
Kimmy dengan perlahan memberikan penjelasan yang lebih dalam seakan -akan mengerti semua hal yang saat ini berada di dalam pemikiran dari Clarissa.
"Aku mengerti Kim"
Clarissa segera menjawab pertanyaan dari Kimmy.
"Baiklah apakah kalian bersedia untuk menetap di Paris?"
Tuan Adrian mengulang pertanyaan nya kembali kepada Clarissa dan juga Richard dan kini mereka berdua kembali saling berpandangan.
"Baik Pa kami setuju untuk kembali ke Paris"
"Terimakasih Richard "
Tuan Adrian tersenyum dengan keputusan dari Richard dan juga Clarissa, suasana sarapan pagi itu di warnai dengan canda dan tawa sampai ada satu pelayan dengan wajah pucat nya menghampiri para anggota keluarga yang masih duduk di meja makan.
"Tuan,nyonya ada kabar buruk"
"Ada apa?"
"Tuan Edward,Ibu dari nona Kimmy kami temukan di dalam kamar mandi dan dalam keadaan tidak sadarkan diri"
Kimmy yang mendengarkan kabar yang telah di sampaikan oleh salah satu pelayan tersebut segera berlari meninggalkan meja makan dan menuju ke kamar dari sang Ibu.
"Sayang,tenanglah"
Edward yang mengetahui keadaan istrinya sedang panik segera ikut berlari ke lantai dua menuju kamar dari Ibunda Kimmy.
Sesampainya di dalam kamar,Kimmy melihat keadaan sang Ibunda di tempat tidur dan langsung jatuh terduduk di sampingnya dan menangis.
"Sayang,ada apa denganmu?"
Edward yang menyusul istrinya dan telah sampai ke dalam kamar kini menjadi heran karena sudah melihat istrinya jatuh terduduk dan menangis.
"Edward,Ibu sudah tiada"
"Sayang darimana kau bisa berpikiran demikian?Dokter sebentar lagi datang"
"Edward aku Dokter,aku tau jika Ibu sudah tiada,lihat wajah Ibu yang sepucat itu"
Edward yang masih tidak percaya segera mendekati mertua nya dan mencoba memeriksa denyut nadinya dan detik itu juga Edward baru menyadari jika Ibunda Kimmy telah meninggal.
"Edward bagaimana keadaannya?"
Tuan Adrian,nyonya Tiara, Richard dan juga Clarissa kini juga sudah sampai di kamar dari Ibunda Kimmy.
"Pa kita terlambat"
Edward mengatakan hal itu sambil mencoba untuk menenangkan istrinya dan tak beberapa lama kemudian satu tim Dokter lengkap datang dan segera memeriksa keadaan Ibunda Kimmy yang sebenarnya.
"Dokter Carla apa yang sebenarnya terjadi?"
Edward yang masih belum percaya mencoba kembali bertanya kepada tim Dokter yang telah selesai memeriksa Ibunda Kimmy.
"Tuan Edward,Ibunda Dokter Kim sudah meninggal akibat serangan jantung,serangan jantung seperti ini terkadang bisa langsung saja terjadi"
Dan detik itu juga Kimmy seperti dihantam sebuah batu yang besar ketika kini dia harus kehilangan orang yang selama ini selalu memberikan dukungan untuk dirinya dalam keadaan apapun.
"Maafkan aku Ibu,aku belum bisa membahagiakan Ibu,maafkan aku,aku"
Kimmy tidak bisa melanjutkan perkataannya karena kini tiba -tiba sudah tidak sadarkan diri di dalam pelukan dari Edward.
"Sayang,sayang bangun,Dokter Carla istriku pingsan"
Edward segera mengendong Kimmy keluar dari kamar untuk mencari ruangan yang lebih luas guna menyadarkan kembali istrinya, beberapa tim Dokter mengikuti kepergian dari Edward.
"Tiara,Clarissa kalian temani Natan,biar kami yang akan mengurus pemakaman dari Ibunda Kimmy,ayo Richard "
Tuan Adrian mengajak Richard untuk segera mengurus keperluan dari pemakaman Ibunda Kimmy,sedangkan Natan adik Kimmy kini berada bersama dengan nyonya Tiara dan juga Clarissa.