MARRIAGE BY MISTAKE

MARRIAGE BY MISTAKE
Selamat Bekerja Papa.



Kehidupan rumah tangga Axel dan Bella berjalan dengan lancar, semakin hari keduanya semakin lengket dan romantis. Kini kandungan Bella sudah memasuki trimester kedua atau memasuki bulan ke empat. Selama itu pula, Axel mengalami muntah dan selalu mual jika mencium bau yang cukup menyengat.


Axel pernah muntah sangat hebat saat di kantor setelah mencium bau parfum orang lain. Jadilah, Ia memerintahkan seluruh pegawainya untuk tidak menggunakan wewangian apapun selama di kantor. Bukan itu saja, Axel juga pernah tengah malam pergi ke rest area hanya untuk membeli friend chicken.


Tapi Hal itu terus berulang, Setiap tengah malam, suaminya itu selalu saja lapar dan mencari makanan. Tapi uniknya, Axel selalu membawa makanan itu pulang untuk Bella, dan menunya pun selalu berganti-ganti. Bella merasa lucu sekaligus heran, ternyata Axel kalau ngidam lucu juga.


"Bawa apa lagi sekarang?" Tanya Bella yang malam itu memang tak tidur karena penasaran makanan apalagi yang di bawa suaminya.


"Aku bawa Nasi Kentut, Namanya lucu banget yang" kata Axel membongkar kresek hitam di meja dapur.


"Seriusan namanya gitu?" tanya Bella mengernyitkan dahinya.


"Iya, Aku juga heran. Tapi kayaknya enak" kata Axel lalu membuka satu bungkus nasi kentut.


Axel langsung tergiur saat melihat nasi dan lauk yang tampak menyelerakan. Tanpa membuang waktunya ia langsung melahap nasi itu sampai Bella dibuat keheranan.


"By! Pelan-pelan. Aku nggak akan minta" tutur Bella yang melihat gaya makan suaminya yang serampangan.


"Kalau minta juga nggak aku kasih" kata Axel.


"Dasar pelit, Suami apa kau ini By, Yang seharusnya makan banyak itu aku By, kenapa malah dirimu? Jangan sampai aku yang hamil tapi perut kamu yang besar By" kata Bella menggelengkan kepalanya melirik perut suaminya yang ia rasa sudah cukup melar.


Padahal dulunya perut Axel tidak seperti itu, Bella ingat bagaimana otot-otot perut suaminya yang pasti akan membuat para wanita menjerit histeris saat melihat perut sixpack nya.


"Kamu harus olahraga By, Jangan makan terus"


"Enggak, Aku setiap hari juga berolahraga" bantah Axel.


"Olahraga apa? Setiap hari kau hanya bekerja, Dan kerjamu juga tidak berat karena tidak mengeluarkan keringat" kata Bella mengerucutkan bibirnya mendengar ucapan Axel.


"Setiap malam aku selalu berolahraga denganmu di ranjang" kata Axel dengan santainya, Ia sudah menyelesaikan makannya dan keduanya akan segera tidur.


"Itu tidak termasuk olahraga By" sentak Bella mendengus kecil.


"Kenapa enggak? Itu juga sama-sama mengeluarkan keringat kan? Apa kau tidak percaya? Apa kau mau aku buktikan agar kita mengeluarkan keringat bersama?" kata Axel menarik lembut tubuh istrinya agar mendekat ke arahnya.


"Astaga By! Tadi kan udah" kata Bella menolak karena tadi sore mereka sudah melakukannya.


"Tidak ada salahnya untuk melakukan dua kali bukan?" kata Axel langsung menyerbu tubuh istrinya yang hanya pasrah saja.


*****


Keesokan harinya Bella tampak mematut tubuhnya di cermin yang hanya menggunakan pakaian dalam. Ia melihat perutnya yang sudah menonjol. Bella tersenyum seraya mengelus perutnya dengan penuh sayang. Lima bulan lagi ia akan segera bertemu dengan calon buah hatinya.


"Sayang" panggil Axel yang terlihat baru saja terbangun. Ia melipat tangannya dibelakang kepala seraya memperhatikan tubuh indah istrinya.


"Baru bangun By? Mandi dulu sana, Hari ini ke kantor nggak" kata Bella mengambil bajunya di lemari.


"Aku males mandi yang, Kamu nggak mau mandiin aku" kata Axel menarik dirinya agar bangkit dari kasur, Ia lalu merengkuh tubuh istrinya dari belakang.


"Mau jadi yang ganteng tapi males? Nanti kalah loh sama yang jelek tapi rajin. Udah sana, Mandi. Aku buatin sarapan sekarang" kata Bella mulai tak enak perasaannya saat bibir suaminya menjelajahi lehernya.


"Biarkan saja, Aku mau mandi sama kamu sekarang. Dan aku tidak menerima penolakan" kata Axel langsung menggendong tubuh istrinya ke kamar mandi.


"Cemberut terus kenapa? Mau aku cium?" ujarnya seraya tersenyum tipis menggoda istrinya.


"Nggak! Aku nggak akan tergoda lagi. Aku capek" kata Bella dengan ketusnya ia menarik simpul dasi itu dengan kencang membuat Axel tercekik.


"Ah! Sayang, Kau mau membunuh suamimu" kata Axel mengerutkan dahinya.


"Oh? Kekencangan ya By, Maaf aku nggak tau" kata Bella tersenyum mengejek karena berhasil membalas suami mesumnya ini.


"Awas saja nanti" kata Axel mengerutkan bibirnya, Kalau saja ia tak ada rapat penting pagi ini ia pasti akan menerkam Bella kembali.


"Apa? Udah berangkat sana" kata Bella mengusir Axel.


"Iya, Kau ini senang sekali mengusir suami mu" kata Axel mendengus kecil lalu berlalu pergi, tapi baru sampai di depan pintu ia kembali lagi membuat Bella bingung.


"Ada apa? Apa ada yang ketinggalan?" kata Bella.


"Iya ada"


"Apa?"


"Rasa cintaku yang tertinggal di hatimu" kata Axel membuat wajah Bella memerah. Ia lalu menunduk untuk mengecup kening istrinya.


"Baik-baik di rumah, jangan lupa minum susu dan jangan telat makan, Vitaminnya juga di minum" titah Axel dengan nada seriusnya.


Bella hanya mengangguk-angguk saja karena ia sudah biasa mendengar hal itu berulang-ulang.


"Yasudah, Aku berangkat" kata Axel lagi lalu berbalik untuk berangkat kerja.


"Tunggu!" kata Bella membuat Axel berhenti.


Bella lalu berjalan mendekati suaminya, Ia mengulas senyum tipis saat berada didepan suaminya yang hanya bisa mengerutkan dahinya. Bella lalu menjinjit dan mencium dagu suaminya.


"Selamat bekerja Papa" kata Bella membuat Axel tertawa karena godaan istrinya.


"Jangan buat aku membatalkan rapat hari ini sayang. Aku sangat suka panggilan itu" kata Axel mencubit pelan pipi istrinya.


"Jangan, Semua orang pasti sudah menunggumu" kata Bella lagi.


"Iya, Makanya jangan menggodaku. Aku berangkat dulu. Kabari aku kalau ada apa-apa" kata Axel kembali mencium kening Bella lalu berjongkok mengecup lembut perut istrinya.


"Baik-baik di perut Mama" bisik Axel sebelum benar-benar pergi untuk berangkat ke kantor.


Bella masih tersenyum melihat punggung suaminya yang menjauh, Pemandangan ini sudah menjadi rutinitasnya setiap pagi. Biasanya setelah Axel berangkat kerja ia akan membaca buku atau memasak untuk mengirim makan siang untuk suaminya di kantor.


Tapi hari itu, Ia ada janji dengan Tiara untuk melepas rindu karena sudah lama sekali mereka tidak bertemu. Bella segera bersiap untuk menemui sahabatnya itu.


Happy Reading.


Tbc.


Note : Nasi kentut adalah makanan khas Medan. Nama tersebut dipakai karena makanan tersebut memakai daun sembukan yang lebih dikenal sebagai tanaman kentut di daerah Sumatra. Daun tersebut digunakan sebagai campuran nasi yang kemudian dibungkus dengan daun pisang saat dibakar.