Adrian.


"Syukurlah jika Evan bisa segera kembali ke tubuhnya," ucap Erica.


Melihat kepergian Tasya yang tiba tiba membuat Maya dan Erica sangat sedih. Namun mereka tidak bisa menahan Tasya lebih lama, Erica juga sangat merasa senang karena bisaa melenyapkan hantu jahat Bu Sandra. Erica juga sangat bersedih setelah mengetahui kematian Rio yang di sebabkan karena dia bunuh diri di dalam penjara.