I LOVE MY CEO

I LOVE MY CEO
AKU BISA MENYENTUHNYA



"Kau benar Richard,ini yang harus kita waspadai"


"Kita harus menyiapkan segala hal itu"


"Ya dan aku hari ini sudah membawa perlengkapan kita saat kita menyerbu markas keluarga Louis"


Jian Lee tiba tiba mengatakan hal itu dihadapan semua peserta rapat.


"Ada banyak perlengkapan belum terpakai,jadi bisa kita gunakan untuk misi kali ini"


"Kau benar Jian Lee,saat ini kita akan berfokus pada taman labirin raksasa karena sebenarnya peperangan kita akan berlangsung disana,ketika kita keluar dari taman tersebut maka kita akan lebih gampang untuk masuk ke dalam markas tuan Jason"


Dan pada akhirnya Richard memberikan pengarahan kepada semua peserta rapat,saat ini semua orang sedang berpacu dengan waktu untuk bisa menyelamatkan Kimmy .


Sementara itu di markas tuan Jason.


"Selamat siang tuang Jason"


"Juan bagaimana kondisi wanita itu?"


"Nona Kim sempat terbangun dan nona Kim berteriak histeris,kami sudah kembali memberi kan obat penenang agar nona Kim bisa kembalk tertidur"


"Bagus,Juan aku ingin memberikan sebuah pertunjukan untuk keluarga Chandradinata"


"Pertunjukan?"


"Ya pertunjukan,ayo kita ke kamar wanita itu"


"Baik tuan Jason"


Tuan Jason dan Juan berjalan menuju kamar Kimmy di sekap, sesampainya disana tuan Jason meminta Juan untuk menghubungi Adrian Chandradinata.


Dan pada saat ponsel tuan Adrian menyala kondisi mansion masih dalam keadaan rapat.


"Stop Hentikan rapat ini sebentar,Jian Lee sambungan ponselku dengab layar raksasa,karena Jason menghubungi kita"


Peter dan semua orang langsung berhenti berbicara begitu mendapatkan kabar itu.


"Halo Adrian lama tidak bertemu"


Di dalam layar raksasa nampak tuan Jason berbaring di tempat tidur di samping Kimmy yang masih pingsan,dan Edward yang melihat ada laki -laki berbaring di samping istrinya langsung ingin melempar layar raksasa tersebut dengan kursi,namun Jian Lee menahan tangan Edward.


"Apa kabarmu Jason?"


"Hahaha kau baru bertanya apa yang aku inginkan setelah kau dulu pernah mengambil wanita yang aku cintai"


"Sudahlah Jason kita sudah terlalu tua untuk memperdebatkan masa lalu"


"Ya itu buatmu,namun tidak untuk ku"


"Apa yang kau mau cepat katakan!!"


"Kau bertanya apa yang aku mau?"


"Ya pertanyaan itu yang aku ajukan kepada mu"


"Kembalikan Joseph dan aku minta dia menikah dengan menantumu ini,aku ingin melihat putra mu kembali punya penyakit aneh seperti dulu lagi, melihat putramu itu menderita sungguh membuat ku bahagia"


Edward yang sudah melihat dan mendengar apa yang dikatakan tuan Jason sudah tidak bisa tinggal diam lagi, Edward berdiri dan berteriak kepada tuan Jason.


"Tuan Jason,jangan pernah sekali -kali kau menyentuh nya!!"


Edward berteriak kepada tuan Jason,namun teriakan tersebut disambut tawa yang mengerikan dari tuan Jason.


"Kau mau agar aku tidak menyentuh nya seperti ini"


Tuan Jason mulai menyentuh wajah Kimmy dan Edward semakin marah dengan apa yang kini dilihatnya.


"Jason bagaimana jika kami tidak mau melakukan permintaan mu itu?"


"Kau yakin tidak mau menuruti permintaan ku?"


"Ya"


"Baiklah,jika itu sampai terjadi maka kau harus mengambil wanita ini dengan melewati taman labirin raksasa yang aku bangun dengam korban banyak manusia disana"


"Dan kau akan melihat aku menyentuh wanita ini saat kalian tidak mau menuruti semua perkataan ku"


Tuan Jason mencium kening Kimmy dihadapan semua peserta rapat dan seketika itu juga Edward melempar layar raksasa tersebut dengan kursi hingga pecah berkeping -keping.


"Kurang ajar!!!!!"


Edward mulai kembali memukul -mukul tangannya di atas tembok.