MARRIAGE BY MISTAKE

MARRIAGE BY MISTAKE
Promo Novel Baru. ( Terjebak Hasrat Gigolo Ibuku )



Promosi Novel Baru guys.


Terjebak Hasrat Gigolo Ibuku.


____________


"Ah ... euhmmm ... aku suka baby ... ah ... Lebih cepat! Akhhhhhhhh ..."


"Arghhhhhhhh!!!!"


Suara de sa han seorang pria dan wanita saling bersahutan memenuhi kamar yang terlihat sangat luas. Ranjang yang bergoyang itu menandakan ada gerakan yang cukup kerasa diatasnya, terlihat sangat acak-acakan. Bantal dan selimutnya entah terlempar kemana saja.


"Lagi baby, oughhhh ...." Seorang wanita yang tampak sudah berumur namun masih terawat tampak melenguh pelan tatkala lawan mainnya melepaskan penyatuan mereka. Ia masih memejamkan matanya meresapi kenikmatan dunia yang baru saja diraihnya, tapi rasanya masih belum puas mengingat bagaimana perkasanya pria yang telah disewanya.


Sean menarik sudut bibirnya, ia tidak menggubris perkataan wanita itu dan memilih memunguti bajunya sendiri.


"Hari ini cukup sampai disini Baby, kita sudah menghabiskan 4 jam. Kau juga butuh istirahat," ujar Sean melempar senyum mautnya kepada wanita itu.


"Lagi, aku akan memberikanmu bonus. Atau mungkin kau bisa ikut pulang ke rumahku, suamiku sedang keluar kota," ujar wanita itu lagi, benar-benar belum puas meski sudah 4 jam bercinta dengan sangat panas dan tanpa jeda.


Sean membiarkan air itu membasahi tubuhnya, seolah ingin membersihkan bekas-bekas wanita yang masih menempel ditubuhnya. Namun, meskipun ia membersihkannya tidak akan mungkin membuat dirinya juga benar-benar bersih.


Sean menghela nafas panjang, tidak mau mengingat-ingat hal yang membuat hatinya mengharu biru. Ia lebih memilih menyelesaikan acara mandinya dan memakai bajunya kembali lalu pergi meninggalkan tempat itu.


"Baby, aku akan pergi sekarang. Apa aku perlu memesankan taksi untukmu?" ujar Sean masih bersikap baik kepada sumber uangnya itu.


"Tidak usah, seharusnya kau saja yang mengantarku. Kenapa kau menolak?" sahut wanita itu tersenyum manja pada Sean, berharap Sean akan tergoda lagi dengan wajahnya itu.


Namun, tentu saja hal itu tidak akan terjadi. Bagi Sean ia hanya akan bekerja seperti perjanjian yang telah dibuat. Jika waktunya sudah habis, maka ia akan benar-benar pergi.


"Kalau begitu, aku akan pergi. Semoga harimu menyenangkan Baby. Terima kasih bonusnya, hubungi saja Anton jika kau membutuhkanku lagi," kata Sean menunjukkan ponsel yang terlihat sebuah transaksi disana, ia menyempatkan dirinya untuk mencium mesra bibir wanita itu sebelum pergi.


Tujuannya tentu ingin memberikan efek terpesona kepada wanita yang baru saja dipuaskannya. Sean yakin, wanita itu pasti akan menghubungi Anton untuk meminta jasanya lagi.