MARRIAGE BY MISTAKE

MARRIAGE BY MISTAKE
Pertunangan Jofan~2



Rasa penasaran mereka terjawab tatkala melihat seorang wanita yang begitu cantik datang. Wanita yang tak lain adalah Bella. Malam itu Bella mengenakan dress off soulder berwarna dusty pink. Rambutnya dia sanggul keatas memperlihatkan leher dan bahu seputih susunya. Make up tipis tampak menghiasi wajah cantiknya.


Semua pasang mata rasanya tak bisa mengalihkan tatapan mereka dari Bella. Saat ini bahkan dirinya menjadi pusat perhatian. Bella berjalan dengan dagu terangkat, langkahnya sangat anggun. Semua orang begitu terpesona dengan kecantikan Bella. Namun disisi lain ada sepasang mata yang menatapnya dengan tajam.


Sepasang mata adalah Axel yang langsung mengenali Bella. Dia tak bisa melepaskan tatapannya pada wanita yang siang malam menggangu pikiran dan tidurnya. Kenapa wanita itu ada disini? Apa hubungannya dengan Jofan, pikir Axel penasaran.


"Bella, sini?" panggil Tiara pada Bella yang tampak celingukan mencari sesuatu.


Bella sedikit kebingungan tak mendapati Tiara di manapun. Karena dirinya tak mengenal satu orang pun yang ada Disana. Suara teriakan orang yang cukup ia kenal terdengar memanggilnya. Bella sedikit kaget, namun dia langsung tersenyum begitu melihat Tiara dan Karin. Bella melangkahkan kakinya menuju kearah sahabatnya itu.


"Lama banget sih Lo, acaranya mau di mulai nih" semprot Tiara begitu Bella sampai di dekatnya.


"Udah ah gue nggak mau denger alesan lo, sekarang ayo ikut gue nemuin kak Jofan, oh ya gue belum bilang, Lo cantik malam ini" Tiara mencerocos seraya menarik Bella untuk di kenalkan kakaknya.


Bella mengulum senyum mendengar ucapan Tiara, dia hanya menurut saja saat tangannya di tarik oleh Tiara. Namun dia sedikit mengerutkan dahinya melihat seorang pria yang ada di samping kakak Tiara. Wajahnya cukup asing namun entah mengapa terasa familiar. Sepertinya Bella pernah bertemu pria itu, tapi dimana?.


Tak butuh lama untuk Bella bisa mengenali pria yang kini menatapnya tajam. Bella begitu terkejut saat bisa melihat lagi wajah pria yang telah menodainya itu. Bella sudah berusaha keras untuk melupakan wajah itu, tapi semakin dia mencoba melupakannya semakin kuat ingatan tentang malam kelam itu muncul memenuhi otaknya.


"Kakak, kenalin ini Bella, sahabat aku, dan bel ini kak Jofan Kakak gue, sama kak Diana calon kakak ipar gue" kata Tiara memperkenalkan lagi . Tapi Bella hanya diam tak merespon karena kini ia sibuk dengan pemikirannya sendiri.


"Bel, kok malah bengong sih" Tiara menatap Bella heran karena dia hanya diam saja.


"Oh, eh sorry aku Bella kak, selamat atas pertunangannya" Bella berusaha keras bersikap normal di saat ada seorang yang terasa mengawasinya.


"Terima kasih ya bel" Jofan tersenyum pada Bella yang di anggapnya tampak manis. Bukan, bukan Jofan suka, tapi dia hanya mengagumi kecantikan Bella dalam hatinya.


Bella mengangguk kecil dan bergantian bersalaman dengan tunangan Jofan. Rasanya Bella ingin punya kantong ajaib Doraemon untuk meminjam pintu ajaib supaya bisa kabur dari sana. Posisinya saat ini benar-benar sulit.


"Yaudah kita kesana dulu ya kak, kasihan Karin udah nunggu dari tadi" Untung lah Tiara segera mengajaknya pergi, bisa mati Kutu dia berada di dekat cowok brengsek yang dia tak tau namanya. Oh tidak, bahkan dia tak ingin tau.


Axel sendiri tak bisa melepaskan pandangannya pada Bella barang sejenak. Apalagi saat wanita itu ada di dekatnya. Ada yang aneh dalam hatinya saat ini. Entah apa itu, Axel pun tak tau. Dia memutuskan untuk bergabung dengan teman-temannya daripada memikirkan wanita itu terus.


****


"Asli gue seneng banget waktu tau cewek itu cuma sekretarisnya Kak Axel" Karin mengawali cerita begitu mereka berkumpul di salah satu meja untuk menikmati hidangan.


"Tapi nggak menutup kemungkinan kalau mereka bisa jadian" Sahut Tiara sengaja membuat sahabatnya kesal.


"Kok Lo gitu sih, nggak ngedukung banget kayaknya kalau gue sama kak Axel" cetus Karin merasa Tiara tak berpihak padanya.


"Ya gue kan cuma asal ngomong aja, kalau dilihat dari cara kak Axel yang berani ngajak dia ke acara penting sahabatnya, itu bisa jadi wanita itu cukup spesial Rin" kata Tiara yang berfikir klise. lagipula dia sendiri tak mungkin mau di ajak cowok ke acara penting jika tak mempunyai hubungan khusus, paling tidak teman dekat.


"Siapa sih yang Lo bahas, gue udah kayak orang bego yang nggak paham sama omongan Lo berdua" Bella yang sedari tadi merasa di kacangin, ikut nimbrung obrolan keduanya.


"Oh orangnya ada disini juga, yang mana?" tanya Bella ingin tau.


"Itu, yang tadi ada disamping kakak gue, Yang pakek jas abu-abu, gimana menurut Lo?" Tiara menunjuk ke arah Axel yang kini sedang berbincang dengan beberapa temannya.


Bella yang awalnya antusias kini mendengus mengetahui pria yang dimaksud sahabatnya. Jadi pria itu yang begitu di agungkan oleh Karin.


"Cih, ganteng doang tapi kelakuannya brengsek gitu" ceplos Bella merasa sebal dengan pria yang kini ia tau namanya Axel itu.


"Brengsek gimana sih Bel, kayak Lo kenal aja sama kak Axel" Karin menatap aneh mendengar ucapan Bella.


"Ya nggak perlu kenal, dari tampangnya aja nggak banget gitu"


"Lo ini buta apa gimana sih Bel, orang kak Axel ganteng gitu, ganteng banget malah" Karin tetap kekeh dengan penilaiannya.


"Ganteng doang itu nggak penting, Yang penting dia itu cowok baik-baik, Apa Lagi Lo belum kenal dia luar dalem, bisa jadi dia itu cowok brengsek yang suka mainin cewek" Bella merasa emosi karena Karin tak tau saja kelakuan bejat pria itu. Entah sudah berapa korbannya karena Bella yakin dia bukan satu-satunya wanita yang pernah tidur dengan pria itu.


"Lo kenapa malah ngomong ngelantur kayak gitu, kok gue curiga Lo udah kenal ya sama kak Axel?" Karin merasa heran dengan ucapan Bella yang menurutnya terlalu emosional untuk orang yang baru di kenalnya.


"Eh, gue kan udah bilang nggak perlu kenal untuk tau sifat orang" Bella sedikit tergagap karena Karin mencurigainya. "Bodoh banget Lo bel, kenapa Lo bisa lepas kontrol gini sih" bantinnya mengutuk kecerobohannya.


"Emang iya apa? Buktinya Lo yang udah kenal sama Dio bertahun-tahun tapi nggak ngenalin sifat Dio yang suka selingkuh" Karin langsung skakmat membuat Bella terdiam.


"Apaan sih, kok Lo bawa bawa gue segala, gue kan cuma ngasih tau Lo, tapi kok tanggepan Lo gini sih" Bella sebal jika masa lalunya di ungkit.


"Kalian berdua kok malah berantem sih, Lo juga kenapa sih Bel kayaknya Lo kok anti banget sama kak Axel?" Tiara yang sedari tadi melihat kedua sahabatnya bertengkar ikut berkomentar. Apalagi melihat tingkah Bella yang menurutnya aneh.


_Bella



****


Jangan lupa likenya kakak.....


Mohon maaf kalau ada typo bertebaran ..


Happy Reading..


TBC