ME And GHOST

ME And GHOST
Mulai mendapatkan petunjuk



Keesokan paginya erica buru buru pergi ke sekolah untuk memberi tahu evan cerita yang menimpa tasya. Saat dirinya keluar dari rumah dan ingin masuk ke dalam mobil, rio datang ke rumah erica dan menghampirinya.


"Pagi erica!!" ucap rio sambil turun dari mobil dan menghampiri erica.


"Rio!! ada apa kau pagi pagi sudah kesini!!" tanya erica heran.


"Untuk mengantarkanmu ke sekolah!!!".


"Tapi aku biasa di antar sama pak darmin!!".


"Hari ini aku ingin mengantarmu ke sekolah!!".


Ibu dan ayahnya erica keluar rumah untuk bersiap siap pergi ke kantor. Dan mereka melihat rio yang datang ke rumah mereka.


"Eh ada rio!! kapan datangnya!!" ucap ibunya erica menghampiri rio.


"Pagi tante dan om!! saya baru saja sampai disini!!" jawab rio.


"Ooo begitu!! ada apa rio pagi pagi sudah kemari?" tanya ibunya erica.


"Rio ingin mengantarkan erica ke sekolah sekalian rio berangkat pergi ke kampus karena kita satu arah!!!" ucap rio.


"Apa tidak merepotkanmu rio? erica sudah biasa pergi ke sekolah dengan pak darmin!!" ucap ayahnya erica.


"Tentu saja tidak merepotkan om!! malah rio senang jika selalu bisa dekat dengan erica!!".


"Benar tidak merepotkanmu rio?" tanya ayahnya erica.


"Tidak apa apa jika kau memang ingin mengantarkan erica ke sekolahnya tante mengizinkannya rio!!".


"Terimakasih tante!!" ucap rio.


"Ingat hati hati membawa mobilnya rio!!" ucap ayahnya erica.


"Siap om!! saya dan erica berangkat dulu permisi om dan tante!!".


"Tapi bu erica!!".


"Sudah tak apa apa jika kau pergi bersama dengan rio sayang!!" ucap ibunya erica.


"Mereka ini belum tahu jika laki laki ini sangat buruk untuk erica!!" ucap maya kesal.


"Baiklah bu!! erica berangkat dulu!!".


"Hati hati di jalan sayang!!!" ucap ibunya erica.


"Iya bu!!" ucap erica sambil masuk ke dalam mobil rio.


Akhirnya rio dan erica berangkat menuju ke sekolah erica.


"Erica hari ini kau pulang jam berapa??" tanya rio.


"Aku pulangnya agak sore karena hari ini ada latihan basket!!!".


"Kira kira nanti pulang jam berapa?".


"Belum tahu rio mungkin hari ini latihannya agak lama!! karena lusa kita akan mengikuti turnamen antar sekolah!!".


"Wah bagus dong!! nanti aku akan menonton pertandinganmu paling depan untuk menyemangati mu erica!!".


"Iya rio terimakasih!!".


"Semoga kau akan memenangkan pertandingan ini!!!".


"Semoga saja!!".


"Kita sudah sampai erica!!".


"Terima kasih rio sudah mau mengantarkan ke sekolah!!".


"Dengan senang hati aku akan selalu mengantarmu erica!!".


"Baiklah sampai jumpa rio!!" ucap erica sambil turun dari mobil.


"Sampai jumpa erica!" ucap rio sambil melambaikan tangannya ke erica.


Cindy yang melihat erica turun dari mobil menjadi penasaran.


"Dengan siapa erica di mobil itu? tapi sepertinya dia seorang laki laki!!" ucap cindy penasaran.


Cindy pun menghampiri erica dan bertanya kepadanya.


"Hei cupu!! apa sekarang kau sudah memiliki pacar!!".


"Maksudmu apa cindy?".


"Siapa yang mengantarkanmu tadi?".


"Ooo dia hanya temanku!! memangnya kenapa?".


"Aku hanya ingin bertanya saja!!" ucap cindy.


Tiba tiba evan datang menghampiri erica yang sedang berbicara dengan cindy.


"Pagi semua!!!" ucap evan sambil tersenyum.


"Evan sepertinya hari ini kau sangat bahagia??" tanya cindy penasaran.


"Itu karena erica!!" ucap evan menatap erica yang ada di sampingnya.


"Maksudmu apa evan??" tanya cindy.


"Itu karena sekarang aku dan erica telah menjadi sepasang kekasih!!" ucap evan senang.


"Apa aku tidak salah dengar evan dengan yang kau katakan tadi!!!" ucap cindy terkejut.


"Aku tidak percaya dengan apa yang aku dengar jika kau dan dia adalah sepasang kekasih!!!".


"Memang kenapa cindy kau keberatan!!!" ucap evan.


"Haah kau tahu evan dia saja baru mengkhianatimu hari ini!!!"ucap cindy marah.


"Maksudmu apa cindy?".


"Tanya saja pada pacarmu ini!! dia baru saja di antar oleh laki laki lain ke sekolahan dengan mobil!!!".


"Maksudnya apa erica yang di katakan cindy?".


"Ehm begini evan tadi aku diantar ke sekolah oleh rio!!!".


"Apa katamu rio!! bagaimana mungkin dia yang mengantarmu!!".


"Tadi dia datang ke rumahku dan meminta izin ke ayah dan ibu untuk mengantarkan ku ke sekolah!!".


"Jadi ayah dan ibumu mengizinkannya?".


"Iya evan!!".


"Apa kau tidak bilang pada orang tuamu jika sekarang aku yang sedang dekat denganmu!!".


"Aku belum sempat mengatakan pada mereka evan!!!" ucap erica.


"Itulah si cupu!! bagaimana kau bisa begitu menyukainya apalagi dia orang yang tidak bisa di percaya evan!!!!" teriak cindy.


"Aku tidak ada apa apa dengan rio!!".


"Ayo erica kita pergi dari sini, kita berbicara di tempat lain!!" ucap evan sambil menarik tangan erica.


"Evan kenapa kau meninggalkan ku sendiri!!!" teriak cindy kesal.


Evan tak menghiraukan cindy dan langsung pergi dengan erica.


"Erica coba kau jelaskan padaku kenapa kau mau bersama rio tadi?? padahal kau sudah tahu orang seperti apa dia!!!" teriak evan.


"Iya evan!! cuma tadi tidak mungkin aku menolaknya!!".


"Kenapa tak bisa erica!!".


"Karena ada orang tuaku evan!! tak mungkin kalau sekarang aku mengatakan yang sebenarnya kepada mereka karena kita belum memiliki bukti kalau rio orang yang tidak baik!!!".


"Ehm jadi benar tak ada maksud yang lain kan erica!!".


"Tentu saja tidak evan!!".


"Aku tak ingin melihat pacarku dengan lelaki lain!! itu akan membuatku sangat cemburu!!".


"Iya evan!! O iya evan aku sepertinya mendapatkan petunjuk tentang tasya!!".


"Benarkah? kau dapat informasi dari siapa?".


"Ehm itu aku dapat dari teman evan!!!".


"Ooo jadi apa yang kau dapat?".


"Aku tidak mungkin mengatakan jika mendapatkan informasi dari hantunya tasya!!" ucap erica di dalam hati.


"Kita harus membuat rio mengakui sendiri perbuatannya evan!! karena banyak yang mencurigakan tentang rio!! setelah kita selesai latihan aku ingin mengajakmu ke suatu tempat!!" ucap erica.


"Mau kemana kita erica?".


"Nanti kau akan tahu evan!!".


"Baiklah!! ayo kita ke kelas!! hari ini latihan terakhir sebelum kau ikut turnamen basket erica!!!".


"Iya evan!!".


"Pacarku harus menang!! kau juga pemain yang sangat hebat erica!!".


"Iya evan!!".


"Maksud evan mungkin aku yang hebat bermain basket!!" ucap maya yang ada di samping erica.


"Ayo ku antar kau ke kelasmu erica!!" ucap evan sambil menggandeng tangannya erica.


"Tak perlu evan nanti kita lihat orang kan malu!".


"Kenapa harus malu? apa kau malu jika menjadi pacar orang paling populer di sekolah!!" ucap evan sambil tersenyum.


"Maksudku bukan begitu evan!!".


"Sudahlah ayo cepat sebentar lagi kelas akan di mulai!!!" ucap evan berjalan sambil menggandeng tangannya erica.


"Heeeem so sweet banget erica dan evan!!" ucap maya tersenyum.


"Iya evan!!!" ucap erica.


Semua orang yang ada di sekolah menatap evan dan erica yang bergandengan tangan dan berjalan bersama. Erica menjadi sangat malu sampai membuat pipinya merah.


"Wah apa evan dan erica sekarang sudah pacaran ya!" ucap teman teman erica.


"Mereka benar benar serasi!! aku iri melihatnya!!" bisik teman teman erica.


"Erica kita sudah sampai di kelasmu!! sampai jumpa nanti di lapangan kita latihan bersama!!" ucap evan sambil melepaskan tangannya dari erica.


"Iya evan sampai jumpa!!" ucap erica.


Evan langsung pergi ke kelasnya dan erica masuk ke kelasnya. Di sana semua orang menatap erica karena melihat erica yang bergandengan tangan dengan evan. Karena evan siswa laki laki yang paling populer disekolah dan banyak gadis yang menyukainya. Di sisi lain cindy yang tidak terima erica menjadi pacarnya evan membuat bertambah benci kepada erica. Cindy berniat akan memisahkan erica dan evan bagaimanapun caranya.