
"Don selidiki latar belakang Cassandra Winata"
"Baik tuan Edward apa saja yang ingin anda ketahui tentang nona Cassandra Winata? "
" Apa saja Don, kau cari sebanyak informasi tentang dirinya dari hal yang paling terkecil sampai hai yang terbesar, dan aku minta untuk secepat mungkin kau memberikan hasilnya padaku, Cassandra Winata mengingatkan aku akan seorang gadis di masa lalu ku, namun jika dilihat dari kenyataan nya sangat mustahil bahwa Cassandra itu adalah gadis tersebut tapi tetap kau cari tau informasi tentang kehidupan Cassandra dan segera berikan semua informasi itu kepadaku"
"Baik tuan Edward segera akan saya laksanakan"
Dan segera setelah itu Doni dan Edward keluar dari kantor karena pekerjaan mereka telah usai, Doni mengantar Edward kembali ke rumah putih sedangkan Kimmy Valerie yang berada di rumah, saat ini masih kebingungan dengan semua gaun yang tiba-tiba berdatangan dengan jumlah yang sangat banyak.
"Nona saya sarankan nona segera memilih satu gaun yang akan nona pakai malam hari ini untuk menemani tuan Edward dalam jamuan malam bersama dengan para kolega bisnis nya, karena sebentar lagi tuan Edward akan tiba di rumah"
Kimmy yang sedari tadi masih bingung langsung beranjak dari tempat duduk, kini dirinya sibuk dengan gaun mana yang harus dia pakai pada malam ini.
"May pilihan ini terlalu banyak, dapatkah kau membantu diriku untuk memilih nya?"
"Nona maafkan saya, namun tuan Edward sudah berpesan bahwa gaun yang akan dipakai di malam hari ini adalah pilihan dari nona sendiri dan tidak boleh dibantu oleh siapapun"
" Heeeh, baiklah-baiklah memang terkadang suamiku itu aneh kenapa aku tidak boleh bertanya tentang pilihan ini sih"
Sambil terus menggerutu Kimmy masih sibuk memilih salah satu gaun yang terbaik yang akan dipakai nya pada malam hari ini,sementara Maya sesekali tersenyum melihat tingkah nona muda nya itu.
"May sudah aku putuskan aku akan memakai gaun ini saja, karena hanya gaun ini yang masih terlihat agak sopan setidaknya bagian dada tidak terlihat terlalu terbuka, entah apa yang dipikirkan Edward saat meminta para desainer ini membuatkan gaun untuk diriku, semua gaun-gaun ini betul - betul seksi"
Kimmy menunjukan gaun warna Pink dengan belahan pada dada nya namun masih tertutup dengan baik dan gaun pilihan Kimmy sangat manis sesuai dengan kepribadian dirinya yang anggun.
"Nona pilihan gaun anda sangat cantik, mari silahkan nona untuk mempersiapkan diri"
"Tunggu, May bukannya kau juga harus ikut ke pesta itu yah, karena kau juga harus mendampingi Doni?"
"Betul nona, namun prioritas utamaku saat ini adalah nona, jika nona sudah siap baru saya akan mempersiapkan diri"
"May kau adalah sahabat ku, kau bukan pelayan lagi bagi diriku, pilihlah salah satu gaun ini untuk kau kenakan pada pesta malam hari ini"
Kimmy menunjukan banyak gaun kepada Maya untuk Maya bisa memilih salah satu dari gaun-gaun tersebut,hati Maya begitu tersentuh dengan perlakuan nona muda nya itu.
Kimmy tersenyum dengan setiap perkataan dari Maya, dia tau betul apa yang dirasakan Maya saat ini, namun Kimmy juga sangat sayang kepada Maya karena buat nya Maya adalah salah satu sahabat yang dia miliki saat ini.
"May gaun-gaun ini sudah diberikan Edward untuk diriku, jadi jika Edward memberikan nya berarti semua gaun ini adalah milik ku dan aku bebas untuk memberikan nya kepada siapapun karena ini semua sudah jadi milik ku bukan milik Edward lagi, dia sudah tidak berhak untuk melarang aku memberikan ini pada siapapun, lagi pula percayalah suamiku itu tidak akan pernah mengurus hal-hal sepele seperti ini, jadi kumohon May jika kau memang benar-menganggap aku sahabat mu kau harus memakai salah satu dari gaun ini"
Kimmy menatap wajah Maya dan dengan penuh keteguhan diri dia ingin sekali Maya kali ini juga bisa berdandan cantik untuk menyenangkan hati suaminya itu.
"En baiklah nona Kimmy, saya akan mengambil salah satu gaun itu"
Dan pada akhirnya selesai lah perdebatan ke dua wanita ini, Maya mengambil salah satu gaun berwarna hijau muda dan begitu Maya mengambil gaun tersebut Kimmy tersenyum dengan penuh semangat.
"Nah nona mari kita bersiap - siap untuk menyambut para suami kita pulang dengan riasan wajah kita"
"Baiklah May"
Hari ini hati Kimmy sudah jauh lebih baik, dia bertekad untuk tidak akan mempermasalahkan tentang masa lalu nya yang seperti apa.
Kimmy ingin pada nantinya Edward bisa jujur dan betul-betul terbuka dengan dirinya tanpa adanya sebuah paksaan, Kimmy mencoba berada di posisi Edward dan Kimmy berpikir pasti ada sesuatu hal yang sangat penting sampai suaminya tersebut bisa begitu menutup masa lalu nya.
"May apakah kau betul - betul mencintai Doni? "
"En kenapa nona bertanya tentang hal itu pada Maya?"
"Hmm aku sedang mengalami banyak pikiran May, sejak aku menemukan dompet kecil yang berisi sebagian ingatan masa lalu ku, aku begitu kecewa dengan Edward dia yang sangat aku percaya, dia orang yang paling dekat dengan diriku namun dialah yang paling tidak berkata jujur pada ku, aku marah padanya dan hampir aku membenci dirinya"
Maya mencoba mendengar Curahan hati nona muda nya sambil terus menggosok punggung nona muda nya itu, hari ini Maya membantu Kimmy untuk merawat diri sebelum hadir pada pesta nanti malam.
"Tapi setelah itu aku sadar May, jika aku terus membenci Edward, jika aku terus ingin mencari masa lalu ku hingga membuat aku mengalami banyak pikiran itu akan membuat ku stress, dan bukan kebenaran yang aku dapat tapi malah sebuah penyakit, aku mencoba meyakinkan diriku sendiri bahwa Edward memiliki alasan yang khusus kenapa dia melakukan hal itu dan aku mencoba meyakinkan diriku sendiri jika apa yang dilakukannya itu semua untuk kebaikan kita semua, apakah aku salah May punya pemikiran yang seperti itu? "
" Nona apa yang nona pikirkan itu tidak salah, ada kalanya kita harus menutup masa lalu kita dan kita tidak berbalik untuk melihat nya kembali, karena akan lebih baik jika kita berjalan menghadap ke depan dan melangkah maju daripada kita terlalu fokus pada masa lalu kita, Maya tau bahwa nona sangat ingin mengetahui jati diri nona di masa lalu, namun apa yang nona katakan itu betul biarkan pada nantinya tuan Edward yang akan menjelaskan sendiri untuk semua yang terjadi.
Kimmy tersenyum dan mulai saat ini dia berjanji tidak akan mencoba untuk mencari tau lagi apa yang sudah terjadi di masa lalu, Kimmy akan menerima segala kenyataan jika memang saat ini dia sudah tidak bisa mengingat apapun tentang jati dirinya di masa lalu.