I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
KITA BERANGKAT BERSAMA



"Sampai aku tua nanti aku akan selalu menjadi lelaki pencemburu untuk candu ku ini"


"Issssh sudahlah aku hanya mencintai mu dan tidak akan ada laki -laki yang lainnya yang bisa menggeser namamu di hatiku"


"Kau serius?"


"Tentu saja Edward,jika tidak mana mungkin Alex bisa lahir haha"


"Ya dan sekarang aku tidak bisa membuat adik untuk nya dengan mu"


"Nanti,pasti bisa"


Dan tiba -tiba terdengar suara tangisan Alexander kecil.


"Edward berikan padaku dia pasti lapar"


"Anak Papa yang satu ini sungguh tidak tau waktu,tidak pernah bisa membiarkan Papanya sedikit saja memiliki Mamamu"


Edward menggendong Alexander kecil dan mencium ke dua pipi Alexander dan tangis Alexander semakin kencang.


"Edward sudah cukup,berikan dia padaku"


Kimmy mulai kesal dengan sikap Edward yang tidak mau menyerahkan Alexander kepadanya.


"Baiklah"


Alex yang kini sudah berada di gendongan Kimmy menjadikan tangisannya langsung berhenti dan Kimmy langsung menyusui Alexander.


"Edward,esok aku sudah diperbolehkan Dokter Lee untuk pulang,apa aku akan tetap di rumah utama?"


"Ya,kau akan tetap di sana,tengah malam ini aku harus pergi ke Negara H untuk mengantarkan tim"


"Kau akan ikut pergi?"


Wajah Kimmy menjadi sendu ketika tau bahwa Edward akan pergi untuk ikut dengan tim ke Negara H.


"Iya,hanya satu hari sayang, setelah urusan beres maka secepatnya aku akan kembali"


Edward mengatakan hal tersebut sambil memainkan rambut istrinya.


"Baiklah,aku setuju, kedepannya jika kau ingin pergi lebih dari dua hari kau harus membutuhkan persetujuan ku mengerti!!"


"Mengerti nyonya Edward"


Edward kembali mencium istrinya dan kemudian mencium Alex.


"Nanti setelah lebih dari empat puluh hari aku juga akan bisa seperti mu"


"Edward!!"


Kimmy kembali menatap wajah suaminya tersebut dengan sangat tajam,karena perkataan nya membuat Alex kembali menangis seakan -akan tidak rela jika hal tersebut dibagi ke Papanya.


"Istirahat lah"


Kau mau kemana?"


"Aku harus kembali kekantor,dan nanti akan langsung ke Bandara,jadi kau tak perlu menunggu ku"


"Hati -hati"


Kimmy mencium kening suaminya dan setelah mendapatkan kekuatan dari istrinya, Edward segera meninggalkan ruang rawat tersebut.


Sementara itu kini mobil Jian Lee sudah terparkir rapi di halaman Rumah Sakit,Jian Lee segera masuk ke dalam dan berjalan menuju ke ruangan Fanny,setelah membuka pintu ruangan Fanny,Jian Lee sudah melihat jika wanitayang dicintai nya itu perlu penjelasan lebih.


"Ceritakan"


"Sayang tak bisakah aku duduk"


Tatapan mata Fanny seakan membuat Jian Lee ingin segera menerkam gadis tersebut.


"Ya duduklah"


"Kemarilah"


Jian Lee langsung meraih tangan Fanny dan meminta Fanny duduk dipangkuan nya.


"Jian Lee lepaskan aku,apa -apaan seperti ini"


Fanny terlihat sangat risih dengan apa yang dilakukan Jian Lee kepada nya.


"Jika kau tidak mau duduk dalam posisi seperti ini,maka aku tidak akan menjelaskan hal apapun kepadamu"


Fanny pada akhirnya hanya bisa menarik nafasnya.


"Ya,baiklah, sekarang ceritakan"


Jian Lee tersenyum,hari ini dia berhasil untuk membuat gadis yang dia cintai duduk didalam.pangkuannya.


Jian Lee menceritakan semua hal yang akan dilakukan didalam rapat kepada Fanny.


"Jadi tengah malam nanti,sudah bisa dipastikan kita akan berangkat?"