
Edward mengatakan hal tersebut sambil terus mendekati Kimmy wajah mereka sangat dekat dan Kimmy dapat merasakan hembusan nafas Edward, Kimmy dapat merasakan aroma khas dari suami nya tersebut, rasa rindu yang datang menyeruak hatinya membuat dia mematung memandang Edward.
"Baiklah tuan berbaring lah di tempat tidur aku akan memeriksa tuan"
Edward tersenyum nakal kepada Kimmy dan mengikuti setiap permintaan nya.
Edward mulai berbaring dan melihat Kimmy mendekati dirinya.
"Tuan bagian tubuh mana yang tuan merasakan sakit"
Kimmy mencoba memeriksa Edward dengan teliti, Kimmy melakukan hal tersebut tanpa berani menatap Edward lebih dalam lagi, Kimmy takut jika dia menatap suami nya bisa membuat hatinya lunak dan kembali pulang ke rumah putih.
"Sayang semua badan sakit, namun bagian ini yang paling sakit"
Edward mengerakkan tangan Kimmy ke arah dadanya dan ketika tangan Kimmy mengikuti gerakan Edward hati Kimmy merasakan getaran kerinduan yang luar biasa.
"Tuan kumohon jangan bercanda, anda adalah pasien terakhir ku dan setelah ini aku harus segera pulang "
" Sayang aku tidak bercanda bagian ini yang sakit, hati ini yang sakit, perasaan ini yang menderita, sakit karena orang yang amat aku cintai tiba-tiba memutuskan pergi dari rumah, tiba-tiba memutuskan pergi dari sisi hidupku"
Kimmy mencoba untuk melepaskan tangannya dari genggaman Edward, namun tangan kecil Kimmy nampaknya tidak cukup bertenaga untuk melakukan hal tersebut.
"Setiap pagi aku melihat sisi tempat tidurku yang kini kosong, setiap hari aku harus menghabiskan waktu di kamar itu seorang diri, dan setiap hari aku hanya bisa memandang orang tersebut lewat foto karena fisik nya yang masih tak ingin aku jumpai, karena fisiknya yang belum mau kembali ke rumah dengan diriku, dapatkah dokter Kim memberikan obat kepada hati yang sakit ini? "
Edward memandangi istrinya dalam - dalam Edward ingin sekali memeluk erat istrinya tersebut, namun saat ini yang dapat dia lakukan adalah memandang nya saja.
" Tuan lepaskan tanganku, aku mohon untuk anda bisa berlaku sopan di ruang praktek ini, jaga martabat anda tuan"
Kimmy menatap kembali Edward, dengan sekuat tenaga Kimmy mencoba untuk menyembunyikan kerinduan tersebut, Kimmy tau bahwa saat ini bukan hal yang mudah untuk Edward melalui semuanya, namun saat ini bukan hal yang mudah pula untuk Kimmy jika dia harus kembali ke rumah dan menerima Edward.
"Pulanglah aku sudah akan menyelesaikan masalah ku dengan Winata Corp, aku ingin kau berada di sisiku, aku terlalu mengkhawatirkan dirimu tinggal di sana seorang diri"
Dengan sekuat tenaga pada akhirnya Kimmy berhasil melepaskan tangan nya dari genggaman Edward dan Kimmy mulai menjauh dari sisi nya.
"Jika kau kesini dan berpura-pura sakit untuk bertemu denganku dan meminta aku untuk pulang, cara itu tidak akan berhasil Edward, selesaikan masalah mu dengan nona Cassandra setelah itu baru aku akan kembali ke rumah putih"
Kimmy membalikan badannya dari hadapan Edward dan mulai menatap jendela di ruangan tersebut yang langsung berhadapan dengan taman di Rumah Sakit itu.
Kimmy sangat kaget dengan sentuhan suami nya tersebut, dia mulai meronta-meronta untuk minta dilepaskan, namun semua itu sirna ketika Edward mulai menciumi puncak kepala Kimmy, ciuman yang saat ini mulai Kimmy rindukan dari suami yang sangat di cintai nya.
"Aku mengerti aku salah, aku mengerti kau belum bisa menerima setiap kesalahan yang telah aku perbuat kepadamu, aku mengerti bahwa aku bukanlah suami yang pantas untuk dirimu, namun aku mau mencoba membuktikan hal tersebut kepada mu, aku ingin kau tau bahwa aku sangat mencintai dirimu, kau dikirim Tuhan untuk merubah banyak tabiat buruk dariku, hanya kau Wanita yang mampu melakukan semuanya itu, kembalilah pulang bersama denganku hari ini"
"Edward aku mohon hargai aku, hargai keputusan ku, aku membutuhkan waktu untuk kembali kepada dirimu, saat ini aku sedang membutuhkan ketenangan, membutuhkan banyak istirahat dan banyak hal yang harus aku kerjakan "
"Aku mengerti dan aku menghargai setiap keputusan mu, kembalilah pulang ke rumah putih, jika kau membutuhkan istirahat, jika kau membutuhkan ketenangan kita bisa berpisah kamar untuk sementara waktu, kau bisa tidur di kamar yang lainnya dan kau bisa lebih tenang berada di sana, aku berjanji tidak akan menganggu dirimu, yang aku butuhkan hanya aku tetap dapat melihat mu setiap hari, yang aku butuhkan aku tetap dapat melihat fisik mu untuk tetap dekat dengan diriku,dengan begitu aku memiliki kekuatan untuk berhadapan dengan musuh"
"Edward yang kau butuhkan bukan aku sebagai kekuatan untuk mu, kau butuh Tuhan dalam setiap langkah hidupmu, jangan menganggap aku sebagai berhala dalam hidupmu, semakin engkau mencintai aku melebihi cintamu kepada Tuhan, maka engkau akan semakin kehilangan aku, lepaskan aku Edward"
Deg
Perkataan Kimmy membuat hati Edward tersentak, apa yang dikatakan Kimmy membuat Edward harus mengakui jika secara tidak sadar bahwa dia sudah menganggap Kimmy seperti itu, cinta nya yang sangat besar terhadap istrinya dan dia tidak bisa untuk lebih bersabar dan membiarkan Kimmy untuk sedikit berpikir dengan tenang, karena bagaimana pun juga peristiwa dirinya dengan Cassandra cukup mengguncang psikis Kimmy Valerie.
"Baiklah jika memang itu keputusan mu, namun kau harus ingat setiap waktu, setiap hari aku akan terus memohon kepadamu untuk kau kembali ke rumah dan tetap tinggal di sana apapun keadaan rumah tangga kita"
Kimmy hanya terdiam dan tetap tetap tidak menatap Edward, badan dan wajah nya tetap menatap ke arah jendela luar, Kimmy mulai menangis hatinya tidak kuasa untuk mengatakan bahwa sebenarnya dia ingin pulang, namun saat ini dia sedang mengandung dan akan sangat beresiko jika media tau akan kehamilan nya itu.
"Pulanglah Edward, percuma kau membujuk diriku, karena aku tidak akan pernah kembali ke rumah itu untuk sementara waktu"
Kimmy mengatakan hal tersebut tanpa berani menatap wajah Edward hatinya terlalu rapuh untuk mengatakan hal tersebut dihadapan Edward, tubuhnya sangat lemas keringat dingin mulai mengalir dari dari tubuh Kimmy, matanya berkunang-kunang dan rasa mual yang ada didalam dirinya semakin menjadi - jadi.
"Baiklah aku akan kembali, sayang jaga dirimu baik-baik"
Dan tepat saat Edward hendak membuka pintu ruangan Edward melihat Kimmy sudah terduduk di lantai dan pingsan.
Edward yang hendak keluar segera berlari mendekati istrinya tersebut.
"Sayang bangun, apa yang sebenarnya terjadi dengan dirimu, sayang bangun "
Tanpa butuh waktu lama segera Edward menggendong Kimmy dan membawa nya keluar dari ruangan itu.
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.