I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
LEMPAR BANTAL CLARISSA



Richard menyemangati dirinya sendiri, karena sebentar lagi dia akan berhadapan dengan Clarissa dan Richard tidak akan pernah tau apa respon dari Clarissa atas perkataan nya di media.


Pada akhirnya Richard sampai di depan pintu ruang rawat Clarissa, dan saat Richard membuka pintu ruang rawat tersebut mata Clarissa dan mata Richard saling bertemu, Richard masuk ke dalam ruangan kemudian.


"Pergi kau Richard, jangan pernah kau injak kan kaki mu disini lagi!!! "


Clarissa berteriak dan langsung melempar bantal kepada Richard begitu Clarissa tau bahwa yang mengunjungi nya pagi ini adalah seorang laki-laki tampan yang hendak melamar dirinya.


" Hei Rissa, ada apa? jangan kau lempar aku dengan bantal itu, tidak akan sakit"


"Oh begitu bagaimana kalau aku melempar mu dengan ini, kau masih bilang ini tidak akan membuat mu sakit? "


Clarissa mengambil satu vas bunga yang tergeletak di meja di samping tempat tidurnya itu.


" Ttttunggu Rissa apa salah ku, kenapa kau melihat ku dan menjadi murka seperti ini? "


Richard berpura-pura tidak memiliki salah apapun ketika pada hari ini harus berhadapan kembali dengan Clarissa.


" Kau masih ingin bertanya apa salah mu ha? baiklah akan aku lempar vas ini supaya mengenai kepala mu dan kau bisa mengingat apa saja salah yang sudah kau perbuat "


Dan tanpa persetujuan Richard pada akhirnya Clarissa melempar vas bunga tersebut ke arah Richard, namun dengan sigap Richard bisa menghindari lemparan Clarissa tersebut.


" Baiklah, baiklah aku minta maaf Rissa "


" Kau enak saja kau minta maaf ha, kau sadar tidak sih apa yang akan terjadi dengan pengakuan mu di media sosial yang seenaknya nya saja mengatakan bahwa aku adalah calon istri mu? "


Clarissa terdiam dengan semua perkataan dari Richard, kini dia sadar bahwa dia belum bisa menceritakan segala sesuatunya kepada Richard.


Bagaimana kemarahan dari tuan Lauren dan semua anggota keluarga Louis, ketika mereka mendengar semua nya ini.


" Aku, aku, aku hanya belum siap saja"


Pada akhirnya itu saja yang mampu keluar dari mulut Clarissa, dirinya masih belum bisa menceritakan jika saat ini pasti dia sudah dianggap berkhianat akibat dari perkataan Richard itu.


"Rissa apa betul alasan mu hanya itu saja "


Richard yang kini perlahan mulai mendekati Clarissa pada akhirnya mulai mencari tau tentang kebenaran dari setiap perkataan Clarissa tersebut, sedangkan Clarissa kini hanya menundukkan wajah nya, takut jika Richard mengetahui kebohongan dari apa yang di ucapkan ini.


"Apa urusan mu untuk mengetahui kenapa aku kurang setuju dengan semua yang kau katakan Richard? "


" Ya aku perlu tau karena kau tidak pernah mengatakan bahwa kau tidak mencintai aku sehingga kau menolak semua nya ini"


Deg


Apa yang dikatakan oleh Richard memang benar, Clarissa terdiam dan terus terdiam tanpa berani menatap wajah Richard.


"Rissa, tatap wajah ku dan katakan bahwa kau tidak mencintai ku"


I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.