
Setelah mengingat semua itu Maya merasa sangat pusing dan lemas, dia masih duduk di atas kursi yang berhadapan dengan Adrian.
"Aku telah lama mencari hantu jahat yang merasuki bos besar itu, ternyata dia tidak jauh dariku selama ini, apa kau tidak ingat nama dari bos besar itu?" tanya Adrian.
"Aku tidak tahu siapa namanya, sepertinya hanya orang terdekat darinya yang mengetahui siapa dia sebenarnya," jawab Maya.
"Kita harus mengetahui dimana bos besar itu untuk menangkap dan melenyapkan hantu jahat itu," ucap Adrian.
"Kenapa kau sangat ingin menangkap dan melenyapkan hantu jahat itu?" tanya Maya penasaran.
"Karena orang tuaku mati karena perbuatan hantu jahat itu sekitar 15 tahun lalu, saat orang tuaku ingin menyelamatkan seseorang yang dia rasuki saat itu, dia membunuh kedua orang tuaku saat merasuki orang itu, hantu jahat itu akan semakin kuat jika merasuki orang yang sangat jahat, dia akan semakin banyak membunuh orang saat merasuki manusia, kita harus cepat menemukannya sebelum banyak lagi korban," ucap Adrian.
"Tadi malam hantu jahat itu mendatangi mimpinya Erica, dia juga mengancam akan membunuh Erica, lehernya Erica pun juga terluka karena dicekik olehnya," ucap Maya.
"Kenapa dia tiba tiba mendatangi Erica? pasti ada sesuatu yang telah dia rencanakan," ucap Adrian curiga.
"Erica mengatakan padaku jika hantu jahat itu berniat ingin mengambil alih tubuhnya Erica agar bisa bertambah kuat dan bisa hidup lebih lama dengan menggunakan tubuh Erica sebagai manusia, katamu tadi jika dia hanya merasuki orang orang jahat saja, tapi Erica bukan orang jahat dia orang baik, kenapa hantu itu menginginkan tubuhnya Erica?" tanya Maya.
"Itu karena Erica bukan manusia biasa, Erica memiliki kemampuan yang tidak biasa dia anak yang sangat istimewa karena memiliki kekuatan spiritual yang sangat kuat, jadi sekarang dia sedang mengincar Erica, pasti dia akan segera menemui Erica dalam waktu dekat ini," jawab Adrian.
"Apa kau bisa membantu kami untuk melenyapkan hantu jahat itu?" tanya Maya.
"Sebenarnya yang bisa membunuhnya hanya Erica, dia memiliki kemampuan spiritual yang sangat kuat, tapi dia belum menyadarinya karena kekuatan itu masih belum sepenuhnya muncul, tapi aku bisa membantunya untuk mengeluarkan semua kemampuannya itu," jawab Adrian.
"Jika ingin menemukan bos besar itu lebih dulu, kita harus menemukan saudaranya terlebih dahulu," ucap Maya.
"Apa kau tahu saudaranya dimana?" tanya Adrian.
"Aku hanya tahu wanita yang menemuiku yang bernama Dian itu yang bekerja sebagai pelayan di rumahnya Rian itu kemungkinan adalah saudaranya, tapi aku belum menngetahui dimana dia tinggal," jawab Maya.
"Katamu dia bekerja sebagai pelayan di rumahnya Rian, itu berarti dia selalu ada di rumahnya Rian sepanjang hari, kita bisa menemuinya di rumah Rian," ucap Adrian.
"Tapi hari ini dia sedang tidak ada di rumahnya Rian," ucap Maya.
"Kemana dia?" tanya Adrian.
"Kata Erica wanita yang bernama Dian itu sedang izin satu hari ini untuk tidak bekerja, dan kau jangan khawatir Rian telah mengutus orang untuk mengikuti wanita itu hari ini, kita hanya harus menunggu saja kabar dari Rian, jika kita terlalu gegabah mereka akan curiga dan pergi menghilang, sehingga kita tidak dapat menangkap hantu jahat itu dan juga bos besar yang telah mencelakaiku," jawab Maya.
"Benar juga katamu, kita tidak bisa terburu buru menangkap mereka semua," ucap Adrian.
"Sekarang sudah banyak orang yang membantu untuk menangani kasus ini, aku yakin kita bisa menangkap mereka semua, apalagi aku telah mendapatkan semua ingatan kembali," ucap Maya.
"Tapi Maya, ada sesuatu yang sangat menggangguku setelah melihat semua ingatanmu barusan," ucap Adrian.
"Saat kau hampir kehabisan nafas dan rasanya ingin mati, ada tangan orang yang menarikmu saat itu, jadi menurutku kemungkinan ada seseorang yang menyelamatkanmu Maya," jawab Adrian.
"Maksudmu aku belum mati dan masih hidup? tapi itu tidak mungkin Adrian aku telah lama menjadi hantu," ucap Maya.
"Iya Maya, aku merasa jika kau masih hidup, kau hanya arwah yang tidak bisa kembali ke dalam tubuhmu," jawab Adrian.
"Apa yang terjadi kepadaku sama seperti yang terjadi pad Evan waktu itu?" tanya Maya sambil menatap Adrian.
"Menurutku begitu Maya," jawab Adrian.
"Tapi jika memang aku masih hidup, kenapa aku tidak bisa mengingat tentang masa laluku sama sekali saat menjadi arwah yang tidak bisa kembali ke dalam tubuhku?" tanya Maya.
"Itu bisa saja terjadi pada arwah yang tidak bisa kembali dalam tubuhnya, ada beberapa yang tidak bisa mengingat tentang masa lalunya dan ada juga yang bisa mengingatnya," jawab Adrian.
"Tapi jika aku masih hidup dimana tubuhku berada?"
"Bisa saja jika tubuhmu ada bersama orang yang telah menyelamatkanmu itu, sekarang kita hanya perlu mencari tahu siapa yang menolongmu waktu itu," jawab Adrian.
"Tapi siapa kira kira orang itu, di lihat dari tangannya sepertinya dia seorang wanita, tapi siapa dia sebenarnya dan kenapa dia menyelamatkanku?" tanya Maya penasaran.
"Itu juga harus kita cari tahu, sebelum itu kita harus mencari tahu informasi tentang wanita yang bernama Dian itu dan juga bos besar, kita pasti akan mendapatkan sedikit petunjuk tentang orang yang menyelamatkanmu," jawab Adrian.
"Benar juga katamu Adrian, setidaknya aku ada harapan masih hidup, jika memang benar tubuhku ada bersama orang yang telah menyelamatkanku waktu itu, aku sangat senang mendengar ini," ucap Maya sambil meneteskan air matanya karena senang.
"Harapan itu selalu ada Maya, aku yakin kau akan bisa juga hidup bahagia seperti yang lainnya, tuhan pasti masih ingin memberikan kau kesempatan untuk bisa hidup bahagia bersama dengan orang orang yang kau cintai," ucap Adrian.
"Terimakasih Adrian, karena kau telah banyak membantuku dan juga Erica, aku akan segera menemui Erica dan juga membicarakan semua ini padanya," ucap Maya.
"Sama sama Maya, tapi kenapa Erica tidak ikut kemari bersamamu untuk menemuiku?" tanya Adrian.
"Itu karena beberapa hari ini Erica dan Evan telah di ikuti oleh seseorang, kemungkinan orang itu adalah orang suruhan dari bos besar itu, jadi Erica tidak bisa pergi dengan bebas untuk saat ini, kami tidak ingin jika bos besar itu mengetahui rencana kita," jawab Maya.
"Benar ucapanmu, jangan sampai bos besar itu mengetahui semua rencana kita," ucap Adrian.
"Aku harus pergi sekarang Adrian, Erica akan segera menghubungimu nanti untuk membicarakan rencana kita selanjutnya," ucap Maya.
"Baiklah aku akan menunggu kabar dari Erica, kau juga harus berhati hati Maya, sebelum menemukan tubuhmu jika kau memang benar benar masih hidup jangan sampai arwahmu lenyap karena ulah dari hantu jahat itu," ucap Adrian khawatir.
"Baik Adrian mulai sekarang aku akan selalu berhati hati," ucap Maya.
"Sampai jumpa lagi," ucap Adrian.
Lalu Maya pergi menghilang dari rumahnya Adrian untuk segera menemui Erica dan Evan yang masih berada di sekolah saat itu.