
Dan pada akhirnya Jian Lee menenangkan Fanny dan setelah Fanny tenang, Jian Lee kembali memanggil Dokter dan tim medis yang sesaat yang lalu juga sudah tiba untuk mengurus Fanny.
Demi untuk menghormati Fanny pada akhirnya Jian Lee memilih untuk menunggu di luar kamar, karena saat tim Dokter masuk, tim Dokter meminta Fanny untuk kembali membuka selimut yang sudah menutupi tubuhnya itu.
Di luar kamar pada akhirnya Jian Lee menikmati dinginnya angin malam dan desiran ombak yang bisa terlihat langsung dari teras kamar tersebut.
Apa aku betul - betul sudah jatuh cinta pada gadis itu? melihat keadaan nya yang seperti itu sungguh sangat membuat hatiku menjadi sakit, apakah aku harus membunuh ego ku?
Jian Lee terus bertanya - tanya di dalam hatinya, karena saat ini dia mulai merasakan betapa Fanny begitu berharga di dalam hidupnya.
Sementara itu perlahan malam yang larut berganti dengan pagi, dengan perlahan matahari mulai muncul dan Jian Lee kembali tertidur di teras kamar Fanny.
"Hei Jian Lee astaga, bisa - bisanya kau kembali tidur di tempat seperti ini"
Richard yang pada akhirnya sampai di tempat kejadian sangat kaget melihat sahabatnya itu tergeletak di lantai dan tertidur begitu saja di sana,jarak yang lumayan jauh dari pusat kota ke daerah pesisir pantai membuat Richard pada akhirnya tiba di tempat kejadian di pagi hari.
"Ah kau, kemana saja semalam kau tidak ikut dalam pertempuran bersama pengawal dan laki - laki gila itu"
Dengan setengah tersadar Jian Lee mengatakan hal tersebut kepada Richard.
"Hei jika aku berada di tempat kejadian, tanpa diminta pun aku akan membantu mu Jian Lee, kau sungguh terlalu, semalam kau sangat sulit untuk aku hubungi, padahal alarm nona Fanny terus menyala, sekarang bagaimana keadaan nona Fanny Jian Lee "
Mendengarkan nama Fanny di sebut Jian Lee segera mempertajam pandangan nya ke arah Richard dan segera berdiri.
"Nah itu tadi yang aku maksud"
Kini Richard juga ikut berdiri dan menepuk - nepuk pundak sahabat nya,dan tak beberapa lama para tim Dokter keluar dari dalam ruangan
"Dokter bagaimana keadaan nona Fanny? "
" Tuan Jian Lee, tuan Richard saat ini nona Fanny sedang istirahat, nona Fanny baru bisa tertidur sekitar dua jam yang lalu, jadi kami berharap tidak ada yang mengganggu istirahat nya, kami terpaksa harus menyuntik obat penenang kepada nona Fanny karena sedari semalam nona Fanny kembali menangis, keadaan jiwa nya masih terguncang akibat peristiwa yang di alami nya semalam, kami berharap untuk tuan muda bisa menjaga keadaan emosi nona Fanny setidaknya untuk satu minggu ke depan"
"Baiklah Dokter terima kasih "
Dan pada akhirnya tim Dokter tersebut segera undur diri dari hadapan Jian Lee dan Richard.
" Jian Lee, aku ingin bicara dengan mu, ayo kita ke kamar mu saja"
"Lalu bagaimana dengan Fanny? "
" Biarkan dia istirahat, saat ini nona Fanny masih dalam pengaruh obat penenang, jadi kita jangan menganggu dirinya, area penginapan ini sudah kita sterilkan semua pengawal saat ini berjaga - jaga, jadi kau tidak perlu khawatir, ada beberapa hal penting yang harus aku bicarakan pada mu dan ini harus sesegera mungkin "
Dan pada akhirnya Jian Lee mengikuti langkah kaki Richard untuk kembali ke kamarnya itu.