MARRIAGE BY MISTAKE

MARRIAGE BY MISTAKE
Bercanda Mu Tidak Lucu.



Bermain jetski sudah menjadi kegemaran para wisatawan di Bali. Kita bisa berkeliling santai menikmati pemandangan laut yang begitu indah tanpa harus memikirkan apapun kecuali kesenangan. Bella sudah berputar beberapa kali dengan jetski nya. Axel setia menjaga dibelakangnya. Bella lalu melirik suaminya yang kini berada disampingnya.


"Bagaimana? Seru?" Axel harus berteriak untuk berucap karena suara mesin jetski yang keras.


"Ya. Tapi kurang seru By! Kita belum balapan" teriak Bella melempar senyum menggodanya.


"Jangan! Ombaknya terlalu besar! Pelan-pelan saja" sahut Axel tak setuju dengan keinginan Bella yang selalu di luar dugaan.


"Nggak kok By! Ayolah, Jangan bilang kau takut By" Bella memang sangat suka tantangan. Ia merasa ingin sekali menantang suaminya.


"Aku tidak takut, Ombaknya memang besar. Sebaiknya kita pulang saja" kata Axel melirik istrinya yang siang itu begitu cantik dibawah terpaan sinar matahari yang terasa sedikit jahat hari itu.


"Kita pulang, Tapi setelah kau mendapatkan ku" kata Bella dengan gayanya yang menantang lalu menambah kecepatan jetski nya.


"Bella! Jangan!" Teriak Axel mencoba mencegah tapi Bella sudah melesat terlebih dulu.


Axel berdecak karena Bella itu memang suka bermain-main dengan tantangan. Padahal ia sudah mengatakan kalau ombak hari itu memang cukup besar. Dengan menahan kesal, Axel segera menyusul istri nakalnya itu.


Bella tersenyum puas saat melihat Axel mengejarnya. Ini baru namanya seru, pikirnya. Ia menambah kecepatan jetski nya, meliuk-liuk di atas ombak lautan. Ia merasa sudah menang karena Axel masih belum bisa mengejarnya. Tapi karena menaiki jetski dengan kecepatan cukup tinggi, Bella terjatuh dan terseret ombak yang cukup besar.


Axel yang dibelakangnya tentu sangat kaget, Ia mempercepat jetski nya untuk mendekati Bella.


"Bella!" Teriak Axel saat melihat tubuh Bella tidak muncul ke permukaan. Ia begitu panik dan tanpa berpikir panjang, Axel langsung menceburkan diri ke laut untuk mencari Bella.


Para pemandu jetski yang melihat ada yang terjatuh juga langsung sigap ikut membantu. Dengan kemampuan menyelam yang cukup mumpuni, Axel bisa menyelam tanpa menggunakan alat. Ia menajamkan pandangannya untuk mencari istrinya.


Dan ia bisa melihat tubuh Bella yang terapung tak sadarkan diri, Axel segera berenang mendekatinya. Ia memegang tubuh Istrinya, Axel begitu panik namun ia kaget saat Bella membuka mata dan tersenyum padanya. Axel begitu kesal menarik dirinya dan Bella untuk naik ke permukaan.


"Bella!" bentaknya begitu marah karena Bella ternyata mengerjainya. Wanita ini tidak tau bagaimana khawatirnya dia tadi.


"Hahaha. Kau sangat panik sekali By! Aku hanya bercanda" Bella tertawa senang saat melihat wajah Axel yang begitu khawatir.


"Bercanda katamu! Apa kau tidak tau, bagaimana khawatirnya aku! Apa kau tidak sadar dengan apa yang kau lakukan bisa membahayakan nyawa mu! Bella, Bercanda mu sungguh tidak lucu" kata Axel begitu kesal karena Bella bermain-main dengan nyawanya.


"By, Kenapa kau marah? Aku sudah baik-baik saja kan, Jadi kau tidak perlu khawatir, oke?" kata Bella ingin menyentuh lengah suaminya namun langsung Axel tepis.


"Aku sangat lelah dan ingin pulang" sahut Axel seraya berenang ke arah jetski nya. Ia dibantu naik oleh pemandu yang tadi ikut mencari Bella.


Bella sedikit kaget dengan sikap Axel. "By! Kau meninggalkan ku!" teriak Bella masih posisinya.


"Tidak, Kemarilah. Hari sudah sangat siang" kata Axel melirik istrinya dingin.


Bella cemberut mendengar ucapan suaminya. Ia lalu berenang mendekati jetski suaminya. Axel mengulurkan tangannya yang langsung di sambut oleh Bella. Setelah Bella naik, Axel melajukan jetski nya untuk menepi kemudian pulang.


Axel hanya diam saja sepanjang perjalanan mereka pulang. Bella pun tampak canggung untuk memulai pembicaraan. Bahkan di Vila pun, Axel tak banyak bicara. Ia hanya berbicara seperlunya saja. Bella sudah mencoba memancingnya dengan memakai seragam dinasnya yang begitu sexy. Jika begini. Biasanya Axel akan tak tahan.


Tapi, Kali ini berbeda. Axel tetap bergeming dan memainkan ponselnya. Bella tak kehabisan ide, ia lalu menaiki ranjang dan mendekati suaminya.


"Sedang lihat apa?" tanyanya seraya bergelayut manja di lengan suaminya.


"Tidak ada, Hanya mengecek email dari Bram" sahut Axel singkat saja.


Ia pura-pura tak terpengaruh dengan penampilan istrinya yang menggoda iman. Padahal jangan ditanya, sekarang jantungnya sudah berlompatan bersaman dengan juniornya yang meronta ingin keluar dari sarangnya.


"Marah untuk apa?" sahut Axel melirik tingkah istrinya.


"Soal tadi"


"Tidak, Aku tidak marah" Kata Axel masih bertahan dengan sikap dinginnya.


"Kau bohong By! Padahal aku marah kan?" kata Bella kali ini menatap wajah suaminya yang serius, Ia lalu mengambil ponselnya Axel dan meletakkannya di kasur.


"Aku minta maaf ya By. Aku tau bercanda ku kelewatan, Maafkan aku By, karena sudah membuatmu khawatir" Kata Bella memegang kedua tangan Axel. Ia menatap Axel dengan matanya yang polos dan menggemaskan.


Axel terdiam melihat wajah Bella yang bersalah Bella yang benar-benar imut. Wanita ini memang sangat menyebalkan. Hanya dengan begini saja berhasil membuat kemarahannya menguap begitu saja.


"Jangan ulangi itu lagi. Aku sangat mencintaimu dan aku begitu takut kehilanganmu" kata Axel menatap Bella serius namun teduh.


"Aku berjanji By, Makasih udah maafin aku" kata Bella tersenyum senang lalu memeluk tubuh Axel. Ia tak menyangka bisa membujuk suaminya dengan begitu mudah.


"Ya, Tapi kau tau kan...


"Aku tau, Kau boleh menghukum ku sesuka By, Aku siap" kata Bella langsung menyela begitu saja sebelum Axel menyelesaikan ucapannya. Ia sudah sangat tau apa yang di inginkan suaminya.


Axel tertawa mendengar ucapan tanpa perlawanan dari Bella. "Benarkah?" katanya sengaja menggoda dengan mendekatkan wajahnya.


"Iya By! Tonight Is All Yours" bisik Bella dengan senyum memikat yang membuat Axel semakin berdebar dan langsung memulai ritual wajibnya.


(Wkwkwk..Othor sensor ya :)


*****


Bella terbangun saat mendengar suara ponsel yang terus berbunyi. Ia melihat Axel yang masih tidur memeluk tubuhnya dari belakang, seolah tak terganggu dengan suara yang begitu memekakkan.


"By!" ucapnya mengguncangkan pelan bahu suaminya agar bangun.


"Apa sayang, Aku ngantuk banget nih" sahut Axel malah merengkuh erat tubuh Bella. Ia sedikit menekan kebanggaannya ke bokong Bella yang empuk.


"Ponselmu terus berbunyi By! Angkat dulu, siapa tau penting" kata Bella sedikit kaget dengan hal yang dilakukan Axel.


"Biarkan saja" kata Axel kini semakin menggoda Bella dengan memberi pijatan lembut di dada istrinya. Wajahnya menyusuri tengkuk Bella yang begitu harum.


"By..." desah Bella tak kuat dengan godaan Suaminya.


"Hmmm..." sahut Axel semakin tak terkendali membuat Bella blingsatan.


Axel lalu membalikan tubuh Bella agar telentang dan langsung mencium bibirnya dengan sedikit tergesa. Bella mengalungkan tangannya dileher Axel dan ikut mengimbangi ciuman suaminya yang menggebu.


Happy Reading.


Tbc


Hayo likenya jangan kelewatan yaa .. wkwkwk