ME And GHOST

ME And GHOST
Kenyataan Yang Terungkap 29



Setelah sampai di ruang interogasi ayahnya Rey dan Erica langsung masuk ke dalam ruangan untuk menemui Leo yang msih berada disana. Jenni juga ikut mengantarkan sampai masuk ke dalam ruangan itu.


 


"Ini ruangannya ayo kita masuk ke dalam," ucap Jenni.


 


"Apa kami di perbolehkan untuk menemuinya di dalam?" tanya Ayahnya Rey.


 


"Tentu saja aku juga akan ikut bersama kalian ke dalam pasti di perbolehkan apalagi Pak Jony secara tidak langsung adalah keluarga dan korban dari kasus ini," ucap Jenni.


 


"Baiklah kalau begitu," ucap Ayahnya Rey.


 


"Kreek" suara Jenni membuka pintu.


 


Lalu mereka semua msuk ke dalam ruang interogasi untuk menemui Leo.


 


"Malam semua," ucap Jenni.


 


"Malam Bu Jenni," ucap polisi yang ada disana.


 


"Apa kalian sudah selesai menginterogasi tersangka?" tanya Jenni.


 


"Kami sudah selesai Bu Jenni, hanya saja dia tetap menyangkal semua tuduhan itu, dan tak mau mengakui semuanya," ucap polisi itu.


 


"Baiklah kalau begitu biaar sisanya aku yang urus kalian boleh pergi," ucap Jenni.


 


"Baik bu" ucap polisi itu dan berjalan keluar dari ruangan itu.


 


Leo merasa sangat terkejut melihat kakaknya Pak Jony yang berada disana yang datang bersama dengan Jenni dan juga Erica.


 


"Kak Jony! kau datang kemari untuk membebaskanku bukan? aku telah di tuduh oleh mereka kak! tolonglah aku," ucap Leo sambil berjalan mendekati kakaknya.


 


"Berhenti disana jangan mendekatiku!" teriak Ayahnya Rey.


 


 


"Kenapa kakak berkata seperti itu padaku? aku adalah adik kakak satu satunya," ucap Leo.


 


"Aku sangat menyesal karena telah mempunyai adik sepertimu! rasa sayangku padamu telah kau kecewakan dengan melakukan perbuatan yang sangat tidak pantas, kenapa kau melakukan ini semua dan membuatku sangat kecewa Leo?" tanya Ayahnya Rey.


 


Leo menatap wajah kakaknya yan terlihat sangat sedih dan marah padanya, dia hanya terdiam mendengar ucapan kakaknya.


 


"Katakanlah yang sejujurnya pada kakakmu Leo? ini kesempatan dirimu untuk jujur dan minta maaf padanya," ucap Jenni.


 


"Ini semua karena dirimu yang telah memfitnahku dan menangkapku dengan tuduhan yang tak jelas!" teriak Leo kesal.


 


"Aku hanya menjalankan tugas saja, apa salah jika aku menangkap seorang penjahat?" ucap Jenni.


 


"Sudahlah Leo tak perlu menyangkal lagi, jika kau berkata jujur pada kakak sekarang, mungkin kakak akan berusaha untuk memaafkanmu," ucap Ayahnya Rey.


 


"Apa kakak akan mencabut tuduhan itu padaku da meambebaskanku jika aku meminta maaf pada kakak?" 


 


"Kasus ini akan tetap di proses sesuai hukum yang berlaku, lagipula kakak tidak bisa mencabut kasus ini di kantor polisi," ucap Ayahnya Rey.


 


 


"Kenapa kakak tak bisa mencabut kasus ini? bukankah kakak yang melaporkannya?" tanya Leo.


 


"Bukan aku yang melaporkannya tapi Erica, dia adalah temannya Rey di sekolah," jawab Ayahnya Rey.


 


Leo menatap Erica yang berdiri di samping kakaknya.


 


"Maksudmu gadis ini yang melaporkanku pada polisi?" tanya Leo.


 


"Iya betul dia orangnya," ucap Jenni.


 


 


"Siapa kau apa kita pernah bertemu sebelumnya? kenapa kau melaporkanku pada polisi?" tanya Leo.


 


 


"Karena kau memang pantas untuk di tangkap atas semua perbuatan jahatmu, dan aku memang tidak pernah bertemu denganmu tapi kenalanku sangat mengenalmu dengan baik dari siapapun termasuk kakakmu sendiri," jawab Erica.


 


"Aku pantas menurutmu? kau pasti telah salah menilaiku tuduhan itu semua tidak benar, aku orang yang sangat baik terhadap orang lain," ucap Leo.


 


"Baik katamu! jika kau memang orang yang baik kenapa kau melakukan pelecehan pada gadis gadis muda, menggelapkan uang perusahaan kakakmu sendiri dan bahkan kau mencoba untuk memebunuh kakak iparmu sendiri yaitu Bu Clara, itu yang kau bilang baik," jawab Erica.


 


"Darimana kau mendapatkan semua bukti itu? kau tidak mengenalku mustahil sekali kau bisa mendapatkan semua bukti itu," ucap Leo.


 


"Jika kusebutkan juga kau psti tidak akan percaya dengan ucapanku nanti, dia orang yang sangat menyayangimu dan juga membencimu," jawab Erica.


 


'Apa maksudmu?" tanya Leo penasaran.


 


"Anggap saja orang itu tak ingin disebutkan namanya, jadi dia meminta bantuanku untuk melaporkan ini semua," jawab Erica.


 


 


"Kau akan meneyesal karena telah ikut campur urusan ini! aku akn memastikan itu padamu!" teriak Leo.


 


"Jangan menyalahkan orang lain atas semua perbuatan jahat yang telah kau lakukan Leo, aku tak menyangka jika kau juga mencoba membunuh kakak iparmu sendiri," ucap Ayahnya Rey.


 


"Tapi mereka tidak punya bukti untuk tuduhan jika aku yang berniat membunuh Kak Clara." ucap Leo.


 


"Benarkah bagaimana kalau kau menyuruh seseorang yang untuk membunuhnya, dengan cara seperti itupun kau juga telah termasuk sebagai seorang pembunuh Leo," ucap Jenni.


 


 


"Darimana kau mengetahui jika aku menyuruh orang lain untuk melakukannya?" tanya Leo.


 


Jenni mengeluarkan sebuah handphone yang dia dapat dari rumahnya Leo.


 


"Bagaimana jika aku menemukan bukti itu di dalam handphone ini?" ucap Jenni.


 


 


"Darimana kau mendapatkan itu?" tanya Leo.


 


"Aku mendapatkannya saat mencari bukti lain dirumahmu, dan handphone ini sangat membuatku merasa curiga jadi aku membawanya untuk bukti jika memang ini ada sesuatu yang sangat penting di dalamnya bukankah itu akan sangat membantuku untuk memecahakan kasus ini," ucap Jenni.


 


"Berani sekali kau mengancamku!" teriak Leo.


 


"Aku tidak mengancammu hanya memperingatimu jika tidak berkata jujur saat ini kau pasti akan sangat menyesal aku akan memastikan kau mendapatkan hukuman yang sangat berat," ucap Jenni.


 


 


"Kau memang polisi wanita yang sangat menyebalkan! aku sangat membencimu," ucap Leo.


 


"Adik iparmu benar benar sangat menyebalkan Bu Clara, aku benar benar sangat ingin memukulnya saat ini," ucap Maya kesal.


 


"Dia orang yang sangat licik, aku pun sangat kesal padanya, entah kenapa dia sangat benci padaku padahal aku sudah sangat baik padanya," ucap Ibunya Rey.


 


"Orang macam dia tidak pantas menjadi seorang adik! dia benar benar orang yangg sangat jahat," ucap Maya.


 


 


Ayahnya Rey berjalan mendekati Leo yang sedang berdebat dengan Jenni.


 


"Sudahlah Leo hentikan semua ini, jangan membantah lagi semua tuduhan ini, semua bukti sudah tertuju padamu, kakak berjanji akan mencoba memaafkanmu, kau harus di hukum karena semua perbuatanmu selama ini,"ucap Ayahnya Rey.


 


Leo hanya terdiam mendengar ucapan kakaknya, dia merasa sangat khawatir dan takut jika harus msuk ke dalm penjara, Maya yang melihat kelakuan Leo yang selalu membantah semua tuduhan dan menyalahkan orang lain merasa sangat marah dan kesal. sementara itu Jenni berencana akn mencari tahu orang yang telah di suruh Leo untuk membunuh Bu Clara, karena Jenni merasa jika orang suruhan Leo mengetahui semua kejahatan yang telah di lakukan oleh Leo, Jenni ingin mengungkap semua kasus itu sampai ke akarnya dan mencari jika ada koraban korban lain dari Leo.