
Erica dan Evan memperhatikan semua ucapan Rian pada mereka mengenai Maya, Rian belum terlalu mempercayai Erica dan Evan karena baru pertama kali bertemu dengannya.
"Dari mana kalian mengetahui jika Maya telah menghilang selama satu tahun ini?" tanya Rian.
"Karena kami tak pernah bisa menemuinya selama satu tahun ini," jawab Erica.
"Ooo begitu, kenapa kalian bertanya tentang Maya padaku? apa kalian sedang mencari Maya sepertiku?"
"Benar kami sedang mencari Maya, makanya kami mengumpulkan informasi tentang Maya dari orang orang terdekatnya, bukankah kau adalah kekasihnya Maya?" ucap Erica.
"Darimana kalian tahu jika aku adalah kekasihnya Maya?" tanya Rian.
"Kami mengetahuinya dari Aira, karena sebelum kemari kami menemui Aira di cafe miliknya," jawab Erica.
"Jadi kalian telah menemui Aira sebelum kemari, informasi apa saja yang telah kalian dapatkan darinya?"
"Tidak begitu banyak yang kami dapatkan darinya, makanya kami datang menemuimu untuk bertanya padamu," jawab Erica.
Pelayan wanita itu mengantarkan minuman ke ruang kerjanya Rian dan menaruhnya di atas meja.
"Silahkan di minum," ucap Rian.
"Terimakasih," ucap Evan dan Erica.
"Saya permisi tuan," ucap pelayan wanita itu.
Pelayan wanita itu lalu pergi keluar dari ruang kerjanya Rian.
"Baiklah apa yang ingin kalian ketahui tentang Maya?" tanya Rian.
"Sebelum Maya menghilang apa dia mengatakan sesuatu yang penting padamu? apa saat dia hilang sebelumnya dia bertemu denganmu?" tanya Erica.
Rian lalu terdiam menatap Erica yang bertanya padanya.
"Di hari dia menghilang memang dia bertemu denganku tapi itu tidak lama, karena dia mengatakan padaku sedang menangani kasus yang sangat penting saat itu, jadi dia pergi terburu buru," jawab Rian.
"Apa Maya mengatakan akan bertemu dengan siapa saat itu dan apa dia menceritakan kasus apa yang sedang dia tangani saat itu?" tanya Erica.
"Ehm, kalau tidak salah dia mengatakan akan bertemu dengan seseorang yang bernama Bu Clara, karena dia ingin meminta bantuan pada Maya untuk menyelidiki sesuatu, kasus yang sedang di tangani oleh Maya yaitu yang berkaitan dengan Narkotika, kasus itu tampak sangat berbahaya! aku pernah melarangnya untuk melanjutkan penyelidikannya tentang kasus itu tapi Maya tak mendengarkanku dan tetap melakukannya," jawab Rian.
"Maya menangani kasus Narkotika? apa dia di bunuh seseorang karena kasus yang sedang dia selidiki?" ucap Erica di dalam hati.
"Aku sangat mencemaskan Maya sampai sekarang, berbagai cara telah kulakukan untuk menemukannya, tapi sampai sekarang aku tak menemukan petunjuk tentangnya, polisi pun juga sudah mencarinya tapi tak menemukan apapun, aku sangat bingung bagaimana bisa menemukan Maya, aku sangat merindukan dirinya aku tak tahu apa yang telah terjadi padanya dan dia sedang ada dimana saat ini," ucap Rian sedih.
Erica menatap Maya yang ada di sampingnya, Maya tak terasa meneteskan air matanya saat mendengar ucapan Rian.
"Entah kenapa air mataku menetes sendiri saat melihat Rian dan mendengarkan ucapannya Erica," ucap Maya sedih.
"Apa tidak ada satu petunjuk pun yang di dapatkan untuk menemukan Maya?" tanya Erica.
"Tidak ada sama sekali, Maya hilang tanpa jejak sedikitpun! apa kalian menemukan sesuatu yang berkaitan dengan Maya?" tanya Rian.
"Erica coba kau tanyakan pada Rian apa dia mengetahui keberadaan ibuku?" tanya Maya.
"Rian apakah kau tahu dimana keberadaan ibunya Maya saat ini?" tanya Erica.
"Kenapa kalian menanyakan ibunya Maya?"
"Kami pernah mencoba mencarinya tapi tidak bisa menemukan ibunya Maya saat ini, informasi yang kami dapatkan jika tidak lama setelah Maya menghilang ibunya juga pindah dari rumahnya, hanya tidak ada yang tahu ibunya Maya pindah kemana, apa mungkin kau tahu soal itu?" ucap Erica.
"Aku tidak tahu dimana keberadaa ibunya Maya saat ini," jawan Rian.
"Kami sangat ingin bertemu dengannya," ucap Erica.
"Apa tidak ada orang yang kau curigai saat hilangnya Maya saat itu?" tanya Evan.
"Tidak ada," jawab Evan.
"Apa kau mengenal seorang pria temannya Maya yang bernama Andra?" tanya Erica.
"Iya aku mengenalnya dia teman baiknya Maya mereka sama sama belajar bela diri dari masa sekolah dulu, aku juga sering bertemu dengannya, dari mana kalian bisa mengenal Andra?" tanya Rian.
"Kebetulan waktu itu tanpa sengaja aku bertemu dengannya di tempat latihan, dan melihat foto Maya yang ada padanya," jawab Erica.
"Ooo begitu, Maya memang orang yang sangat ramah pada siapapun, dia juga banyak memiliki teman, selama aku kenal dengannya dan menjadi kekasihnya selama ini hidupku sangat bahagia, tapi semenjak dia menghilang hidupku terasa hampa, hanya dia yang bisa membuat hidupku merasa sangat berarti," ucap Rian.
"Apa kau sangat mencintai Maya?" tanya Erica.
"Aku sangat mencintainya dari pertama kali kami bertemu saat itu di cafe miliknya Aira," jawab Rian.
"Jadi kalian pertama kali bertemu di cafe miliknya Aira?" tanya Evan.
"Iya betul, dia wanita yang sangat menakjubkan menurutku, dia sangat kuat dan cantik suka menolong siapa saja yang sedang kesulitan," ucap Rian.
"Bisa kau ceritakan sedikit tentangmu dan Maya?" tanya Erica.
"Saat kami sedang pertama kali berjalan bersama, tanpa sengaja ada seorang wanita yang di rampok oleh seorang penjahat itu tanpa berpikir panjang Maya langsung mengejar penjahat itu, dia menghajar penjahat itu sendirian padahal penjahat itu membawa senjata tajam tapi Maya tidak memperdulikannya, saat itu tangannya Maya terluka karena melawan penjahat itu sendirian, tapi dia berhasil menangkapnya dia berhasil membawa kembali barang yang telah diambil perampok itu dan membawa penjahat itu ke kantor polisi," ucap Rian.
"Jadi Maya polisi wanita yang sangat hebat," ucap Erica.
"Iya betul, aku melihat keberanian yang sangat besar di dalam dirinya, dia sering menolong orang lain dan memecahkan kasus dengan baik, dia juga banyak mendapatkan penghargaan dari pekerjaannya sebagai polisi, sampai terakhir dia menangani sebiuah kasus yang berkaitan dengan Narkotika, Maya pernah mengatakaa padaku kasus ini sangat berbahaya karena ada orang orang yang sangat penting yang terlibat dengan kasus ini," ucap Rian.
"Berarti kasus ini sangat berbahaya karena banyak orang orang pentin yang terlibat di dalamnya," ucap Erica.
"Betul Maya pernah mengatakan itu padaku sebelum menghilang, aku pernah berpikir jika dia telah di celakai oleh orang orang yang terlibat dengan kasus yang sedang di tangani oleh Maya, tapi aku tidak punya bukti untuk melaporkannya pada polisi," ucap Rian.
Mendengar ucapan Rian, Erica merasa yakin jika orang yang membunuh Maya adalah orang orang yang terlibat dengan kasus yang sedang di tangani oleh Maya. Karena takut kasusnya terbongkar jadi orang orang itu membunuh Maya dan menyembunyikan jasadnya.