
"Terima kasih tuan Edward, sistem alarm berbahaya akan menyala otomatis pada ponsel ku ketika salah satu dari kalian dalam keadaan bahaya"
"Baiklah Richard sebaiknya kita selesaikan pertemuan kita malam hari ini sampai di sini saja, esok hari kau harus menyediakan banyak pengawal diantara kami, karena kami akan pergi untuk melihat banyak hal di kota Paris ini"
"Baik tuan Edward, kami akan menyediakan banyak pengawal untuk keperluan tuan Edward esok hari, hanya saja tuan harus tetap menjaga nyonya Kim secara pribadi, karena musuh sangat menginginkan kematian nyonya apalagi saat ini status nyonya adalah istri dari seorang CEO Chandradinata Corp perusahaan yang sangat ditakuti semua lawan bisnis nya dan banyak memiliki musuh "
" Ya aku mengerti Richard, kejadian seperti ini dulu pernah di alami oleh Mama Tiara saat Papa Adrian masih menjabat sebagai CEO di Chandradinata Corp, dan untuk kalo ini aku akan memperketat penjagaan kepada istriku itu"
"Don, kau juga harus melakukan hal yang sama kepada Maya, kalian adalah orang - orang kepercayaan ku, banyak juga para penjahat yang ingin menangkap kalian, karena mereka berpikir jika berhasil melakukan itu maka mereka juga berhasil memancing aku untuk keluar"
"Baiklah tuan Edward saya mengerti, tuan Richard kami undur diri terlebih dahulu untuk beristirahat "
" Dengan senang hati Don"
Setelah Doni mengatakan hal tersebut pada akhirnya Doni dan Edward keluar dari kamar hotel nomor 5 dan kembali ke kamar hotel nya masing - masing.
Sementara itu kini tinggal Richard yang masih belum keluar dari kamar hotel nomor 5,dirinya sedang sibuk mengamati sebuah foto yang mulai dipandang nya sedari tadi sejak Edward dan Doni sudah meninggalkan ruangan itu.
"Kau bodoh jika kau betul-betul akan bertindak di kota ini, kau tau akan berhadapan dengan siapa, aku masih belum memiliki bukti bahwa kau adalah pelakunya, namun saat aku memeriksa kematian pengemudi itu dan aku tidak menemukan barang bukti aku sangat yakin bahwa ini adalah rencana mu, kau tau jika kau betul-betul nekat melakukan ini, maka aku tak segan akan membunuh mu"
Sementara itu Edward yang sudah sampai di dalam kamar, kini melihat Kimmy masih tertidur pulas dan Edward yang mengingat akan alat pelacak yang tadi sudah diberikan kepada dirinya segera menempelkan alat pelacak tersebut ke leher Kimmy, kemudian Edward juga menempelkan alat yang sama ke salah satu bagian wajahnya.
"Sayang, aku hanya ingin menjaga mu, agar peristiwa Mama Tiara yang terdahulu jangan sampai terulang kepada mu, apapun akan aku lakukan untuk itu"
Edward memeluk Kimmy dan mencium keningnya serta setelah itu membaringkan dirinya di samping Kimmy dan ikut terlelap bersama dengan istrinya itu.
Sementara itu di hotel yang sama di lantai yang berbeda nampak satu orang laki-laki dan satu orang wanita sedang bercinta di dalam sebuah gairah yang betul - betul sedang menyala di antara ke dua nya.
Penyatuan brutal dan dilakukan berulang - ulang kepada sang wanita yang merupakan lawan mainnya membuat sang wanita tersebut pada akhirnya hanya seperti si pemuas nafsu dari laki-laki tersebut.
"Kau hanya perlu membayar diriku dengan tubuh mu setiap hari, maka aku akan melakukan apapun yang kau minta termasuk jika aku harus membunuh semua keturunan dari Chandradinata, apa kau sanggup memenuhi semua keinginan ku? "
Dan wanita hanya mengangguk - anggukan kepalanya tanda bahwa dia setuju, sang wanita tidak bisa mengatakan apapun lewat mulutnya karena semua tubuhnya sedang berada di bawah kendali laki-laki tersebut.
I LOVE MY CEO. Like, Vote dan rate 5 yah, terima kasih untuk semua pembaca setia I Love my Ceo. Novel ini terus berlanjut cerita nya karena kalian loh.