
Setelah arwah Ibunya Rey menghilang di hadapan Erica dan Maya dia kembali ke tubuhnya, saat membuka matanya Ibunya Rey tak menyadari jika dia telah kembali ketubuhnya. Karena merasa heran dia melihat sekelilingnya yang tampak tak percaya jika dia benar benar telah kembali ke tubuhnya.
"Dimana aku? apakah aku benar benar telah kembali ke tubuhku sekarang," ucap Ibunya Rey sambil membuka matanya dan melihat sekelilingnya.
Saat itu Rey yang masuk ke dalam kamar ibunya merasa sangat terkejut dengan melihat ibunya telah sadar dari koma.
"Ibu! apakah ibu benar benar sudah sadar!" ucap Rey sambil berjalan mendekati ibunya.
Lalu ibunya menatap Rey yang saat itu berada di hadapannya.
"Apakah kau adalah Rey anakku?" tanya Ibunya Rey.
"Iya ibu ini aku Rey anakmu, apa aku sedang bermimpi melihat ibu yang telah sadar dari koma," ucap Rey yang menatap ibunya.
"Jadi kau benar benar Rey anakku, ibu sayang rindu padamu sayang," ucap Ibunya Rey sambil memeluk anaknya.
"Hiks hiks hiks, aku juga sangat merindukan ibu! aku sangat takut jika kehilangan ibu, aku sangat tidak percaya melihat ibu telah sadar kembali," ucap Rey sambil menangis.
Melihat anaknya yang menangis, membuat Ibunya Rey juga sangat sedih dan memeluk erat anaknya.
"Maafkan ibu sayang, ibu berjanji tak akan meninggalkan dirimu sendiri lagi," ucap Ibunya Rey sedih.
"Sebenarnya apa yang telah terjadi pada ibu sampai ibu mengalami kecelakaan waktu itu?" tanya Rey penasaran.
Ibunya Rey terdiam mendengar ucapan Rey yang bertanya pada dirinya.
"Ayahmu sekarang ada dimana Rey?" tanya Ibunya Rey.
"Ayah belum pulang bu, katanya dia ingin menyelesaikan suatu masalah dan akan pulang terlambat," jawab Rey.
"Jadi ayahmu belum pulang dari kantor polisi?" tanya Ibunya Rey.
"Kenapa ibu mengatakan jika ayah pergi ke kantor polisi? aku saja tidak tahu dimana ayah berada?"
"Heem, ibu hanya menebaknya saja, mungkin saja ayahmu berada disana," jawab Ibunya Rey.
"Ooo begitu."
"Apa kau baik baik saja selama ibu tidak sadarkan diri Rey?"
"Awalnya waktu itu aku sangat sedih dan tak bisa melakukan apapun dengan benar, tapi tanpa sengaja aku bertemu dengan sorang gadis yang membuat hidupku menjadi berubah," jawab Rey.
"Apa dia bernama Erica?"
"Darimana ibu tahu jika namanya Erica?" tanya Rey heran.
"Aku lupa jika aku mengenal Erica saat masih menjadi hantu, jika aku mengatakan yang sebenarnya pada Rey dia pasti akan sangat terkejut," ucap Ibunya Rey di dalam hati.
Rey menatap ibunya yang masih kelihatan bingung di depannya.
"Ada apa bu? kenapa ibu tidak menjawab pertanyaanku?" tanya Rey.
"Sebenarnya sewaktu ibu masih koma kadang kadang ibu bisa sesekali mendengar ucapan kalian yang berada di dekat ibu, kebetulan waktu itu ibu mendengar ucapanmu yang memanggil seseorang yang bernama Erica," ucap Ibunya Rey.
"Jadi ternyata ibu bisa mendengar ucapanku walaupun ibu sedang koma?" tanya Rey.
"Iya Rey, itulah yang terjadi pada ibu kadang ibu bisa mendengar dan kadang juga tidak," jawab Ibunya Rey.
"Yang penting sekarang ibu sudah sadar, dan Rey sangat senang melihat ibu sudah sehat kembali! ayah juga pasti akan sangat senang melihat ibu," ucap Rey.
"Ibu juga sangat senang bisa bertemu lagi dengan dirimu dan juga ayahmu, ibu tak menyangka bisa berkumpul dengan kalian kembali," ucap Ibunya Rey.
"Clara apakah benar itu adalah dirimu? apa aku tidak salah melihat?" ucap Ayahnya Rey.
"Ayah! ibu telah sadar!" teriak Rey senang.
Ayahnya Rey berjalan mendekati istrinya dan duduk di sampingnya di atas tempat tidur.
"Sayang benarkah ini dirimu? aku sedang tidak sedang bermimpi kan?" ucap Ayahnya Rey sambil memegang tangan istrinya.
"Iya sayang ini diriku, aku sangat khawatir dan merindukanmu," ucap Ibunya Rey.
Ayahnya Rey menangis bahagia sambil menatap istrinya.
"Hiks hiks hiks, aku merasa tak percaya jika kau telah sadar dan duduk di sampingku! ini semua adalah anugerah untukku dan keluarga kita sayang," ucap Ayahnya Rey sambil menangis.
"Maafkan aku sayang telah membuat dirimu dan Rey menjadi sedih karena yang telah terjadi padaku," ucap Ibunya Rey.
"Kau tak perlu sedih lagi dan bercerita padaku, karena aku telah mengetahui semua kebenarannya! maafkan aku istriku yang tak bisa menjagamu dengan baik selama ini dan telah membuat kau menjadi seperti ini," ucap Ayahnya Rey.
"Maafkan aku juga yang selama ini tak jujur padamu sayang, dan menutupi semuanya aku pikir dengan tak mengatakan apapun padamu dapat membuatmu selalu bahagia," ucap Ibunya Rey.
"Aku mohon padamu agar bisa memaafkan Leo yang telah melakukan semua ini padamu, dia sekarang telah mempertanggung jawabkan semuanya," ucap Ayahnya Rey.
Rey yang mendengar ucapan ayah dan ibunya merasa sangat bingung.
"Ayah sebenarnya ada apa? ada apa antara ibu dan paman Leo?" tanya Rey penasaran.
Ayahnya Rey menatap wajah anaknya.
"Ayah harap kau juga tak akan membenci paman Leo," ucap Ayahnya Rey.
"Sebenarnya ada apa yah? apa ada sesuatu yang belum diriku ketahui?"
"Paman Leo yang menyebabkan kecelakaan pada ibumu, dia menyuruh seseorang untuk menabrak mobil ibumu dan berencana untuk membunuhnya! untung saja kejadian itu tidak membuat ibumu terbunuh dan hanya membuat ibumu menjadi koma," jawab Ayahnya Rey.
"Aku tak mengerti kenapa paman Leo ingin membunuh ibu?"
"Itu karena ibumu ingin melaporkan paman Leo pada polisi, karena paman Leo telah melakukan pelecehan kepada gadis gadis muda, dan juga kasus penggelapan dana perusahaan kita," jawab Ayahnya Rey.
"Apa! jadi selama ini paman Leo telah melakukan banyak kejahatan! aku tak menyangka jika paman Leo melakukan ini semua," ucap Rey terkejut.
"Yang membuat ayah sangat sedih karena dia juga berniat ingin membunuh ibumu, ayah memang selama ini juga mengetahui perbuatan paman Leo, hanya karena dia adik kandungku aku berpura pura tidak tahu dan berharap jika dia akan dapat berubah, tapi nyatanya malah dia bertambah jahat pada orang lain," ucap Ayahnya Rey.
"Sudahlah Rey, kau jangan sampai membenci pamanmu sendiri! ibu juga sudah memaafkan pamanmu," ucap Ibunya Rey.
"Jika memang ibu telah memaafkannya, aku juga akan berusaha untuk memaafkan paman Leo," ucap Rey.
"Itu baru anak kesayangan ibu, kita tidak boleh menyimpan dendam pada siapapun agar hidup kita bisa menjadi lebih tenang," ucap Ibunya Rey.
Rey yang telah mengetahui kebenaran dari ayah dan ibunya tentang Leo merasa sangat terkejut, dia tidak menyangka jika Leo telah melakukan semua kejahatan dan juga dia adalah penyebab kejadian yang telah menimpa ibunya. Didalam hati Rey msih belum bisa memaafkan Leo atas semua perbuatannya yang telah membuat keluarganya menjadi bersedih selama 1 tahun terakhir ini.